<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Lingkungan Hidup &#8211; Gereja Trinitas</title>
	<atom:link href="https://www.trinitas.or.id/kategori/artikel/lingkungan-hidup/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.trinitas.or.id</link>
	<description>Paroki Cengkareng</description>
	<lastBuildDate>Wed, 31 Jan 2024 05:15:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2024/01/cropped-logo@2x-32x32.png</url>
	<title>Lingkungan Hidup &#8211; Gereja Trinitas</title>
	<link>https://www.trinitas.or.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hari Bumi &#8211; Earth Day</title>
		<link>https://www.trinitas.or.id/hari-bumi-earth-day/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Seksi Komsos]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2015 00:26:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lingkungan Hidup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.trinitas.or.id/hari-bumi-earth-day/</guid>

					<description><![CDATA[22 APRIL – HARI BUMI (EARTH DAY) Hari Bumi atau Earth Day diperingati pada 22 April setiap tahunnya.  Penggagas Hari Bumi adalah Senator Amerika Serikat yang juga seorang pengajar lingkungan hidup, Gaylord Nelson.  Beliau  memandang perlunya isu-isu lingkungan hidup untuk dimasukkan ke dalam kurikulum resmi perguruan tinggi. Gagasan ini kemudian mendapat dukungan luas yang mencapai ... <a title="Hari Bumi &#8211; Earth Day" class="read-more" href="https://www.trinitas.or.id/hari-bumi-earth-day/" aria-label="Baca selengkapnya tentang Hari Bumi &#8211; Earth Day">Read more</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>22 APRIL – HARI BUMI (EARTH DAY)</p>
<p>Hari Bumi atau Earth Day diperingati pada 22 April setiap tahunnya.  Penggagas Hari Bumi adalah Senator Amerika Serikat yang juga seorang pengajar lingkungan hidup, Gaylord Nelson.  Beliau  memandang perlunya isu-isu lingkungan hidup untuk dimasukkan ke dalam kurikulum resmi perguruan tinggi. Gagasan ini kemudian mendapat dukungan luas yang mencapai puncaknya pada  22 April 1970.   Pada hari itu jutaan orang turun ke jalan, berdemonstrasi dan memadati Jalan Fifth Avenue di Kota New York untuk mengecam para perusak Bumi.   Sejak itu, setiap tahunnya pada tanggal 22 April, diperingati sebagai Hari Bumi (Earth Day).</p>
<p><span id="more-1182"></span></p>
<p><img decoding="async" class=" size-full wp-image-1181" src="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/04/earth-day.jpg" border="0" width="100%" srcset="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/04/earth-day.jpg 620w, https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/04/earth-day-300x300.jpg 300w, https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/04/earth-day-150x150.jpg 150w" sizes="(max-width: 620px) 100vw, 620px" /></p>
<p>Hari Bumi pada intinya merupakan kampanye yang mengajak masyarakat dunia untuk peduli lingkungan hidup.  Kita semua diajak untuk meningkatkan kesadaran untuk menghormati dan mencintai Bumi yang kita huni ini.   Hari Bumi menjadi penting untuk masa sekarang ini, karena Bumi sudah begitu dirusak oleh tangan-tangan manusia yang tidak bertanggungjawab.  Kerusakan Bumi tidak akan dengan mudah dan cepat terpulihkan mengakibatkan ancaman serius bagi generasi penghuni Bumi di masa yang akan datang.</p>
<p>Masing-masing dari kita dapat dengan mudah ikut berperanserta menyelamatkan Bumi lewat tindakan keseharian kita yang peduli lingkungan hidup.  Banyak cara, seperti beberapa contoh di bawah ini:</p>
<p>1. Mematikan lampu di rumah atau tempat kerja ketika kita tidak membutuhkan bantuan penerangan.</p>
<p>2. Membuka jendela untuk membiarkan angin masuk ke dalam ruangan sehingga kita tidak lagi memerlukan bantuan alat penyejuk ruangan.  Membuka jendela di pagi/siang hari juga dapat membuat ruangan menjadi lebih terang, karena cahaya matahari dapat masuk ke dalam ruangan.</p>
<p>3. Memakai lampu-lampu hemat energi.</p>
<p>4. Memakai air dengan bijaksana, seperti tidak membiarkan air mengucur tak terpakai dikala kita menyikat gigi atau mematikan shower air mandi di saat kita sedang menyabuni tubuh kita.</p>
<p>5. Mematikan televisi atau komputer saat kita tidak memakainya lagi.</p>
<p>6. Memilih untuk berjalan kaki ke tempat tujuan dengan jarak dekat atau naik sepeda, daripada bermobil atau naik motor.</p>
<p>7. Naik kendaraan umum atau pergi berkelompok jika bermobil pribadi ke kantor.</p>
