|

Agak aneh mungkin ya kedengarannya, itulah istilah yang iseng-iseng saya buat untuk melukiskan sebagian dari kita yang mungkin terlalu gila bekerja. Terlalu gila mencari nafkah untuk keluarga atau masa depan. Atau mungkin juga terlalu hobby dengan bidang pekerjaannya hingga mungkin komputer menjadi bestfriend, atau mungkin kedudukannya lebih tinggi dari istri, anak, pacar, orang tua, saudara, atau mungkin teman-teman kita. Disaat kita terlalu lama menghabiskan sebagian besar waktu kita yang hanya 24 jam sehari untuk duduk di depan komputer, secara tidak sadar kita mulai beralih dari profesi Freelancer menjadi seorang Freaklancer.
|
|
Misa perdana Sabtu sore jam 4 yang dilaksanakan pada tanggal 20 Februari 2010 di Gereja Katolik Paroki Trinitas Cengkareng ternyata cukup banyak diminati umat. Seperti yang kita ketahui bahwa misa pada hari Sabtu jam 4 sore ini diadakan untuk membagi kesempatan tempat dan juga waktu bagi umat Paroki Trinitas yang semakin banyak. Misa dimulai dengan slide yang menjelaskan tentang perkembangan pembangunan Gereja Santa Maria Imakulata di daerah Citra 3, Jakarta Barat. Dan pada misa perdana ini mulai didoakan doa baru terkait pembangunan Gereja Maria Imakulata yang mensyukuri ijin yang sudah terbit. Dan seterusnya akan ada perubahan jadwal misa pada setiap hari sabtu, yaitu menjadi pukul 16.00 dan 18.30
|
|
Akhirnya, setelah sekian lama menanti dan bertekun dalam doa, pembangunan Gereja Santa Maria Imakulata akan segera dimulai. Hal ini dikukuhkan dengan terpasangnya papan IMB untuk Gereja Katolik Santa Maria Imakulata, CitraGarden City 3 (seperti pada foto yang diambil pada 16 Februari 2010 ini.) Pembuatan jalan pun sudah mulai dilaksanakan. Namun sampai saat ini pengumpulan dana baru mencapai 40% dari target dana yang sudah diperhitungkan sebelumnya untuk pembangunan Gereja Santa Maria Imakulata. Kita semua berharap agar pembangunan Gereja Santa Maria Imakulata dapat terus terlaksana dengan baik dan tanpa banyak halangan yang menyulitkan. Semoga segenap umat mau selalu ambil bagian dalam membantu baik berupa doa maupun bentuk bantuan lainnya. Adapun bantuan dana dapat dikirimkan ke Bank BCA Cabang Taman Kencana, a/c 531 044 5900, a/n PGDP Gereja Trinitas. Mari bersama kita wujudkan Rumah Tuhan. Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan? Tuhan memberkati kita semua.
|
|
Ada banyak yang dapat kita lakukan selama Masa Prapaskah ini. Bersama kita berharap Masa Prapaskah ini akan menjadi masa yang berbeda dari masa-masa Prapaskah yang pernah kita jalani. Bersama kita pun berharap, semoga dalam Masa Prapaskah ini kita mendapatkan begitu banyak rahmat Tuhan. Bersama kita mau membiarkan Tuhan mengubah kita, memberikan kita kebebasan, kegembiraan, keinginan untuk mencinta dan melayani yang lebih besar lagi.
Masa Prapaskah adalah masa indah penuh rahmat bagi kita semua yang memberikan diri untuk betul-betul melaksanakan Masa Prapaskah. Kita memberikan diri kita seutuhnya untuk satu keinginan, perubahan diri. Untuk dapat mencapai keinginan kita itu, kita perlu mempersiapkan hati dengan betul-betul menyadari keinginan kita untuk bertumbuh dalam kebebasan, keinginan untuk hidup dalam sukacita dan kebahagiaan, dan menyadari bagian-bagian dari kita yang perlu diubah. Persiapan hati juga berarti juga sebuah proses persiapan keinginan. Ini berarti kita harus mempersiapkan diri dengan menyambut Masa Prapaskah sebagai antisipasi datangnya sesuatu yang indah yang akan terjadi dalam hidup kita, bukan sebaliknya, menganggap Masa Prapaskah sebagai masa pencobaan atau masa pengekangan diri.
