PENGUMUMAN
Sahabat Spesial
Artikel - Keluarga
Tuesday, 01 May 2012 11:26

Siapa saja pasti sudah sering mendengar kata 'autis'.  Lewat tulisan ini saya ingin membagikan pengalaman tentang apa dan bagaimana saya memahami para penderita autis.  Namun sebelumnya, saya akan memberi gambaran teoritis tentang apa itu autis sehingga muncul kesamaan persepsi tentang autis.  Kadang karena kurang memahami apa dan siapa penderita autis, kita mendengar orang berkata "dasar autis" dengan maksud bercanda.

Autis berasal dari Bahasa Yunani "autos" yang berarti "diri" (self).  Pengertian autis adalah gangguan pada perkembangan otak dan sistem syaraf sehingga anak berpola tingkah laku hiperaktif.  Anak-anak autis mengalami gangguan yang kompleks menyangkut komunikasi, interaksi sosial, dan gangguan aktivitas imajinasi.  Ciri-ciri penderita autis adalah anak cenderung menyendiri, berforkus pada diri, dan bermain dengan dunianya sendiri.  Anak sulit berkonsentrasi dalam mengerjakan tugas atau tidak fokus.  Penderita autis juga sensitif terhadap makanan yang baunya tajam dan menyengat, mereka sensitif terhadap cahaya, suara ramai dan keras.  Anak-anak autis kadang memiliki kemampuan yang cukup tinggi di bidang-bidang tertentu, walaupun di sisi lain ada juga yang mengalami keterbelakangan mental.  Mereka membutuhkan pendampingan ekstra dari orangtua dan orang-orang di sekitarnya agar dapat tumbuh berkembang seperti halnya anak-anak lainnya.

Add a comment

Read more...
 
Hari Minggu Saatnya Keluarga Ber-Ekaristi
Artikel - Keluarga
Monday, 02 April 2012 18:15

Keluarga adalah sebuah komunitas Gereja dengan jumlah anggota yang kecil dan menjadi pilar penting dalam pembangunan Gereja.

Pada suatu hari Minggu saya mengikuti perayaan Ekaristi yang dimulai pukul 08.00 di Gereja St. Ignatius Waibalun, Flores Timur.  Di depan gereja saya berjumpa dengan seorang bapak, namanya Polus, biasa saya sapa Om Pou.  Orang-orang di daerah kami memang suka mempersingkat nama karena leih mudah diingat dan menjadi motif tersendiri bagi masyarakat sekampung, misalnya Polus menjadi Pou, Petrus menjadi Pite, Yakobus menjadi Kobu, Antonius menjadi Tony, dan Maria menjadi Mia.

Penyingkatan nama ini sejalan dengan tipikal masyarakat yang cenderung memilih hal-hal yang singkat, yang langsung ke titik sasar atau inti persoalan.  Oleh sebab itu, jika khotbah pastor terlalu panjang dan tidak menyentuh inti persoalan pasti akan menuai protes. 

Add a comment

Read more...
 
Family Way
Artikel - Keluarga
Tuesday, 08 November 2011 19:34

Alkisah, terdapatlah sebuah rumah dengan 1000 cermin. Seekor anjing kecil menemukan rumah itu. Dia masuk dan menggonggong kegirangan sambil mengibas-ngibaskan ekornya dengan riang, dan melihat ada 1000 anjing kecil lain yang ramah kegirangan dengan ekor berkibas-kibas seperti dia. Waktu ia meninggalkan rumah itu, ia pikir “Ini tempat yang menakjubkan, lain kali aku akan singgah lagi disini”. Pada waktu lain, seekor anjing yang tampak stres dengan ekor terkulai lesu memasuki rumah itu. Ia melihat 1000 anjing lain yang sedang stres dengan ekor terkulai dan wajah tertekan serta menggeram seram seperti dia. Waktu ia meninggalkan rumah, ia pikir “Ini tempat tersiksa, dan aku tak akan kesini lagi”. Add a comment

Read more...
 
Surat Keluarga - Oktober 2011
Artikel - Keluarga
Monday, 10 October 2011 14:47

Oktober selalu menjadi bulan menyenangkan, ketika kita dapat merayakan kemesraan bersama Sang Bunda dalam doa bersama. Bunda yang kita hormati mengajak kita pertama-tama untuk meneladan cara hidupnya, dan selanjutnya memperkenalkan kita pada cara memastikan keselamatan terjadi, yaitu dengan iman yang utuh dan tak tergoyahkan. Add a comment

Read more...
 
Pendidikan Anak di Sekolah "Saja" Sudah Cukupkah???
Artikel - Keluarga
Tuesday, 16 August 2011 10:52

CATATAN HARIAN SEORANG ANAK SMA

Hari ini sekolahku libur....

Hari Jumat minggu kemarin adalah hari yang paling membuat setiap siswa di sekolahku deg-degan, karena pada hari itu laporan hasil belajar kami dibagikan dan jika laporan itu berisi nilai-nilai yang buruk, berarti kami harus tidak naik kelas, tapi jika sebaliknya maka kami naik kelas. Di saat semua teman-temanku sudah mendapatkan laporan itu, aku bingung karena aku tidak mendapatkannya. Setelah aku selidiki ternyata aku belum bayar uang sekolah. Kutelepon orangtuaku yang sedang berada di luar kota, mereka mengatakan akan segera mentransfer uang sekolahku  hari itu juga,mereka lupa atau karena apa - aku tidak tau . Maka selasai sudah masalah uang sekolah.

Keesokan harinya aku bangun sekitar jam 08:30 dan segera berangkat ke sekolah dengan semangat. Karena aku sudah tidak sabar ingin melihat hasil kerjaku selama 1 semester ini. Tetapi setibanya aku di sekolah aku sungguh kecewa karena meskipun uang sekolah sudah kubayarkan, aku masih juga belum bisa mengambil raport. Aku masih harus menunggu seseorang  untuk dapat mengambil raportku tersebut. Aku menunggu dia sejak jam 09:00 sampai jam 13:00. Betapa bosannya aku menunggu  lama sekali, tapi apa boleh buat demi raportku, aku rela menunggu.

Add a comment

Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 Next > End >>

Page 1 of 5