<p>8. Meminimalkan penggunaan barang sekali pakai berbahan plastik seperti botol, kantong, piring, sendok, dan lainnya.</p>
<p>9. Mendaur ulang – memanfaatkan kembali sampah plastik, seperti misalnya, botol plastik bekas kemasan air minum dimanfaatkan sebagai pot bunga.</p>
<p>10. Memaksimalkan pemakaian kertas, seperti misalnya, mencetak/print tulisan di kedua sisi kertas.</p>
<p>11. Memanfaatkan koran bekas.</p>
<p>12. Membersihkan selokan.</p>
<p>13. Membuat lubang biopori.</p>
<p>14. Menanam pohon di halaman rumah.</p>
<p>15. Dan lain-lain ide kreatif peduli lingkungan hidup.</p>
<p><em>(tis/dari berbagai sumber)</em></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ibadat untuk HARI BUMI</title>
		<link>https://www.trinitas.or.id/ibadat-untuk-hari-bumi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Seksi Komsos]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2015 00:21:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lingkungan Hidup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.trinitas.or.id/ibadat-untuk-hari-bumi/</guid>

					<description><![CDATA[22 April 2015 “Gunung-gunung dan sungai-sungai dan segala yang hidup, langit dan matahari dan bulan serta awan, semua membentuk kehadiran yang suci, berdaya menyembuhkan, dan mendukung manusia&#8230;” — Sumber: Evening Thoughts: Reflecting on Earth as Sacred Community by Thomas Berry, p.135   Seruan untuk doa Lihatlah langit di atas — Betapa birunya,matahari begitu bercahaya,Awan-awan riang ... <a title="Ibadat untuk HARI BUMI" class="read-more" href="https://www.trinitas.or.id/ibadat-untuk-hari-bumi/" aria-label="Baca selengkapnya tentang Ibadat untuk HARI BUMI">Read more</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">22 April 2015</p>
<p style="text-align: left;">“Gunung-gunung dan sungai-sungai dan segala yang hidup, langit dan matahari dan bulan serta awan, semua membentuk kehadiran yang suci, berdaya menyembuhkan, dan mendukung manusia&#8230;” — Sumber: Evening Thoughts: Reflecting on Earth as Sacred Community by Thomas Berry, p.135</p>
<p><span id="more-1180"></span></p>
<p> </p>
<p style="text-align: left;"><strong>Seruan untuk doa</strong></p>
<p style="text-align: left;">Lihatlah langit di atas — Betapa birunya,matahari begitu bercahaya,<br />Awan-awan riang bermain,<br />Burung pemangsa yang terbang melayang tinggi,<br />Bunga-bunga di padang rumput sedang bermekaran, makhluk-makhluk hutan.<br />Sungai-sungai berdendang mengalir menuju lautan luas.<br />Serigala menyanyikan lagu tanah kediaman mereka, <br />Ikan Paus menyanyikan irama samudera. <br />Perayaan di mana-mana,  gegap gempita, gemuruh. <br />Dahsyat sebagai mana musim hujan membawa kegembiraan bagi lautan.  Mencurahkannya keseluruh daratan. Membasahi kita semua dengan siraman kegembiraan.<br />Saat kita membentangkan lengan kita dan berlari menuju satu sama lain, Kau dan Aku dan kita semua digerakkan oleh suatu Kehadiran yang penuh belaskasih. Yang membawa segala sesuatu dalam Perayaan yang penuh keakraban, Perayaan alam semesta itu sendiri.</p>
<p style="text-align: left;"><em>—adadaptasi dari “Every Being Has Rights”oleh Thomas Berry</em></p>
<p>Lagu Pembukaan    pilih musik yang sesuai bila diinginkan</p>
<p style="text-align: left;">Introduksi</p>
<p style="text-align: left;">Pemimpin:    Ada suatu kerinduan dalam diri kita untuk kembali ke tanah asal kita, untuk sekali lagi bertemu dengan saudara-saudari kita dalam komunitas Bumi.  Kita semua dipanggil pulang ke kediaman hidup yang lebih luas, kediaman alam raya, kediaman yang spontan, dunia di mana berdiam angin dan hujan, pohon oak dan maple dan hutan pinus, elang dan burung kecil, serigala dan beruang dan makhluk-makhluk lain – semua relasi yang kita jalin di Bumi ini. Walaupun jaman kita menyebabkan kerusakan habitat, kepunahan spesies dan merambahnya hutan  metropolitan, semakin banyak orang merindukan persahabatan dan makna hidup yang melampaui batasan umat manusia. Kita mulai mengingat keluarga besar kita dan kita menyadari bahwa mereka tetap setia dalam ikatan sejak dahulu kala.</p>
<p> &#8211;  “Prayer” oleh Joseph Bruchac in Life Prayers from Around the World, p.39</p>
<p style="text-align: left;">Pembaca1:    Tengoklah para binatang<br />Dan biarkan mereka<br />mengajarimu;<br />burung-burung di udara akan menyampaikan kebenaran padamu. <br />Dengarkan tanaman-tanaman di Bumi dan belajarlah dari mereka; biarkan ikan menjadi gurumu.<br />Dan itu adalah roh dari semua yang hidup; dalam tangan Tuhanlah nafas semua umat manusia.<br /> — Ayub12:7-8,10</p>
