PENGUMUMAN
Pengurus Dewan Paroki Pleno 2014-2017
Artikel - Kabar Terkini
Sunday, 12 October 2014 19:03

CATATAN:

Jika terdapat kesalahan penulisan nama, mohon menghubungi Sekretariat Gereja Trinitas 021-6193882

atau melalui SMS ke 0812 282 3361.

Bagi Lingkungan/Wilayah dan Kelompok Kategorial yang BELUM melaksanakan pemilihan HARAP segera

dilaksanakan sebelum tanggal 17 Oktober 2014 dan hasilnya segera diinformasikan ke Sekretariat Paroki

melalui SMS ke 0812  828  3361.

Semua anggota Dewan Paroki Pleno diundang menghadiri Misa Pelantikan yang akan dilaksanakan pada

hari Sabtu, 25 Oktober 2014 pkl. 17.00 di Gereja Trinitas dengan menggunakan seragam atasan warna

putih dan bawahan warna hitam. Dihimbau untuk hadir 20 menit sebelum Misa dimulai.

Pengurus Dewan Stasi yang diundang dalam Misa Pelantikan Dewan Paroki Pleno adalah Wakil Ketua Dewan

Stasi, sedangkan anggota Dewan Stasi yang lain akan dilantik bersama Ketua Seksi/Bagian/Kategorial Stasi

dalam Misa Pelantikan di Gereja Stasi masing-masing.

Susunan pengurus Seksi/Bagian/Kelompok/Kategorial/Wilayah dan Lingkungan HARAP dikumpulkan

sebelum tanggal 30 Oktober 2014.

 

DEWAN PAROKI / PENGURUS GEREJA DANA PAPA PAROKI TRINITAS

1

Romo Peter Kurniawan Subagyo, OMI

Ketua Umum DP/PGDP Gereja Trinitas

2

Romo FX. Rudi Rahkito Jati, OMI

Ketua I DP/PGDP Gereja Trinitas

3

Romo G. Basir Karimanto, OMI

Ketua II DP/PGDP Gereja Trinitas

4

Romo Ignatius Wasono Putro, OMI

Ketua III DP/PGDP Gereja Trinitas

5

Gerardus Djoni Widjaja

Wakil Ketua DP/PGDP Gereja Trinitas

6

Stefanus Chik Tjai

Sekretaris I DP/PGDP Gereja Trinitas

7

Margaretha Muyana

Sekretaris II DP/PGDP Gereja Trinitas

8

Ignatius Loyola Chrisnadi Suwarta

Bendahara I DP/PGDP Gereja Trinitas

9

Petrus Hendro Hermanto

Bendahara II DP/PGDP Gereja Trinitas

10

Agustinus Tjandra

Anggota DP/PGDP Gereja Trinitas

11

Antonius Robbyanto Lumenta

Anggota DP/PGDP Gereja Trinitas

12

Christoforus Gunawan Wiranta Lau

Anggota DP/PGDP Gereja Trinitas

13

Lidya Endaryanti Sumartono

Anggota DP/PGDP Gereja Trinitas

14

Maria Goretti Iswani Windiarti

Anggota DP/PGDP Gereja Trinitas

15

Stefanus Aloma Sarumaha

Anggota DP/PGDP Gereja Trinitas

16

Yohanes Djohan Tjindana

Anggota DP/PGDP Gereja Trinitas

 