|
|
Sebuah tantangan dilontarkan oleh petinggi Gereja. Dalam satu hari, umat Kristiani diajak untuk tidak menggunakan ponsel, iPod, komputer, televisi, serta apa pun yang berbau perangkat teknologi. Adalah para uskup senior di kota Liverpool, Inggris, ini yang menantang para umatnya untuk puasa teknologi. Mereka mendorong masing-masing orang untuk memangkas penggunaan karbon dengan tidak memakai sejumlah gadget. Salah satu bentuk puasa ini ialah bagian dari puasa 40 hari yang merupakan tradisi umat Kristiani menjelang hari raya Paskah.
|
|
Ibu Suci memiliki seorang suami yang baik dan sepasang anak yang lucu-lucu berumur 4 dan 6 tahun. Di usia perkawinannya yang memasuki tahun ke-8, sebetulnya dia harus akui dia cukup bahagia. Suami bekerja dengan posisi lumayan. Belum manajer sih, tapi cukuplah. Mobil mereka punya, bukan merk yang mewah, tapi muat buat sekeluarga jalan-jalan. Rumah mereka masih dicicil setiap bulannya dan berada di satu kompleks yang cukup baik di kawasan Barat Jakarta. Segala sesuatu baik, anak-anak sehat dengan sedikit batuk dan pilek yang datang dan pergi seiring cuaca yang terus berubah. Masalah pasti ada, tetapi mereka setidaknya mampu mengatasinya. Semua seolah baik-baik saja. Sampai satu ketika, tetangga sebelah mereka mulai mendaki kesuksesan. Mereka pindah rumah, dapat mobil bagus, dapat fasilitas wah dan masih terus mengontak Ibu Suci dengan memberi ‘update’ kemajuan mereka. Tanpa sadar, perlahan, Ibu Suci mulai dirasuki pemikiran dan rasa iri hati. Sebetulnya wajar saja, jika iri itu bisa menyelinap diam-diam. Tetapi, ketika rasa itu berdiam terlalu lama dan menyebar menjadi racun yang memenuhi hati seseorang seperti hati Ibu Suci di saat ini, itu yang jadi masalah.
|
|
Tahukah Anda? Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Gereja Katolik Santa Maria Imakulata yang berlokasi di CitraGarden City sudah terbit pada 18 Januari 2010 yang lalu. Puji Syukur dan terima kasih kepada Allah Tritunggal Mahakudus dan Bunda Maria Imakulata yang berkenan mengabulkan segala doa permohonan kita selama ini.
Sesuai ketentuan yang ditetapkan dalam surat IMB tersebut, dalam 6 (enam) bulan ke depan kita harus sudah mulai melaksanakan pembangunan fisik gereja ini. Dalam masa-masa seperti sekarang ini, tentunya diperlukan dana yang cukup banyak untuk dapat menyelesaikan pembangunan tersebut. Kita bangga Tuhan memanggil kita untuk ikut ambil bagian dan terlibat dalam pendirian RumahNya, karena kita merupakan bagian dari Gereja itu sendiri.
Anda dapat menyalurkan sumbangan kasih Anda lewat rekening Panitia Pembangunan Gereja Santa Maria Imakulata: BCA Taman Kencana a/c 531-044-5900 a/n PGDP Gereja Trinitas.
Tuhan melimpahkan berkat dan kasihNya senantiasa pada kita sekalian. Mari bersama kita wujudkan Rumah Tuhan. Kalau bukan kita yang berperan, siapa lagi?
|
|
Maria Dea Natalia, siswi Sekolah Dian Harapan punya cara sendiri untuk ikut berperan serta dalam penggalangan dana pembangunan Gereja Santa Maria Imakulata. Dea – demikian gadis manis ini biasa disapa – memenangkan Kontes Spelling Bee. Hadiah yang berupa uang dan ditambah dengan sumbangan pribadi keluarganya sehingga menjadi total sebesar Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah) disumbangkannya untuk pembangunan gereja. Senin, 14 Desember 2009, Dea yang ditemani salah seorang guru Sekolah Dian Harapan, menyerahkan sumbangannya langsung ke Romo A. Widiatmoko, OMI, Romo Stasi Sta. Maria Imakulata, yang disaksikan oleh Bpk. Julius Husen, Ketua Kolegial PPG Bidang Dana.
Ada banyak cara untuk ikut berpartisipasi dalam mengumpulkan dana pembangunan gereja idaman kita bersama ini. Dea telah menunjukkan salah satu ide kreatif tersebut.
|
|
|