<p>Hening sejenak untuk refleksi<br />Pembaca 2:  Sebagai manusia, kita terlahir dari Bumi, dibesarkan oleh Bumi, disembuhkan oleh Bumi. Dunia alam mengatakan pada kita: aku akan memberimu makan, aku akan memberimu pakaian, aku akan menyembuhkanmu…. Aku menawarkan persatuan dengan Yang Ilahi; Aku menawarkan hadiah yang bias engkau berikan satu sama lain. Aku menawarkanmu bunga yang dengannya bias engkau ungkapkan rasa hormatmu pada Allah dan cintamu pada sesama.<br />Di luasnya samudera, di puncak gunung bersalju, di sungai-sungai yang mengalir melewati lembah-lembah, di keheningan daratan dan di kediaman badai-badai besar yang menyapu daratan, dalam semua pengakaman ini, aku menawarkan inspirasi bagi alunan musikmu, karya senimu dan tarianmu. <br />—Evening Thoughts:Reflecting on Earth as Sacred Community oleh Thomas Berry,p.139<br />Refleksi    Latar belakang instrumental music dengan suara-suara alam, bila diinginkan.<br />•    Bagaimana pengalaman Anda mengenai persaudaraan dengan komunitas Bumi? Apa yang diminta persaudaraan ini dari kita — sebagai individu dan sebagai kongregasi?<br />•    Dengan cara bagaimana/apa ciptaan member Anda anugerah? Apa yang diajarkannya pada kita? Apa yang diungkapkannya mengenai Yang Ilahi? </p>
<p>Sharing, bila diinginkan<br />Litani    Kita hidup dalam relas idengan segala sesuatu.<br />Leader:    Kita hidup dalam relasi dengan segala sesuatu,<br />Segala sesuatu hidup dalam diri kita.<br />Response:    Kita bersyukur atas segala hidup. <br />Leader:    Kita hidup karena matahari. <br />Kita bergerak bersama bintang-bintang.<br />Response:    Kita bersyukur atas segala hidup.<br />Leader:    Kita makan dari Bumi,<br />Kita minum dari hujan, Kita bernafas dari udara.<br />Response:    Kita bersyukur atas segala hidup<br />Leader:    Kita berbagi dengan makhluk-makhluk lain,<br />Kita memiliki kekuatan karena pemberian (diri) mereka.<br />Response:    Kita bersyukur atas segala hidup.<br />Leader:    Kita bergantung pada hutan-hutan dan sungai-sungai, kita memiliki pengetahuan melalui rahasia-rahasia mereka. <br />Response:    Kita bersyukur atas segala hidup.<br />Leader:    Kita memiliki keistimewaan untuk melihat dan memahami,  kita memiliki tanggungjawab untuk memelihara dan melindungi, kita memiliki kegembiraan untuk merayakan. <br />Response:    Kita bersyukur atas segala hidup.<br />All:    Kita dipenuhiolehrahmatciptaan. <br />Kita bersyukur, kitabersyukur.  Kita bersyukuratassegalahidup</p>
<p>—“We Live in Relation to Al lThings”edited by Anne Rowthorn</p>
<p>DoaPenutup    Bersama-sama<br />Kekuatan Cinta penuh rahmat dan Misteri, Energi Mu memenuhi alam semesta, menyatukan segala yang ada dalam persaudaraan yang dalam, menenun suatu jarring relasi yang kudus.<br />Perdalam kesadaran kami akan saling keterhubungan,<br />Bantulah kami untuk mendalami maknanya bagi hidup kami.<br />Semoga kami belajar menghormati semua yang kami jumpai sebagai perwahyuanMu  dan menyambutnya dengan rasa kagum, syukur dan cinta kasih.<br />Amin</p>
<p>LaguPenutup    pilih music bila diinginkan</p>
<p>Referensi<br />Berry, Thomas. “Every Being Has Rights.” Lecture, Twenty-third Annual E.F. Schumacher Lectures,Stockbridge, Mass., October2003.<br />Berry,Thomas.EveningThoughts:ReflectingonEarthasSacredCommunity.EditedbyMaryEvelynTucker. San Francisco: Sierra Club Books,2006.<br />Bruchac,Joseph.“Prayer.”InLifePrayersfromAroundtheWorld: 365Prayers,Blessings,andAffirmationstoCelebrate the Human Journey, edited by Elizabeth Roberts and Elias Amidon. San Francisco: Harper CollinsPublishers Inc., 1996. Originally published in Near the Mountains (Fredonia, N.Y.: White Pines Press,1987).<br />“We Live in Relation to All Things.” In Earth and All the Stars, edited by Anne Rowthorn. Novato, Calif.:NewWorld Library, 2000. Originally published in EASI Interfaith Celebration of the Cosmic Story(Washington, D.C., 1993).</p>
<p>Spirit solidaritas antar manusia dan persaudaan dengan semua kehidupan diperkuat ketika kita hidup dengan rasa hormat terhadap misteri kehidupan, rasa syukur akan anugerah hidup dan kerendahanhati menyadari tempat manusia di alam. <br />— from The EarthCharter</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>JAM BUMI &#8211; EARTH HOUR 2014</title>
