PENGUMUMAN

Tahukah Anda? Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Gereja Katolik Santa Maria Imakulata yang berlokasi di CitraGarden City sudah terbit pada 18 Januari 2010 yang lalu. Puji Syukur dan terima kasih kepada Allah Tritunggal Mahakudus dan Bunda Maria Imakulata yang berkenan mengabulkan segala doa permohonan kita selama ini. Sesuai ketentuan yang ditetapkan dalam surat IMB tersebut, dalam 6 (enam) bulan ke depan kita harus sudah mulai melaksanakan pembangunan fisik gereja ini.  Dalam masa-masa seperti sekarang ini, tentunya diperlukan dana yang cukup banyak untuk dapat menyelesaikan pembangunan tersebut...

Readmore

Di sela-sela kesibukan project-project development saya di awal tahun 2010, saya mencoba menyempatkan diri untuk memberikan warna baru pada situs Gereja Trinitas untuk tahun 2010 ini. Penampilan baru menghasilkan semangat baru, dan tentunya kita berharap bisa mengawali tahun ini dengan iman yang baru yang lebih baik. Setelah lama bertahan dengan layout dominasi warna coklat tua, yang saya konsepkan demikian karena melihat ciri khas warna coklat dari atap gereja trinitas dan beberapa strukturnya, kini saya mencoba membawa layout website Gereja Trinitas sesuai dengan warna dasar logo, yaitu biru tua. Logo nya sendiri pure hasil tracing vector saya dengan coreldraw...

Readmore

Maria Dea Natalia, siswi Sekolah Dian Harapan punya cara sendiri untuk ikut berperan serta dalam penggalangan dana pembangunan Gereja Santa Maria Imakulata.  Dea – demikian gadis manis ini biasa disapa – memenangkan Kontes Spelling Bee.  Hadiah yang berupa uang dan ditambah dengan sumbangan pribadi keluarganya sehingga menjadi total sebesar Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah) disumbangkannya untuk pembangunan gereja.  Senin, 14 Desember 2009, Dea yang ditemani salah seorang guru Sekolah Dian Harapan, menyerahkan sumbangannya langsung ke Romo A. Widiatmoko...

Readmore

Kiranya saat ini adalah waktu yang sangat tepat untuk merefleksikan secara lebih serius bagaimana Yusuf dan Maria sebagai keluarga yang dipilih Allah menjadi tempat lahirnya Yesus. Disini Allah menunjukkan bahwa keluarga diberi peran yang amat penting bagi terselenggaranya rencana Allah. Refleksi ini menjadi semakin penting mengingat keluarga zaman sekarang cenderung direduksi menjadi sebuah lembaga sosial yang kehilangan makna Ilahi. Keluarga seolah tidak lebih dari sekedar wadah untuk memfasilitasi manusia memuaskan nafsu, tempat tindak kekerasan fisik, psikologis dan emosi.

Readmore

Gereja Katolik tidak pernah melarang “mantan” Katolik untuk kembali menjadi Katolik.  Sebaliknya, Gereja Katolik selalu terbuka kepada siapa pun yang pernah mengingkari kekatolikan, lalu ingin  memeluknya kembali.  Ia pasti akan disambut gembira oleh Gereja bila mau balik lagi ke rumahnya.  Ia idak akan ditolak.  Sebaliknya, Gereja akan membantunya, menuntunnya untuk melakukan proses  rekonsiliasi.  Ia akan mendapatkan pelayanan semestinya dari Gereja.  Karena itu, para mantan Katolik idak perlu ragu atau takut bila mau kembali ke Gereja Katolik.Namun, ia tidak bisa begitu saja masuk lagi ke Katolik.  Tidak otomatis bagi mereka untuk bisa menerima hak...

Readmore

Menyambut Hari Raya Keluarga Kudus, Minggu 27 Desember 2009. Keluarga-keluarga Katolik dan Saudara-Saudari umat Keuskupan Agung Jakarta yang terkasih.  Mengawali surat kami kepada anda, kami sampaikan salam bahagia Natal kepada Saudara-Saudari.  Semoga masa Natal ini membahagiakan Anda beserta seluruh keluarga. Surat ini kami tulis kepada Anda saat Gereja sedang merayakan Tahun Imam, memperingati 150 tahun wafat Pastor Paroki Ars, yaitu Pastor Yohanes Maria Vianney, Pelindung Para Imam.  Maka mari kita rayakan Pesta Keluarga Kudus Yesus, Maria, dan Yosef dengan penuh syukur...