TIM KHUSUS PAROKI TRINITAS

1

M. Dominica Dhevi Setya Wibawa

Ketua Tim Khusus Pelatihan dan Pengembangan SDM Paroki Trinitas

2

Yohanes Lekso Wibowo

Ketua Tim Khusus Perencanaan dan Pembangunan Gereja

KETUA SEKSI PAROKI TRINITAS

1

Agustinus Purwanto

Ketua Sie Liturgi Paroki Trinitas

2

Anna Maria Tina Gunawan

Ketua Sie Katekese Paroki Trinitas

3

Yohanes Watun

Ketua Sie Panggilan Paroki Trinitas

4

Y.P. Santoso Chayadi

Ketua Sie Pengembangan Sosial Ekonomi Paroki Trinitas

5

Saferianus Untu & Agustini Hanafi

Ketua Sie Kerasulan Keluarga Paroki Trinitas

6

Yohanes Bosco Sriwikuncoro

Ketua Sie Kerasulan Kitab Suci Paroki Trinitas

7

Jeffier Medinah

Ketua Sie Komunikasi Sosial Paroki Trinitas

8

Maria Immaculata Gunarwati

Ketua Sie Pendidikan Paroki Trinitas

9

Philipus Sumiarso

Ketua Sie Hubungan Antar Agama & Kepercayaan Paroki Trinitas

10

Stevanus Hendrawan

Ketua Sie Kepemudaan Paroki Trinitas

11

Hendra Tjahyadi

Ketua Sie Lingkungan Hidup Paroki Trinitas

KEPALA BAGIAN PAROKI TRINITAS

1

Fransiskus Suwadi

Kepala Bagian Umum & Personalia Paroki Trinitas

2

M.G. Krisnawati

Kepala Bagian Rumah Tangga Pastoran Paroki trinitas

3

Florensius Ferry Susanto

Kepala Bagian Pemeliharaan Komplek Gereja

4

J.B. Sigit Noviandi

Kepala Bagian Pendataan Paroki Trinitas

 

Read more...
 
Surat Gembala Uskup Agung Jakarta untuk Hari Pangan Sedunia 2014
Artikel - Romo Menyapa
Wednesday, 01 October 2014 16:34

Para Ibu dan Bapak, Suster, Bruder, Frater, Kaum Muda, Remaja dan Anak-anak yang terkasih dalam Kristus,

1. Setiap tanggal 16 Oktober Gereja Katolik ikut memperingati Hari Pangan Sedunia, sebagai wujud keterlibatan Gereja di tengah keprihatinan dunia sekarang ini. Saya mengajak saudari-saudara sekalian untuk ikut menyambut Hari Pangan Sedunia ini sebagai salah satu wujud iman kita.

2.1. Saat peringatan Hari Pangan Sedunia 2013 , Bapa Suci Fransiskus menyampaikan pesan yang sangat penting. Beliau mengatakan bahwa Hari Pangan Sedunia menghadapkan kita pada salah satu tantangan yang sangat serius bagi kemanusiaan, yaitu kondisi tragis adanya jutaan orang lapar dan menderita gizi buruk, di antaranya banyak anak-anak. Beliau menyebut kelaparan dan gizi buruk sebagai skandal yang mestinya menantang kesadaran pribadi dan kesadaran bersama kita untuk ikut menemukan pemecahan masalah itu secara adil dan menyeluruh, demi kebaikan seluruh umat manusia (bdk Flp 2:1-5). Ternyata sikap individualis justru tumbuh berkembang dan semakin menyebar. Kecenderungan ini mengarahkan orang pada sikap acuh tak acuh terhadap saudari-saudara yang mati atau dalam bahaya mati karena kelaparan gizi buruk. Keadaan seperti ini belum jauh berbeda dengan keadaan bumi pada abad yang lalu. Mengenai keadaan itu Mahatma Gandhi mengatakan, “Bumi menyediakan makanan cukup untuk kebutuhan setiap manusia tetapi bukan untuk keserakahannya.” Oleh karena itu, harus ada perubahan.

Read more...
 
Imam dan Persatuannya dengan Bunda Maria
Renungan - Mari Merenung
Friday, 05 September 2014 22:26

A. Pembentukan Intelektual dan Spiritual Para Imam

Di masa sekarang ini banyak para novis dan seminaris yang mengabaikan satu atau lebih aspek dari latihan pembentukan mereka untuk menjadi imam. Beberapa dari mereka kurang berusaha dalam studi yang sesungguhnya dapat membantu mereka untuk menjadi seorang imam yang sungguh-sungguh menghayati iman katolik. Mereka mengabaikan hal ini dengan alasan latihan spritualitas lebih penting. Ini merupakan suatu kesalahan yang sering dilakukan oleh para imam, sementara banyak jiwa-jiwa yang membutuhkan pertolongan yang hanya dapat diberikan oleh para imam melalui studi mereka.

Sebaliknya ada novis dan seminaris yang terlalu berkonsentrasi dengan studi mereka sehingga mengabaikan kehidupan spiritualitas mereka. Secara perlahan-lahan mereka akan kehilangan semangat untuk menjadi kudus dan tidak memiliki apa-apa lagi kecuali “kekudusan yang formal” , suatu kekudusan yang harus ada karena fungsi mereka dalam Gereja. Hanya masalah filsafat, teologi, dan sejarah yang selalu menjadi renungan mereka, sehingga mengakibatkan mereka kehilangan kesederhanaan dalam berpikir. Bagi mereka semua masalah akan menjadi kompleks. Dengan kata lain, perkembangan intelektual mereka tidak lagi diinspirasikan oleh iman dan cinta akan Tuhan dan sesama. Mereka lebih memperhatikan segi pelayanan daripada segi kekudusan dan kadang-kadang dimotivasi oleh cinta diri yang tidak teratur, keegoisan bahkan kesombongan dan ambisi. Para novis dan seminaris seperti ini tidak mempersiapkan diri mereka untuk menjadi rasul-rasul yang menghasilkan buah.