		<link>https://www.trinitas.or.id/jam-bumi-earth-hour-2014/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Seksi Komsos]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Mar 2014 09:49:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lingkungan Hidup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.trinitas.or.id/jam-bumi-earth-hour-2014/</guid>

					<description><![CDATA[Demi untuk menyelamatkan bumi dari dampak pemanasan global, berbagai organisasi dunia tak henti-hentinya menghimbau seluruh penduduk bumi untuk lebih aktif lagi ikut ambil bagian dalam usaha mengurangi gas emisi karbon.  Sejak beberapa tahun yang lalu, organisasi nirlaba World Wildlife Fund (WWF) mengajak seluruh masyarakat dunia untuk berpartisipasi dalam “Jam Bumi”, yaitu gerakan 1 jam tanpa ... <a title="JAM BUMI &#8211; EARTH HOUR 2014" class="read-more" href="https://www.trinitas.or.id/jam-bumi-earth-hour-2014/" aria-label="Baca selengkapnya tentang JAM BUMI &#8211; EARTH HOUR 2014">Read more</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:TrackMoves /> <w:TrackFormatting /> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:DoNotPromoteQF /> <w:LidThemeOther>EN-US</w:LidThemeOther> <w:LidThemeAsian>X-NONE</w:LidThemeAsian> <w:LidThemeComplexScript>X-NONE</w:LidThemeComplexScript> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> <w:SplitPgBreakAndParaMark /> <w:DontVertAlignCellWithSp /> <w:DontBreakConstrainedForcedTables /> <w:DontVertAlignInTxbx /> <w:Word11KerningPairs /> <w:CachedColBalance /> </w:Compatibility> <m:mathPr> <m:mathFont m:val="Cambria Math" /> <m:brkBin m:val="before" /> <m:brkBinSub m:val=" " /> <m:smallFrac m:val="off" /> <m:dispDef /> <m:lMargin m:val="0" /> <m:rMargin m:val="0" /> <m:defJc m:val="centerGroup" /> <m:wrapIndent m:val="1440" /> <m:intLim m:val="subSup" /> <m:naryLim m:val="undOvr" /> </m:mathPr></w:WordDocument> </xml><![endif]--></p>
<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"   DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"   LatentStyleCount="267"> <w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid" /> <w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading" /> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]>


<style>
 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
	{mso-style-name:"Table Normal";
	mso-tstyle-rowband-size:0;
	mso-tstyle-colband-size:0;
	mso-style-noshow:yes;
	mso-style-priority:99;
	mso-style-qformat:yes;
	mso-style-parent:"";
	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
	mso-para-margin:0in;
	mso-para-margin-bottom:.0001pt;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:11.0pt;
	font-family:"Calibri","sans-serif";
	mso-ascii-font-family:Calibri;
	mso-ascii-theme-font:minor-latin;
	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";
	mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
	mso-hansi-font-family:Calibri;
	mso-hansi-theme-font:minor-latin;
	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
</style>


<![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Demi untuk menyelamatkan bumi dari dampak pemanasan global, berbagai organisasi dunia tak henti-hentinya menghimbau seluruh penduduk bumi untuk lebih aktif lagi ikut ambil bagian dalam usaha mengurangi gas emisi karbon.  Sejak beberapa tahun yang lalu, organisasi nirlaba World Wildlife Fund (WWF) mengajak seluruh masyarakat dunia untuk berpartisipasi dalam “Jam Bumi”, yaitu gerakan 1 jam tanpa aliran listrik.  Kegiatan Jam Bumi tahun 2014 akan dilaksanakan pada Sabtu, 20 Maret 2014, pkl. 20.30-21.30.   Apa yang dapat kita perbuat pada Jam Bumi 2014 ini?</span></span></p>
<p><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;"><span style="font-size: small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Tentu, kita dapat melakukan “sesuatu” yang tidak terlalu sulit pada Jam Bumi tahun ini.  Anjuran utama pada Jam Bumi tersebut adalah dengan memadamkan aliran listrik selama 1 jam penuh.  Dalam kegelapan selama 1 jam, kita dapat mengisinya dengan mengikuti program Jam Bumi yang diadakan di lingkungan sekitar kita, berkumpul dan berbagi cerita dengan para tetangga sambil melihat kerlap-kerlip bintang di langit, berkumpul dengan keluarga sambil menyantap makan malam dengan penerangan lilin, berbagi cerita hingga bermain “Mencari Harta Karun”.  Kesempatan gelap  adalah kesempatan untuk hening yang dapat pula kita isi dengan  merenungkan penebusan kita oleh Tuhan Yesus Kristus, mendaraskan Rosario, berdoa bersama sekeluarga atau bersama umat Lingkungan lainnya, berefleksi atau merenungkan keajaiban kasih dan pertolongan Tuhan dalam hidup kita masing-masing, dan masih banyak cara lainnya lagi seperti mematikan semua perangkat elektronik yang selama ini mengelilingi kita – laptop, radio atau televisi portabel, telepon genggam, dll perangkat yang masih dapat difungsikan tanpa aliran listrik. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;"><span style="font-size: small;"></p>
