:

Keinginan Yang Sederhana

Pada suatu hari, 3 orang Cina yang bersahabat sejak kanak-kanak bertemu.  Salah seorang dari mereka kini menjadi seorang pejabat negara.  Yang seorang lagi menjadi seorang guru besar di sebuah universitas.  Yang seorang lainnya lagi adalah seorang petani sederhana.  Sambil duduk santai, mereka bercakap-cakap tentang apa yang masih mereka inginkan untuk dimiliki di hari esok.

Sang pejabat negara menyatakan bahwa ada 2 hal yang paling ia inginkan, yaitu memiliki sebuah cangkir porselin antik untuk minum teh dan seekor kuda yang tinggi untuk mengantarnya bersafari keliling pelosok negeri.

Sementara itu sang guru besar menyatakan bahwa 2 hal yang paling ia inginkan adalah selalu tersedia baginya secangkir cokelat manis yang hangat dan sepasang mata yang selalu sehat sehingga ia bisa memuaskan hobinya untuk membaca buku.

Sedangkan sang petani hanya menginginkan hal-hal yang biasa terjadi setiap hari, seperti terbitnya matahari, burung-burung yang berkicau di atas pohon di kebun buahnya dan sungai yang tidak pernah kering.

Read more

Kebenaran, Pemakluman dan Kesejatian Hidup di Zaman Digital

Pesan Bapa Suci Benediktus XVI pada Hari Komunikasi Sedunia Ke-45 – 05 Juni 2011

Saudara dan Saudari Terkasih,

Pada kesempatan Hari Komunikasi Sosial Sedunia yang ke-45, saya ingin berbagi beberapa refleksi yang dimotivasi oleh suatu ciri khas yang menggejala di zaman kita: munculnya internet sebagai jejaring komunikasi.  Ada pendapat yang semakin umum bahwa sebagaimana revolusi industri yang pada masanya menghasilkan suatu transformasi besar dalam masyarakat melalui perubahan-perubahan yang terjadi ke dalam lingkaran produksi dan kehidupan para pekerja, demikian juga berbagai perubahan mendasar yang terjadi di dalam komunikasi di zaman sekarang ini sedang memandu perkembangan-perkembangan budaya dan sosial yang signifikan.  Teknologi baru tidak hanya mengubah cara kita berkomunikasi melainkan juga mempengaruhi komunikasi itu sendiri sedemikian rupa sehingga orang menegaskan bahwa kita sementara hidup dalam suatu periode transformasi budaya yang besar.  Sarana penyebaran informasi dan pengetahuan ini melahirkan suatu cara baru belajar dan berpikir dengan peluang-peluang yang belum pernah terjadi guna menegakkan antar hubungan dan membangun persekutuan.

Read more

Misa Natal 2012 di Gereja Sta. Maria Imakulata

Gereja Sta. Maria Imakulata sudah mulai dibangun.  Untuk berapa lama pembangunan akan berlangsung? Bagaimana tampilan gedung gereja nantinya?  Apakah semuanya di lapangan sudah aman?  Seksi Pembangunan serta Seksi Perizinan PPG Sta. Maria Imakulata berkenan memberi penjelasan lewat wawancara singkat dengan Sabitah berikut ini:

Lama pembangunan fisik gereja akan berlangsung?

“Pembangunan gereja secara nyata dimulai sejak pemancangan tiang pertama pada 31 Januari 2011 yang lalu.  Direncanakan, seluruh bangunan akan selesai pada 20 Desember 2012.  Jadi kira-kira pembangunan akan berlangsung sekitar 20 bulan.  Rencana kami adalah di akhir bulan Oktober 2011 akan dilakukan topping off – pemasangan atap gedung, lalu pada Natal tahun ini, umat dapat merayakan Misa Natal perdananya di aula.  Tahun depan, saat Paskah, umat dapat menggunakan gereja yang belum sempurna untuk Misa Paskah.  Pada Natal 2012, seluruh fasilitas gereja sudah beroperasi dan umat dapat menggunakan gerejanya untuk Misa Natal.  Ini rencana yang kami harapkan bisa berjalan dengan baik tanpa aral melintang.”

Read more

Man of All Faiths – Bapa Semua Orang Beriman

Di tengah-tengah perpecahan, Allah menyerang

Pada sebuah bel yang besar sekali,

Bagi Paus Slavia,

Terbukalah takhta.

Orang tidak akan melarikan diri dari pedang,

Seperti orang Italia.