Readmore

Comparing - Membanding-bandingkan

Ibu Suci memiliki seorang suami yang baik dan sepasang anak yang lucu-lucu berumur 4 dan 6 tahun. Di usia perkawinannya yang memasuki tahun ke-8, sebetulnya dia harus akui dia cukup bahagia. Suami bekerja dengan posisi lumayan. Belum manajer sih, tapi cukuplah. Mobil mereka punya, bukan merk yang mewah, tapi muat buat sekeluarga jalan-jalan. Rumah mereka masih dicicil setiap bulannya dan berada di satu kompleks yang cukup baik di kawasan Barat Jakarta. Segala sesuatu baik, anak-anak sehat dengan sedikit batuk dan pilek yang datang dan pergi seiring  cuaca yang terus berubah. Masalah pasti ada, tetapi mereka setidaknya mampu mengatasinya. Semua seolah baik-baik saja. Sampai satu ketika, tetangga sebelah mereka mulai mendaki kesuksesan. Mereka pindah rumah, dapat mobil bagus, dapat fasilitas wah dan masih terus mengontak Ibu Suci dengan memberi ‘update’ kemajuan mereka. Tanpa sadar, perlahan, Ibu Suci mulai dirasuki pemikiran dan rasa iri hati. Sebetulnya wajar saja, jika iri itu bisa menyelinap diam-diam. Tetapi, ketika rasa itu berdiam terlalu lama dan menyebar menjadi racun yang memenuhi hati seseorang seperti hati Ibu Suci di saat ini, itu yang jadi masalah.

 
IMB Gereja Santa Maria Imakulata Sudah Terbit

Tahukah Anda? Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Gereja Katolik Santa Maria Imakulata yang berlokasi di CitraGarden City sudah terbit pada 18 Januari 2010 yang lalu. Puji Syukur dan terima kasih kepada Allah Tritunggal Mahakudus dan Bunda Maria Imakulata yang berkenan mengabulkan segala doa permohonan kita selama ini.

Sesuai ketentuan yang ditetapkan dalam surat IMB tersebut, dalam 6 (enam) bulan ke depan kita harus sudah mulai melaksanakan pembangunan fisik gereja ini.  Dalam masa-masa seperti sekarang ini, tentunya diperlukan dana yang cukup banyak untuk dapat menyelesaikan pembangunan tersebut.  Kita bangga Tuhan memanggil kita untuk ikut ambil bagian dan terlibat dalam pendirian RumahNya, karena kita merupakan bagian dari Gereja itu sendiri.

Anda dapat menyalurkan sumbangan kasih Anda lewat rekening Panitia Pembangunan Gereja Santa Maria Imakulata: BCA Taman Kencana a/c 531-044-5900 a/n PGDP Gereja Trinitas.

Tuhan melimpahkan berkat dan kasihNya senantiasa pada kita sekalian. Mari bersama kita wujudkan Rumah Tuhan. Kalau bukan kita yang berperan, siapa lagi?

 
Partisipasi Seorang Siswi Untuk Pembangunan Gereja

Maria Dea Natalia, siswi Sekolah Dian Harapan punya cara sendiri untuk ikut berperan serta dalam penggalangan dana pembangunan Gereja Santa Maria Imakulata.  Dea – demikian gadis manis ini biasa disapa – memenangkan Kontes Spelling Bee.  Hadiah yang berupa uang dan ditambah dengan sumbangan pribadi keluarganya sehingga menjadi total sebesar Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah) disumbangkannya untuk pembangunan gereja.  Senin, 14 Desember 2009, Dea yang ditemani salah seorang guru Sekolah Dian Harapan, menyerahkan sumbangannya langsung ke Romo A. Widiatmoko, OMI, Romo Stasi Sta. Maria Imakulata, yang disaksikan oleh Bpk. Julius Husen, Ketua Kolegial PPG Bidang Dana. 

Ada banyak cara untuk ikut berpartisipasi dalam mengumpulkan dana pembangunan gereja idaman kita bersama ini.  Dea telah menunjukkan salah satu ide kreatif tersebut.