<p><span id="more-1074"></span></p>
<p></span><span style="font-size: small;">Gereja Katolik Trinitas, Paroki Cengkareng, ingin mengajak seluruh umat untuk ikut bergabung dalam kegiatan Jam Bumi sebagai tanda kepedulian kita bersama akan lingkungan hidup.  Kami mengundang seluruh umat untuk hadir di Gua Maria Trinitas dan Stasi Sta. Maria Imakulata, pada Sabtu, 29 Maret 2014, pkl. 20.30 untuk bersama berdoa Rosario Jam Bumi.</span></span></p>
<p><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;"><span style="font-size: small;"> </span><span style="font-size: small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;"><span style="font-size: small;">Mari kita bersama-sama bertanggungjawab akan keselamatan bumi anugerah Tuhan bagi kita semua.  Mulailah dari diri kita masing-masing. (ts)</span></span></p>
<p><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;"><span style="font-size: 11pt;"> </span></span></p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Doa/Berkat untuk Hewan</title>
		<link>https://www.trinitas.or.id/doaberkat-untuk-hewan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Seksi Komsos]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Oct 2013 19:01:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lingkungan Hidup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.trinitas.or.id/doaberkat-untuk-hewan/</guid>

					<description><![CDATA[Teman-temanku, tahun ini Paroki Trinitas, Cengkareng tidak mengadakan pemberkatan pet/hewan peliharaan karena adanya pekerjaan renovasi gedung gereja.  Di sini kami sajikan doa dan berkat untuk pet. 1. Silakan siapkan suasana yang mendukung. 2. Pasanglah lilin dan bacalah Kitab Suci dari Kejadian 1 : 1 &#8211; 31. 3. Kalau ada air suci, boleh memerciki pet dengan ... <a title="Doa/Berkat untuk Hewan" class="read-more" href="https://www.trinitas.or.id/doaberkat-untuk-hewan/" aria-label="Baca selengkapnya tentang Doa/Berkat untuk Hewan">Read more</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:TrackMoves /> <w:TrackFormatting /> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:DoNotPromoteQF /> <w:LidThemeOther>EN-US</w:LidThemeOther> <w:LidThemeAsian>X-NONE</w:LidThemeAsian> <w:LidThemeComplexScript>X-NONE</w:LidThemeComplexScript> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> <w:SplitPgBreakAndParaMark /> <w:DontVertAlignCellWithSp /> <w:DontBreakConstrainedForcedTables /> <w:DontVertAlignInTxbx /> <w:Word11KerningPairs /> <w:CachedColBalance /> </w:Compatibility> <m:mathPr> <m:mathFont m:val="Cambria Math" /> <m:brkBin m:val="before" /> <m:brkBinSub m:val=" " /> <m:smallFrac m:val="off" /> <m:dispDef /> <m:lMargin m:val="0" /> <m:rMargin m:val="0" /> <m:defJc m:val="centerGroup" /> <m:wrapIndent m:val="1440" /> <m:intLim m:val="subSup" /> <m:naryLim m:val="undOvr" /> </m:mathPr></w:WordDocument> </xml><![endif]--></p>
<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"   DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"   LatentStyleCount="267"> <w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid" /> <w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading" /> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]>


<style>
 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
	{mso-style-name:"Table Normal";
	mso-tstyle-rowband-size:0;
	mso-tstyle-colband-size:0;
	mso-style-noshow:yes;
	mso-style-priority:99;
	mso-style-qformat:yes;
	mso-style-parent:"";
	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
	mso-para-margin-top:0in;
	mso-para-margin-right:0in;
	mso-para-margin-bottom:10.0pt;
	mso-para-margin-left:0in;
	line-height:115%;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:11.0pt;
	font-family:"Calibri","sans-serif";
	mso-ascii-font-family:Calibri;
	mso-ascii-theme-font:minor-latin;
	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";
	mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
	mso-hansi-font-family:Calibri;
	mso-hansi-theme-font:minor-latin;}
