|
Artikel -
Lingkungan Hidup
|
|
Saturday, 23 March 2013 13:16 |
|
Pengantar
Acara tahunan Earth Hour yang digagas WWF (World Wildlife Fund) adalah sebuah kegiatan bersama warga dunia yang prihatin atas makin rusaknya bumi ini. Simbolnya sederhana, yaitu mematikan listrik selama satu jam saja. Yang dituju bukan hanya jumlah energi yang bisa dihemat manusia, tetapi terbangunnya kesadaran dan kepedulian terhadap nasib bumi seisinya. Karena umat Katolik adalah juga penghuni bumi, dan bahkan dipanggil Sang Pencipta untuk memeliharanya, sudah sewa-jarnya umat Katolik berpartisipasi dalam Earth Hour ini.
Lebih jauh, pada waktu listrik dan lampu mati, kita bisa memakai kesempatan ini untuk berkumpul, merenung dan berdoa bersama untuk dunia. Salah satu bentuk kegiatannya adalah berdoa rosario bersama, yang di dalamnya diisi dengan renungan iman dalam kaitan dengan nasib bumi ini. Mengingat makin parahnya kehancuran bumi dan masih belum adanya kepedulian manusia, dipilih peristiwa sedih dalam rosario ini. Karena itu pula, tema rosario ini adalah “Bersama Maria, berdoa untuk dunia.”
Renungan dibuat agak panjang karena kita punya waktu cukup panjang, dan tentu akan lebih bagus kalau disertai dengan saat hening untuk merenung secara pribadi, yang bisa saja disertai dengan musik instrumental.
Sementara itu, untuk lagu selingan, silakan pilih sendiri, yang bisa diisi oleh peserta yang ingin mengajak bernyanyi, entah dengan gitar atau alat akustik yang lain. Dengan itu pula, partisipasi bisa menjadi lebih luas dan acara menjadi sungguh bermakna.
|
|
Read more...
|
|
|
Artikel -
Lingkungan Hidup
|
|
Saturday, 23 March 2013 13:09 |
|
Pada Sabtu, 23 Maret 2013, pkl. 20.30-21.30, kita diharapkan untuk ikut ambil bagian dalam JAM BUMI, yaitu dengan mematikan lampu dan perangkat elektronik berbasis listrik yang tidak sedang digunakan. Tentu, kegiatan ini bisa terus kita lakukan dan jadikan kebiasaan dalam hidup kita sehari-hari, sehingga selain kita menghemat biaya pemakaian listrik yang harus kita bayar, kita juga memberikan sumbangsih keprihatinan kita akan pemanasan global.
Bagaimana cara menghemat listrik sehari-harinya?
1. Matikan lampu yang tidak diperlukan. Biasanya, di malam hari kita cukup banyak menyalakan lampu untuk menjadi penerang baik di dalam maupun di luar rumah. Cobalah untuk kembali mengevaluasi kegunaan nyala lampu-lampu di malam hari. Matikan yang tidak diperlukan.
2. Matikan pendingin ruangan jika kita tidak ada di dalam ruangan. Dapat juga ditempuh cara menyalakan pendingin ruangan beberapa saat sebelum ruangan kita gunakan.
3. Bagi yang bekerja di kantor, kita dapat mematikan lampu dan pendingin ruangan sebelum kita meninggalkan ruang kerja. Jangan biarkan lampu dan pendingin ruangan menyala terus untuk akhirnya baru dimatikan oleh petugas kebersihan atau petugas jaga kantor.
|
|
Read more...
|
|
Artikel -
Lingkungan Hidup
|
|
Saturday, 23 March 2013 12:53 |
|
MALAM INI, SABTU, 23 MARET 2013 - PKL. 20.30 - 21.30 (WAKTU SETEMPAT) - BERSAMA KITA BERBELARASA PADA BUMI YANG SEMAKIN MENDERITA.
Perubahan iklim merupakan salah satu ancaman kehidupan di Bumi yang paling signifikan. Salah satu cara untuk menghambat percepatan sumbernya adalah dengan mengajak setiap individu melakukan perubahan gaya hidup ke arah yang lebih sederhana dan murah, yaitu hemat energi.
Ketergantungan manusia kepada listrik dari masa ke masa semakin meningkat. Sementara pembangkit listrik mayoritas berbahan bakar fosil (minyak bumi, batu bara, dan gas alam) yang mengeluarkan gas rumah kaca (GRK) berupa karbon dioksida (CO2), dan TERBUKTI berakibat langsung terhadap kenaikan dramatis suhu rata-rata Bumi.
Pemanasan global ini menyebabkan naiknya permukaan air laut, kebakaran hutan, pemutihan karang, perubahan iklim, dan potensi kepunahan yang besar terhadap keaneka-ragaman hayati, terutama yang hidup di suhu tropis, baik di pesisir maupun yang tinggal di dekat hutan. Dampak pemanasan global ini sudah dipastikan akan mempengaruhi lingkungan hidup yang menjadi tempat hidup kita.
|
|
Read more...
|
|
Artikel -
Lingkungan Hidup
|
|
Saturday, 23 March 2013 12:47 |
|
Hari Air Sedunia atau dalam Bahasa Inggris: “World Day for Water” adalah hari peringatan sedunia yang ditujukan sebagai usaha-usaha menarik perhatian penduduk bumi akan pentingnya air bersih dan usaha penyadaran untuk pengelolaan sumber-sumber air bersih yang berkelanjutan. Hari Air Sedunia diperingati setiap tanggal 22 Maret. Inisiatif peringatan ini di umumkan pada Sidang Umum PBB ke-47 tanggal 22 Desember 1992 di Rio de Janeiro, Brasil.
Setiap hari kita membutuhkan air untuk kelangsungan hidup kita (minum) maupun untuk penunjang kegiatan kita (misalnya: mandi, mencuci piring, menyiram tanaman, dll). Setiap hari juga, pertambahan jumlah penduduk dunia meningkat terus. Kebutuhan akan air menjadi meningkat, sedangkan persediaan air semakin hari semakin menyurut karena ulah sementara manusia yang punya kepentingannya sendiri.
|
|
Read more...
|
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 Next > End >>
|
|
Page 1 of 4 |