 
Memang Tuhan Itu Baik Kepada Semua Orang
Saudara-Saudariku yang terkasih dalam Kristus, betapa kita masih akan dapat mengatakan Tuhan tidak baik kepada kita?  Lihatlah Allah tidak saja memberikan berbagai macam rahmat yang kita perlukan untuk menjalani hidup ini.  Hidup itu sendiri sudah merupakan rahmat tersendiri bagi kita, belum lagi kesehatan, kehadiran orang-orang yang kita cintai dan yang mencintai kita, keluarga kita, pekerjaan kita, indahnya alam ciptaan di sekitar kita, dan masih banyak lagi.  Kalau sekarang ini Dia memberikan kepada kita PuteraNya sendiri untuk penebusan dosa kita, tidakkah Allah memang sungguh-sungguh baik?  Saudara-saudariku, TUHAN MEMANG SUNGGUH BAIK KEPADA KITA.... KasihNya sungguh tanpa syarat diberikan kepada kita.
 
40 Tahun Tahbisan Imamat Romo Carolus Burrows, OMI
Nama lengkapnya Charles Patric Edwards Burrows, lahir di Seville Place, Dublin, Irlandia Selatan  pada 08 April 1943.  Di usia 19 tahun, Charlie – begitu Beliau biasa disapa – masuk Novisiat Oblat Maria Immaculata (OMI).  Serangkaian formasi dan pendidikan sebagai seorang calon Imam OMI  dilaluinya hingga Beliau meneguhkan panggilannya dalam Tahbisan Imamat di Piltown, sebuah desa kecil di selatan timur Irlandia pada 21 Desember 1969.  Imam muda ini kemudian ikut dalam rombongan imigran Irlandia ke Australia di bulan September 1970 dan sempat berkarya beberapa waktu di Paroki Sefton, Sydney, Australia.  Sejak 09 September 1973, Beliau dikirim ke Indonesia untuk berkarya di Paroki St. Stephanus, Cilacap, Jawa Tengah hingga sekarang.
 
 
Hari Ibu di Tahun Imam : Curhat dan Harapan Bunda Seorang Imam
Menjadi seorang imam ternyata bukan hal yang mudah, apalagi untuk zaman sekarang ini.  Begitu banyak godaan duniawi menghalang di jalan.  Sulitnya, godaan di zaman yang serba maju ini mengalami transformasi bahkan reformasi, sehingga sangat amat sulit menentukan batas antara wajar dan tidak wajar, antara boleh dan tidak boleh, antara baik dan tidak baik.
 
Tim Karya Sejahtera

Dalam  menanggapi  himbauan Bapa Uskup  Agung  Jakarta, Julius Kardinal  Darmaatmadja, SJ agar  Gereja  turut serta  dalam mambantu umat  yang mengalami  pemutusan  hubungan kerja (PHK) dan  agar  jangan  sampai  ada  umat  yang  tidak makan, maka dibentuklah suatu wadah yang dinamai “Tim Karya  Sejahtera”.  Kepengurusan  Tim  Karya  Sejahtera  terdiri  dari   para Pengurus Seksi dan Kelompok Kategorial yang  ada di Paroki  Trinitas - Cengkareng,  yaitu antara lain Seksi PSE – Seksi Kerasulan Awam – WKRI – Koperasi Kredit Usaha Sejahtera, dll.

 
Apa Yang Kita Sombongkan?

Seorang pria yang bertamu ke rumah seorang Guru tertegun keheranan. Dia melihat Sang Guru sedang sibuk bekerja,  mengangkuti air dengan ember dan menyikat lantai rumahnya keras-keras. Keringatnya bercucuran deras. Menyaksikan keganjilan ini orang itu bertanya, "Apa yang sedang Guru lakukan?"
Sang Guru menjawab, "Tadi saya kedatangan serombongan tamu yang meminta nasihat. Saya memberikan banyak nasihat yang bermanfaat bagi mereka. Mereka pun tampak puas sekali. Namun, setelah mereka pulang tiba-tiba saya merasa menjadi orang yang hebat. Kesombongan saya mulai bermunculan. Karena itu, saya melakukan ini untuk membunuh perasaan sombong saya." Sombong adalah penyakit yang sering menghinggapi kita semua, yang benih-benihnya terlalu kerap muncul tanpa kita sadari.

 
Yesus Andalanku
Dua hari sebelum pindah dari Singapura ke Saigon…Seorang teman baik, memberikan saya salib. Bentuknya kecil, cukup mungil sehingga memudahkan saya untuk membawanya. Dia bilang, maksudnya untuk tetap mengingatkan saya agar tetap berdoa. Namun, saya memandangnya sebagai hal yang lain. Saya merasa diingatkan agar selalu setia pada salib yang saya pikul. Kesetiaan yang setidaknya mengacu kepada kesetiaan Yesus yang tetap setia sampai mati di kayu salib.