</style>


<![endif]--></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;">Teman-temanku, tahun<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>ini Paroki Trinitas, Cengkareng tidak mengadakan pemberkatan pet/hewan peliharaan karena adanya pekerjaan renovasi gedung gereja.  Di sini kami sajikan doa dan berkat untuk pet.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;">1. Silakan siapkan suasana yang mendukung.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span style="mso-spacerun: yes;"> </span>2. Pasanglah lilin dan bacalah Kitab Suci dari Kejadian 1 : 1 &#8211; 31.</p>
<p>3. Kalau ada air suci,<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>boleh memerciki pet dengan air suci setelah doa berakhir.</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;">4. Berkat Hewan St. Fransiskus<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>(dengan melakukannya sendiri)</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;">
<p><span id="more-1061"></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;">Untuk semua hewan:</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;">Dalam nama Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus,</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;">Diberkatilah Engkau, Tuhan Allah,</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;">Pencipta<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>semua makhluk hidup.</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;">Pada hari kelima dan keenam penciptaan,</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;">Engkau menciptakan ikan di laut, burung-burung di udara dan hewan di tanah.</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;">Terinspirasi oleh Santo Fransiskus dari Asisi, kami ingin memanggil semua hewan sebagai</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;">saudara dan saudari kami.</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;">Kami meminta Engkau untuk memberkati hewan ini.</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;">Oleh kekuatan cintaMu,</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;">mengaktifkannya untuk hidup sesuai dengan rencanaMu.</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;">Semoga kami selalu memuji Engkau untuk semua keindahan dalam penciptaan.</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;">Terpujilah Engkau, Tuhan Allah kami, dalam semua makhluk ciptaanMu,</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"><span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Amin.</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"> </p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;">Untuk hewan yang sakit:</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;">Bapa Surgawi,</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;">Engkau menciptakan segala sesuatu bagi kemuliaanMu dan membuat kami menjadi penjaga dari makhluk ini.</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;">Semoga Engkau akan memulihkan kesehatannya dan memberi kekuatan kepadanya.</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;">Terpujilah Engkau, Tuhan Allah kami, karena kuduslah namaMu untuk selama-lamanya,</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;">Amin.</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"> </p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;">Lanjutkan dengan doa Bapa kami, Salam Maria dan Kemuliaan kepada Bapa, masing-masing 1x.</p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"> </p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;">(Romo Peter K. Kurniawan, OMI, Pastor Paroki Trinitas, Cengkareng)</p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ROSARIO JAM BUMI</title>
		<link>https://www.trinitas.or.id/rosario-jam-bumi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Seksi Komsos]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Mar 2013 06:16:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lingkungan Hidup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.trinitas.or.id/rosario-jam-bumi/</guid>