Read more...
 
Apa itu "100% Katolik, 100% Indonesia"?
Artikel - 100% Katolik-Indonesia
Saturday, 16 August 2014 16:17

Pertanyaan:

Dear Romo/Suster/Bapak/Ibu,

Kita sering mendengar istilah "Orang Katolik 100% dan Orang Indonesia 100%" (alm. Mgr. Soegijopranoto); dalam penerapannya sebenarnya, bagaimana ya? Terlebih dalam mendalami hidup sejati bersama masyarakat.   Mohon sharing pengalaman dan pendapat. Terima kasih. (Raymond)

Jawaban:

Salam Raymond,

Mgr Ignatius Suharyo menulis tema-tema sehubungan dengan kekatolikan dan keindonesiaan kita dalam buku “Catholic Way”, terbitan Kanisius, 2010. Dalam buku itu, Mgr Haryo dengan gamblang menggambarkan arti menjadi Katolik 100% dan Indonesia 100%.  Idealnya, seorang Warga Negara Indonesia yang beragama Katolik, justru  karena imannya, bergerak melibatkan diri dalam kegembiraan dan harapan, duka dan kecemasan masyarakat Indonesia khususnya yang kecil lemah miskin, tersingkir dan difabel.(Bdk GS 1, Mat 25: 40). Sikap yang ideal itu harus kita usahakan secara pribadi maupun bersama pada segala jenjang. Kita mesti bekerjasama dengan semua pihak yang berkehendak baik untuk mewujudkan masyarakat manusia yang makin bermartabat, adil dan sejahtera bersama.

Read more...
 
Anggota Dewan Stasi Sta. Maria Imakulata periode 2014-2017
Maria Imakulata - Maria Imakulata
Tuesday, 17 June 2014 13:25

Pada tanggal 12 Juni 2014 bertempat di Aula Kasih Gereja Santa Maria Imakulata, diadakan Rapat Dewan Stasi Pleno dengan agenda pemilihan anggota Dewan Stasi Santa Maria Imakulata periode 2014-2017. Dari 12 orang calon yang telah ditetapkan oleh Panitia Pemilihan, setelah melalui pemungutan suara yang ketat, akhirnya terpilih 9 orang menjadi Anggota Dewan Stasi Santa Maria Imakulata periode 2014-2017. Dari 9 nama tersebut, 4 orang diantaranya sudah menjabat anggota Dewan Stasi Pleno 2011-2014, sementara 5 nama lainnya merupakan Anggota baru. Terimakasih dan selamat bekerja untuk para Calon yang bersedia dipilih untuk melayani. (Jusuf Pontoh)

Read more...
 
Surat Gembala KWI: Pilpres/wapres RI 2014
Artikel - 100% Katolik-Indonesia
Friday, 30 May 2014 13:00

PILIHLAH SECARA BERTANGGUNGJAWAB,BERLANDASKAN SUARA HATI

 

Segenap Umat Katolik Indonesia yang terkasih,

Kita bersyukur karena salah satu tahap penting dalam Pemilihan Umum 2014 yaitu pemilihan anggota legislatif telah selesai dengan aman. Kita akan memasuki tahap berikutnya yang sangat penting dan menentukan perjalanan bangsa kita ke depan. Pada tanggal 9 Juli 2014 kita akan kembali memilih Presiden dan Wakil Presiden yang akan memimpin bangsa kita selama lima tahun ke depan. Marilah Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden ini kita jadikan kesempatan untuk memperkokoh bangunan demokrasi serta sarana bagi kita untuk ambil bagian dalam membangun dan mangembangkan negeri tercinta kita agar menjadi damai dan sejahtera sesuai dengan cita-cita kemerdekaan bangsa kita.

Ke depan bangsa kita akan menghadapi tantangan-tantangan berat yang harus diatasi di bawah kepemimpinan Presiden dan Wakil Presiden yang baru, misalnya masalah kemiskinan dan kesenjangan sosial, pendidikan, pengangguran, tenaga kerja Indonesia di luar negeri. Masalah dan tantangan lain yang tidak kalah penting adalah korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan, kerusakan lingkungan hidup dan upaya untuk mengembangkan sikap toleran, inklusif dan plural demi terciptanya suasana rukun dan damai dalam masyarakat. Tantangan-tantangan yang berat ini harus diatasi dengan sekuat tenaga dan tanpa henti. Kita semua berharap semoga di bawah kepemimpinan Presiden dan Wakil Presiden yang akan terpilih, bangsa Indonesia mampu menghadapi, mengatasi dan menyelesaikan masalah-masalah itu.

Read more...