PENGUMUMAN
Imam dan Persatuannya dengan Bunda Maria
Renungan - Mari Merenung
Friday, 05 September 2014 22:26

A. Pembentukan Intelektual dan Spiritual Para Imam

Di masa sekarang ini banyak para novis dan seminaris yang mengabaikan satu atau lebih aspek dari latihan pembentukan mereka untuk menjadi imam. Beberapa dari mereka kurang berusaha dalam studi yang sesungguhnya dapat membantu mereka untuk menjadi seorang imam yang sungguh-sungguh menghayati iman katolik. Mereka mengabaikan hal ini dengan alasan latihan spritualitas lebih penting. Ini merupakan suatu kesalahan yang sering dilakukan oleh para imam, sementara banyak jiwa-jiwa yang membutuhkan pertolongan yang hanya dapat diberikan oleh para imam melalui studi mereka.

Sebaliknya ada novis dan seminaris yang terlalu berkonsentrasi dengan studi mereka sehingga mengabaikan kehidupan spiritualitas mereka. Secara perlahan-lahan mereka akan kehilangan semangat untuk menjadi kudus dan tidak memiliki apa-apa lagi kecuali “kekudusan yang formal” , suatu kekudusan yang harus ada karena fungsi mereka dalam Gereja. Hanya masalah filsafat, teologi, dan sejarah yang selalu menjadi renungan mereka, sehingga mengakibatkan mereka kehilangan kesederhanaan dalam berpikir. Bagi mereka semua masalah akan menjadi kompleks. Dengan kata lain, perkembangan intelektual mereka tidak lagi diinspirasikan oleh iman dan cinta akan Tuhan dan sesama. Mereka lebih memperhatikan segi pelayanan daripada segi kekudusan dan kadang-kadang dimotivasi oleh cinta diri yang tidak teratur, keegoisan bahkan kesombongan dan ambisi. Para novis dan seminaris seperti ini tidak mempersiapkan diri mereka untuk menjadi rasul-rasul yang menghasilkan buah.

Read more...
 
Apa itu "100% Katolik, 100% Indonesia"?
Artikel - 100% Katolik-Indonesia
Saturday, 16 August 2014 16:17

Pertanyaan:

Dear Romo/Suster/Bapak/Ibu,

Kita sering mendengar istilah "Orang Katolik 100% dan Orang Indonesia 100%" (alm. Mgr. Soegijopranoto); dalam penerapannya sebenarnya, bagaimana ya? Terlebih dalam mendalami hidup sejati bersama masyarakat.   Mohon sharing pengalaman dan pendapat. Terima kasih. (Raymond)

Jawaban:

Salam Raymond,

Mgr Ignatius Suharyo menulis tema-tema sehubungan dengan kekatolikan dan keindonesiaan kita dalam buku “Catholic Way”, terbitan Kanisius, 2010. Dalam buku itu, Mgr Haryo dengan gamblang menggambarkan arti menjadi Katolik 100% dan Indonesia 100%.  Idealnya, seorang Warga Negara Indonesia yang beragama Katolik, justru  karena imannya, bergerak melibatkan diri dalam kegembiraan dan harapan, duka dan kecemasan masyarakat Indonesia khususnya yang kecil lemah miskin, tersingkir dan difabel.(Bdk GS 1, Mat 25: 40). Sikap yang ideal itu harus kita usahakan secara pribadi maupun bersama pada segala jenjang. Kita mesti bekerjasama dengan semua pihak yang berkehendak baik untuk mewujudkan masyarakat manusia yang makin bermartabat, adil dan sejahtera bersama.

Read more...
 
Anggota Dewan Stasi Sta. Maria Imakulata periode 2014-2017
Maria Imakulata - Maria Imakulata
Tuesday, 17 June 2014 13:25

Pada tanggal 12 Juni 2014 bertempat di Aula Kasih Gereja Santa Maria Imakulata, diadakan Rapat Dewan Stasi Pleno dengan agenda pemilihan anggota Dewan Stasi Santa Maria Imakulata periode 2014-2017. Dari 12 orang calon yang telah ditetapkan oleh Panitia Pemilihan, setelah melalui pemungutan suara yang ketat, akhirnya terpilih 9 orang menjadi Anggota Dewan Stasi Santa Maria Imakulata periode 2014-2017. Dari 9 nama tersebut, 4 orang diantaranya sudah menjabat anggota Dewan Stasi Pleno 2011-2014, sementara 5 nama lainnya merupakan Anggota baru. Terimakasih dan selamat bekerja untuk para Calon yang bersedia dipilih untuk melayani. (Jusuf Pontoh)

Read more...
 