					<description><![CDATA[Pengantar Acara tahunan Earth Hour yang digagas WWF (World Wildlife Fund) adalah sebuah kegiatan bersama warga dunia yang prihatin atas makin rusaknya bumi ini. Simbolnya sederhana, yaitu mematikan listrik selama satu jam saja. Yang dituju bukan hanya jumlah energi yang bisa dihemat manusia, tetapi terbangunnya kesadaran dan  kepedulian terhadap nasib bumi seisinya. Karena umat Katolik ... <a title="ROSARIO JAM BUMI" class="read-more" href="https://www.trinitas.or.id/rosario-jam-bumi/" aria-label="Baca selengkapnya tentang ROSARIO JAM BUMI">Read more</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><em><strong>Pengantar </strong></em></p>
<p style="text-align: justify;">Acara tahunan <em>Earth Hour</em> yang digagas WWF <em>(World Wildlife Fund) </em>adalah sebuah kegiatan bersama warga dunia yang prihatin atas makin rusaknya bumi ini. Simbolnya sederhana, yaitu mematikan listrik selama satu jam saja. Yang dituju bukan hanya jumlah energi yang bisa dihemat manusia, tetapi terbangunnya kesadaran dan  kepedulian terhadap nasib bumi seisinya. Karena umat Katolik adalah juga penghuni bumi, dan bahkan dipanggil Sang Pencipta untuk memeliharanya, sudah sewa-jarnya umat  Katolik berpartisipasi dalam <em>Earth Hour </em>ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Lebih jauh, pada waktu listrik dan lampu mati, kita bisa memakai kesempatan ini untuk berkumpul, merenung dan berdoa bersama untuk dunia. Salah satu bentuk kegiatannya adalah berdoa rosario bersama, yang di dalamnya diisi dengan renungan iman dalam kaitan  dengan nasib bumi ini. Mengingat makin parahnya kehancuran bumi dan masih belum adanya kepedulian manusia, dipilih peristiwa sedih dalam rosario ini. Karena itu pula, tema rosario ini adalah “Bersama Maria, berdoa untuk dunia.”</p>
<p style="text-align: justify;">Renungan dibuat agak panjang karena kita punya waktu cukup panjang, dan tentu akan lebih bagus kalau disertai dengan saat hening untuk merenung secara pribadi, yang bisa saja disertai dengan musik instrumental.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu, untuk lagu selingan, silakan pilih sendiri, yang bisa diisi oleh peserta yang ingin mengajak bernyanyi, entah dengan gitar atau alat akustik yang lain. Dengan itu pula, partisipasi bisa menjadi lebih luas dan acara menjadi sungguh bermakna.</p>
<p style="text-align: justify;"> </p>
<p><span id="more-942"></span></p>
<p>Perlu diingat juga bahwa tanggal 22 Maret adalah hari air. Karena itu renungan-renungan, selain dikaitkan dengan Keprihatinan akan kehancuran bumi, perhatian pada air bersih yang makin langka akan mendapatkan perhatian lebih. Renungan-renungan juga dibuat oleh Rm. Felix Supranto, SSCC dan Rm. Peter Subagyo, OMI. Untuk  itu, diucapkan banyak terimakasih.</p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;">Karena urutan doa rosario-nya biasa, tidak perlu lagi dituliskan disini. Demikian pun, untuk lagu selingan, seperti telah disebut di atas, silakan pilih sendiri sesuai dengan keadaan dan kebutuhan masing-masing. Sangat dianjurkan yang bisa dinyanyikan bersama. Yang akan dituliskan adalah renungan untuk setiap peristiwa, yang adalah peristiwa-peristiwa sedih karena selain kita memasuki minggu sengsara, kiita juga prihatin atas makin buruknya kondisi bumi ini.</p>
<p>Selamat berdoa bagi dunia. Semoga kita dikuatkan juga untuk ikut menyelamatkannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Salam</p>
<p style="text-align: justify;">Al Andang L. Binawan, SJ</p>
<p style="text-align: justify;">************</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Sebelum doa rosario dimulai, setelah tanda salib,bisa didoakan doa pembukaan ini:</em></p>
<p style="text-align: justify;">“Allah Sumber Kehidupan, kami ucapkan banyak terimakasih atas rahmat kehidupan yang kami terima. Kami imani bahwa cintaMu yang membimbing dan menyertai hidup kami, yang juga tampak dalam anugerah bumi yang menjadi penopang hidup kami. Karena itu Engkau memanggil kami untuk menjaga bumi seisinya sebaik mungkin, agar kehidupan ini sungguh dapat berlangsung sesuai dengan kehendakMu.</p>
<p style="text-align: justify;">Hari ini kami ingin berdoa secara khusus, bersama Bunda Maria, Bunda Kehidupan juga, agar panggilanmu memelihara bumi seisinya itu tetap dapat kami ingat dan kami laksana-kan sebaik-baiknya. Kami sadar, bahwa tak jarang kami Melalaikan panggilan itu. Karena itu, berkenanlah memberi kami kekuatan untuk menjalani panggilan memelihara Seluruh ciptaan itu sebaik mungkin.</p>
<p style="text-align: justify;">Itu semua kami mohon dengan pengantaraan Kristus,Tuhan dan Juru Selamat kami.</p>
