:

Intisari Homili, Pesta Semua Orang Kudus, Minggu, 01 November 2009

MENJADI SUCI = TANGAN KOTOR, HATI BERSIH
Oleh: Romo Johanes N. Hariyanto, SJ

Konon semua orang Katolik melakukan KKN.  Betapa tidak?  KKN orang Katolik tidak main-main, koneksinya langsung ke surga.  Tak percaya?  Buktinya, setiap orang Katolik punya seorang Santo/Santa Pelindung yang dipakai sebagai nama baptisnya.  Orang Katolik paling sering berdoa kepada Orang Kudus sebagai pengantara kepada Yesus Kristus.  Yang paling sering adalah kita berdoa kepada Bunda Maria, Bunda Tuhan sendiri.  KKN bukan?!

Kita punya seseorang yang bisa diandalkan di surga.  Orang-orang itu kita sebut ‘Orang Suci’.  Tidak mudah untuk menjadi orang suci, apalagi untuk zaman sekarang ini – dan untuk hidup di kota besar seperti Jakarta.  Sering kita melihat kesucian itu secara simbolik, melihat apa yang langsung ada di depan mata kita.  Berdoa dan rajin ikut Misa Kudus, misalnya,  adalah cerminan sikap dan semangat hidup kita untuk menjadi suci.  Selain unsur-unsur simbolik kesucian, Tuhan Yesus ingin mengajak kita untuk melihat ke hal-hal kesucian lainnya.

 

SELAMAT BERKARYA DI KAJ, MGR. IGNATIUS SUHARYO

Berita tentang penunjukan Mgr. Ignatius Suharyo, Pr oleh Bapa Suci Paus Benediktus XVI sebagai Uskup Koajutor Keuskupan Agung Jakarta telah kita dengar beberapa waktu yang lalu.  Ini menandakan bahwa saat Uskup Agung Jakarta, Julius Kardinal Darmaatmadja, SJ memasuki usia pensiun di bulan Desember 2009, Mgr. Ignatius Suharyo akan menggantikan posisi Bapa Kardinal sebagai Uskup Agung Jakarta.

Tentunya, semua unsur dalam Gereja Katolik di Keuskupan Agung Jakarta pun menyambut gembira berita sukacita ini.  Sebagai bagian dari Keuskupan Agung Jakarta, tentunya Paroki Trinitas – Cengkareng pun menyambut dengan penuh syukur dan bahagia Bapa Uskup Koajutor tercinta, Mgr. Ignatius Suharyo, Pr. Selamat datang di Jakarta, Monseigneur! 

Read more

Pensil

Setiap orang pernah membuat kesalahan. Itulah sebabnya, pada setiap pensil ada penghapusnya (Pepatah Jepang). Kali ini saya ingin menceritakan kepada Anda sebuah kisah penuh hikmah dari sebatang pensil. Dinasihati mengenai tugas yang akan diembannya, maka beberapa wejangan pun diberikan kepada si pensil. Inilah yang dikatakan oleh si pembuat pensil tersebut kepada pensilnya. “Wahai pensil, tugasmu yang pertama dan utama adalah membantu orang sehingga memudahkan mereka menulis. Gagal berfungsi sebagai alat tulis, macet atau  rusak, maka tugas utamamu gagal.”

Intisari Homili Minggu Biasa XXX, 25 Oktober 2009

Ikut Yesus Bukan Ikut-Ikutan
Oleh: Romo A. Widiatmoko, OMI

Pernah melihat pawai?  Mungkin saat kita merayakan Hari Kemerdekaan bangsa kita, kita masih dapat melihat pawai yang ditonton kerumunan orang yang berdiri di pinggir jalan.  Keadaan ini mungkin bisa disamakan dengan Bacaan Kitab Suci Minggu ini.  Tuhan Yesus Kristus bersama para muridNya yang tiba di Yerikho disambut orang banyak yang berbondong-bondong mengikutiNya.  Kalau dalam pawai orang-orang hanya berkerumun untuk menonton saja, maka pada kisah Tuhan Yesus ini orang-orang dikatakan berbondong-bondong mengikuti ke mana saja Tuhan pergi.  Keadaan ini menunjukkan sapaan pribadi Yesus yang menyejukkan dan mampu membuat siapa saja menjadi tergerak hatinya dan mengikuti Dia.
 

Doa Paroki

Allah Tritunggal Yang Maha Kudus, kami bersyukur dan berterima kasih atas berkat dan perlindungan yang Kau berikan  kepada Paroki Trinitas, tempat umatMu berhimpun dan berbakti kepadaMu. Doronglah kami agar bekerjasama dalam menyebarluaskan kasihMu. Teguhkanlah iman, harapan, dan kasih kami serta kobarkanlah semangat kami untuk terus berusaha menjadi lebih baik dalam melayaniMu melalui pengabdian pada keluarga … Read more

Doa Syukur dan Permohonan

Allah Tritunggal Mahakudus, kami bersyukur kepadaMu karena Engkau begitu mengasihi kami dengan terbitnya IMB Gereja Santa Maria Imakulata. Dengan rendah hati, kami mohon lanjutkanlah kasihMu yang baik itu di tengah kami. Semoga kami selalu bersatu hati dalam doa dan pengumpulan dana. Semoga kami Kau penuhi dengan hikmat, pengertian dan kebijaksanaan agar pembangunan Gereja-Mu dapat berjalan … Read more

Doa Mohon Panggilan

Allah Bapa Pencipta, kami senantiasa bersyukur atas GerejaMu di Keuskupan Agung Jakarta yang semakin hari semakin bertumbuh subur. Kami juga bersyukur atas para Suster, Bruder, dan Romo yang berkarya di Keuskupan kami. Namun saat ini kami merasa prihatin, karena di antara kami masih sedikit yang menanggapi panggilanMu untuk turut bekerja di ladangMu. Kami mohon kepadaMu, … Read more

Doa Untuk Para Imam, Biarawan, Biarawati dan Anggota Hidup Bakti

Ya Bapa, menjelang saat terakhir hidupNya, Yesus berdoa bagi para murid supaya mereka tidak terjebak dan terseret dalam arus dunia. “Ya, Bapa, mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia. Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firmanMu adalah kebenaran. Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia,  demikian pula Aku telah mengutus mereka ke … Read more

Doa dan Karya

Seoarng nelayan tua membawa seorang pemuda di dalam perahunya.  Pada satu dayungnya tertulis “DOA”.  Dayung lainnya tertulis “KARYA”.  Pemuda itu berkata dengan mengejek, “Bapak itu sudah ketinggalan zaman.  Apakah seseorang bisa berdoa, jika ia tidak bekerja?” Nelayan tua itu tidak berkata sepatah pun.  Ia hanya menggerakkan dayungnya yang bertuliskan “KARYA”.  Ia mendayung terus-menerus, dan perahu … Read more