Surat Gembala KWI: Pilpres/wapres RI 2014
Artikel - 100% Katolik-Indonesia
Friday, 30 May 2014 13:00

PILIHLAH SECARA BERTANGGUNGJAWAB,BERLANDASKAN SUARA HATI

 

Segenap Umat Katolik Indonesia yang terkasih,

Kita bersyukur karena salah satu tahap penting dalam Pemilihan Umum 2014 yaitu pemilihan anggota legislatif telah selesai dengan aman. Kita akan memasuki tahap berikutnya yang sangat penting dan menentukan perjalanan bangsa kita ke depan. Pada tanggal 9 Juli 2014 kita akan kembali memilih Presiden dan Wakil Presiden yang akan memimpin bangsa kita selama lima tahun ke depan. Marilah Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden ini kita jadikan kesempatan untuk memperkokoh bangunan demokrasi serta sarana bagi kita untuk ambil bagian dalam membangun dan mangembangkan negeri tercinta kita agar menjadi damai dan sejahtera sesuai dengan cita-cita kemerdekaan bangsa kita.

Ke depan bangsa kita akan menghadapi tantangan-tantangan berat yang harus diatasi di bawah kepemimpinan Presiden dan Wakil Presiden yang baru, misalnya masalah kemiskinan dan kesenjangan sosial, pendidikan, pengangguran, tenaga kerja Indonesia di luar negeri. Masalah dan tantangan lain yang tidak kalah penting adalah korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan, kerusakan lingkungan hidup dan upaya untuk mengembangkan sikap toleran, inklusif dan plural demi terciptanya suasana rukun dan damai dalam masyarakat. Tantangan-tantangan yang berat ini harus diatasi dengan sekuat tenaga dan tanpa henti. Kita semua berharap semoga di bawah kepemimpinan Presiden dan Wakil Presiden yang akan terpilih, bangsa Indonesia mampu menghadapi, mengatasi dan menyelesaikan masalah-masalah itu.

Read more...
 
Mencintai Secara Mendalam
Renungan - Semenit Bermakna
Monday, 28 April 2014 20:48

Jangan ragu untuk mencintai dan untuk mencintai secara mendalam. Engkau mungkin takut pada rasa sakit yang dapat disebabkan oleh karena mencintai secara mendalam. Saat mereka yang engkau cintai secara mendalam menolakmu, meninggalkanmu, atau meninggal dunia, hatimu akan patah. Tetapi itu semua tidak perlu membuatmu untuk berhenti dari mencintai secara mendalam. Sakit yang disebabkan oleh cinta yang dalam membuat cintamu lebih lagi berbuah. Sama seperti alat bajak yang menembus tanah untuk membuat benih dapat mengeluarkan akarnya dan bertumbuh menjadi tanaman yang kokoh. Setiap kali engkau mengalami sakit karena ditolak, diabaikan, atau kematian, engkau menghadapi sebuah pilihan. Engkau dapat menjadi pahit dan memutuskan untuk tidak mencintai lagi, atau engkau dapat berdiri tegak dalam sakitmu dan membiarkan tanah tempat engkau berpijak membuatmu lebih kaya dan lebih dapat memberi hidup pada benih-benih yang baru.

Read more...
 
Istri Saya TIDAK BEKERJA!
Artikel - Keluarga
Monday, 28 April 2014 19:57

Inilah sebuah percakapan antara seorang suami (S) dengan seorang psikolog (P).

 

P:  Apa pekerjaan Bapak?

S:  Saya seorang Akuntan di sebuah bank ternama.

P:  Istri Bapak?

S:  Istri saya tidak bekerja.  Dia hanya seorang Ibu Rumah Tangga.

P:  Siapa yang menyiapkan makan pagi untuk keluarga, Pak?

S:  Istri saya, karena istri saya tidak bekerja.

Read more...