Seperti Allah, Dia akan menghadapi pedang dengan berani

Bagi Dia, dunia adalah debu …

Lihatlah, datanglah Paus Slavia,

Saudara orang-orang.

– Juliusz Slowacki, Penyair Polandia, 1848

(peramal luar biasa sebab melalui puisi ini dia memprediksi terpilihnya seorang Paus asal Polandia di masa depan)

Kardinal Karol Wojtyla, Uskup Agung Krakow – orang yang selamat dari tirani Stalinisme dan Nazisme, dalam kurun waktu 455 tahun menjadi orang pertama bukan Italia yang dipilih menjadi Paus yang ke-264.

Sering dikatakan “Untuk memahami Paus ini, kita harus kembali meniti kisah awal di Polandia”. Semua hal-hal penting yang terjadi semasa tahta kepausannya berawal dari kehidupannya yang kelam di tanah Polandia. Visi Kristianinya, pelayanannya, dan emosinya berakar dari negara yang ditinggalkannya dan kemudian menjadi Bapa Suci Gereja Katolik Roma.

Read more

Minggu Paskah V, 22 Mei 2011

Bacaan 1: Kis 6:1-7; Bacaan 2: 1 Petr 2:4-9; Bacaan Injil: Yoh 14:1-12 “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku” Orang yang mau meninggal pada umumnya gelisah, ada yang sangat gelisah dan ada yang kurang atau nampak tidak gelisah alias tenang-tenang saja. Kegelisahan yang ada menunjukkan kurangnya percaya kepada Allah alias kurang beriman. … Read more

Mencintai Tanpa Ego

Fajar tampak merekah di pucuk pepohonan.  Sinar mentari merenda langit dengan warna kuning keemasan.  Kicau burung bersahut-ashutan, mengalunkan sebuah melodi hidup manusia yang berharmoni dengan alam dan menyapa pagi dengan rasa bahagia dan damai.

Sebuah kenangan indah yang kutemukan di sebuah pedesaan, dengan bukit-bukit hijau bak raksasa yang berbaris keliling membentuk lingkaran.  Jauh dari hingar bingarnya kehidupan kota.  Sementara di tempat lain suasana ini tinggal kisah dalam dongeng-dongeng menjelang tidur.  Arus zaman telah menggerusnya, demi impian lain yang memuaskan kebahagiaan sesaat.  Manusia disadarkan kembali akan indahnya ciptaan dan perlunya berharmoni dengannya.

Aku melangkah pelan menikmati kesegaran udara pagi dan kehangatan mentari.  Aku terhenti di bibir sungai yang membentang panjang, berkelok-kelok di antara bukit-bukit.  Airnya mengalir tenang, memantulkan keindahan langit dengan barisan awan berbulu putih.  Kejernihan dan kesegarannya telah memuaskan dahaga setiap insan yang meminumnya.

Sungai itu mengalirkan air yang tiada pernah berhenti sepanjang musim.  Ia memberikan air kepada siapa saja tanpa diminta, bahkan memberi secara lebih untuk yang meminta.  Begitulah cara sungai memberikan cintanya dengan tulus tanpa mengharapkan balasan.

 

Read more

Minggu Paskah II, 01 Mei 2011

(Hari Minggu Kerahiman Ilahi) Bacaan 1: Kis 2:42-47; Bacaan 2: 1Ptr 1:3-9; Bacaan Injil: Yoh 20: 19-31 “Terimalah Roh Kudus. Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada.” Dalam Era Reformasi yang ditandai dengan gerakan demokrasi dan hak azasi manusia masa kini, karena keterbatasan kedewasaan … Read more

Sabtu, 30 April 2011

“Pergilah ke seluruh dunia beritakanlah Injil kepada segala makhluk” (Kis 4:13-21; Mrk 16:9-15)   “Setelah Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari padanya Yesus pernah mengusir tujuh setan. Lalu perempuan itu pergi memberitahukannya kepada mereka yang selalu mengiringi Yesus, dan yang pada waktu itu sedang berkabung … Read more

Kamis, 28 April 2011

“Dalam namaNya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa mulai dari Yerusalem” (Kis 3:11-26; Luk 24:35-48)   “Lalu kedua orang itu pun menceriterakan apa yang terjadi di tengah jalan dan bagaimana mereka mengenal Dia pada waktu Ia memecah-mecahkan roti. Dan sementara mereka bercakap-cakap tentang hal-hal itu, Yesus tiba-tiba berdiri di tengah-tengah … Read more