:

The Jesus Conspiracy – Mempertanyakan Kematian Yesus

Penulis:
Gordon Thomas

Penterjemah:
Harris Hermansyah Setiajid

Penerbit:
Kanisius, 2009

Tebal:
468 halaman

Sukses buku karangan Dan Brown “The Da Vinci Code” sepertinya mengilhami banyak orang untuk menerbitkan buku-buku sejenis.  Tokoh sentral tetap sama, yakni Yesus.  Selama 21 abad sejak kematianNya, tokoh dari Nazareth itu tak henti-hentinya dibicarakan.  KerahasiaanNya dikuak, ke-ilahian-Nya dipertanyakan, sepak terjang karyaNya yang teramat singkat dicoba diutak-atik.  Para pakar dari berbagai disiplin ilmu seperti berlomba-lomba untuk menyingkap tabir rahasia yang mengungkung tokoh tiada tandingan tersebut.

Dari kebangkitanNya yang spektakuler, makamNya yang kosong, kain kafanNya yang misterius, sampai wanita-wanita yang paling dekat dalam hidupNya; semua ditelusuri dan diungkit-ungkit.  Dalam beberapa buku yang menguak sosok Maria Magdalena, nama Yesus tak bisa dipisahkan.  Kedekatan perempuan dari Magdala dengan lelaki dari Nazareth itu jika diramu dengan baik bisa jadi konsumsi publik yang layak jual.

Read more

Prof. Dr. dr. F.A. Sudjadi, OFS

Bekerja Keras Demi Penyakit Kaki Gajah

“Saya dengar Profesor suka mencangkul, ya?” sapa seorang rekan ketika Prof. Dr. dr. Fransiscus Assisi Sudjadi (61) menyambangi kantornya yang berada di Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada Yogyakarta.  Mendengar sapaan itu, Guru Besar Bidang Parasitologi ini tersenyum dan mulai berkisah mengenai kesibukannya di rumah.

“Sejak kecil saya memang suka bergelut dengan tanah.  Meski sudah jadi dokter dan guru besar, saya masih senang mencangkul dan menanam pohon,” tuturnya.  Memang, di halaman rumahnya yang terletak di Jl. Permandian 5, Blabak, Magelang, terdapat sebuah taman kecil yang asri dan tertata apik.  Ikan-ikan pun berkecipak riang di kolam belakang rumah.  Sebidang lahan persawahan di luar pemukimam juga akrab disapanya ketika belum terkena stroke.

Read more

Paroki St. Lukas (Sunter)

Buku baptis dimulai sejak paroki dipisahkan dari Paroki Pademangan (1989); sebagian wilayah sebelumnya termasuk Paroki Katedral.  Kegiatan umat dirintis sejak 1969 oleh Bapak F.X. Tono.   Panitia Pembangunan Gereja bekerja 9 tahun lamanya, hingga geraja sekarang diresmikan (1993).   Pastor pertama A. Murru, OFM Conv., sejak awal imam-imam Konventual (OFMConv) mengurus Paroki ini.   Dari … Read more

Paroki St. Agustinus (Karawaci)

Buku baptis dimulai bersamaan dengan pendirian Paroki St. Agustinus, 1988, yang merupakan pecahan dari Paroki Tangerang, Ekaristi semula dirayakan dalam aula kecil SD Slamet Riyadi I dan II, yang telah dibangun atas tanah seluas 9.000 m2, yang diperuntukkan gereja, pastoran, dan sekolah.   Gereja sekarang diberkati 1988.   Pastor pertama ialah Chris Tukiyat, OSC, dan … Read more

Paroki St. Andreas (Kedoya)

Buku baptis dimulai 1986, waktu Paroki ini dipisahkan dari Paroki Grogol.   Gereja sekarang dirancang 2 x oleh Yori Antar, karena tanah dipotong jalan; gereja diberkati 1994.   Pastor pertama Piet Moge, MSC (1988) disusul selalu oleh Misionaris Hati Kudus (MSC).     Alamat Paroki: Kompleks Green Garden Blok J5/1 Jakarta Barat Tel. 580-4059   … Read more

Rm. Hery Berthus Managamtua Simbolon, SJ

Untuk menyalakan kobaran api, haruslah ada sepercik api yang menyulut. Dan percikan ini muncul dalam kisah kelahiranku. Ibuku mengalami kesulitan untuk melakukan persalinan. Butuh beberapa rumah sakit hingga akhirnya Bapaktuaku (alias Pakdhe) yang di tinggal Bogor mengambil inisiatif untuk membawa ibuku ke Bogor. Dan aku pun dilahirkan di RS PMI Bogor pada tanggal 17 Juli 1979 ke tengah-tengah keluarga M. Simbolon. Sejak saat itu, Bapaktua Bogor dengan kumis dan jenggotnya yang lebat selalu menjadi gambaran akan Allah yang penuh kasih, sebagaimana dikatakan pemazmur: “Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku.” (Mzm 139:13).  Pengalaman kasih Allah bahkan sudah kurasakan sejak aku belum melihat dunia.

Read more

Intisari Homili, Minggu Biasa XX, 16 Agustus 2009

Percikan Yang Menyalakan Kobaran
Oleh: Romo Hery Berthus Managamtua Simbolon, SJ

Banyak dari kita yang berlaku seperti orang Israel dahulu, selalu bertanya-tanya akan tujuan hidup sesungguhnya, selalu bertanya apakah Allah akan selalu mengirim manna untuk kita. Tuhan Yesus Kristus mengatakan bahwa Dia-lah Roti yang turun dari surga.  Maka, siapa saja yang mau bersatu dengan Yesus Kristus lewat makan Tubuh-Nya, hidup orang itu akan dirasuki oleh surga.  Makan dan minum yang ditawarkan Yesus adalah suatu kesatuan antara Yang Disantap dan yang menyantap.

Read more

Paroki St. Yakobus (Kelapa Gading)

  Buku baptis sejak paroki dipisahkan dari Paroki Pulomas, 1986.  Perayan Misa di berbagai rumah pinjaman kontraktor dimulai 1979.  Pada 1980 dibentuk Wilayah V Kelapa Gading dalam Paroki Pulomas.  Panitia Pembangunan Gereja (1983) membeli tanah seluas 6.232 m2 (1984), yang kemudian terpaksa harus diganti, karena diubah menjadi daerah pertokoan.  Sejak 1986 Misa harian dirayakan di … Read more

Paroki St. Matius Penginjil (Bintaro)

  Buku baptis mulai 1983 sejak paroki dipisahkan dari Paroki Blok B.  Sejak awal 1970-an umat di daerah Kodam (34 keluarga) membentuk persekutuan sendiri, karena gereja paroki mereka terlalu jauh.   Gereja sekarang, yang dirancang oleh Jeanne Dipotonto, diresmikan pada 1994, sebelumnya digunakan kapel di Kodam (1977) dan Kapel Bintaro (1983).   Pastor pertama Otello … Read more