<p style="text-align: justify;">Amin.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Peristiwa sedih yang pertama:</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Yesus berdoa kepada Bapa-Nya di surga dalam sakratul maut </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Bacaan Kitab Suci: <strong><em>(Luk 22:39-46)</em></strong><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;">Yesus sangat sedih karena Ia harus memanggul salib untuk menebus manusia. Bukan karena Ia tak mencintai manusia, melainkan karena beratnya derita yang harus Dia panggul itu. Dosa-dosa berat yang telah dilakukan manusia antara lain adalah keserakahan, yang membuat manusia melupakan panggilannya menjaga alam ciptaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena keserakahan manusia itu, bukan hanya banyak binatang punah. Alam pun ikut menderita. Alam nyaris hancur dan kurang mampu mendukung kehidupan ini. Alam tidak lagi ‘baik’ seperti dulu diciptakan Tuhan. Kita saksikan di jakarta, air kotor. Udara panas dan tercemar.  Tanah tak lagi subur.  Sampah juga ada dimana-mana kurang terkelola. Selain itu, kita saksikan juga semakin banyak orang lapar karena panen gagal. Orang bertikai karena sumber  energi , bahkan juga air, makin langka. Banyak orang sakit karena udara tercemar.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan itu,  dua hal menjadi lebih jelas. Pertama, kesera-kahan  kita juga tampak dalam ketidakpedulian kita. Ketidakpedulian dan keserakahan adalah tanda egoisme, dan egoisme menjadi dosa karena kita tidak peduli akan panggilan Tuhan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kedua, ada kaitan erat antara ketidakpedulian kita pada bumi seisinya dengan penderitaan sesama manusia. Dengan Itu bisa dikatakan bahwa jika cinta kita kepada Tuhan diwujud-kan dengan mencintai sesama, khususnya yang menderita, cinta kita kepada sesama diwujudkan dengan mencintai bumi seisinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dapat dibayangkan bahwa Yesus pun akan sangat berduka jika melihat para pengikutNya, yang sudah dicintaiNya habis-habisan masih juga serakah dan tak peduli. Seolah, kita para pengikutNya tak pernah cukup dengan cinta-Nya, tak pernah bisa mewujudkan niat mencintai sesama dan dunia seisinya.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>(hening sejenak) </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Untuk itu, marilah kita berdoa:</em></p>
<p style="text-align: justify;">Bapa Yang Mahacinta, Engkau telah mengirim PutraMu sebagai tanda cintaMu pada kami, dan sekaligus memberi teladan bagaimana mencintai sesama dan dunia. Kuatkanlah kami agar mampu mengikuti jalan salib cinta PutraMu dan berani meninggalkan keserakahan kami serta mengikis ketidakpedulian kami.</p>
<p style="text-align: justify;">Bunda Maria, Bunda kami, sertailah kami anak-anakMu yang ingin senantiasa berusaha mengikuti Puteramu. Doakanlah kami selalu, agar upaya-upaya kami untuk lebih peduli pada sesama dan dunia, sekecil apa pun, dapat berbuah banyak.</p>
<p style="text-align: justify;">Amin</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Peristiwa sedih yang kedua: </em></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Yesus didera.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ketika kita merenungkan  peristiwa sedih, kita sering merungkan bagaimana  Yesus secara fisik menderita karena dosa dosa manusia. Yesus juga menderita dan terlukai oleh sikap kita terhadap bumi yang tecrinta ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Mari kita renungan betapa agung sebenarnya ciptaan Tuhan:</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>(Mazmur 8)</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Jika aku melihat langit-Mu, buatan jari-Mu, bulan dan bintang-bintang yang Kautempatkan:</p>
<p style="text-align: justify;">apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?</p>
<p style="text-align: justify;">Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat.</p>
<p style="text-align: justify;">Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya:</p>
<p style="text-align: justify;">kambing domba dan lembu sapi sekalian, juga binatang-binatang di padang;</p>
<p style="text-align: justify;">burung-burung di udara dan ikan-ikan di laut, dan apa yang melintasi arus lautan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi!</p>
<p style="text-align: justify;"><em>(hening sejenak)</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Karena itu, marilah kita berdoa: </em></p>
<p style="text-align: justify;">Tuhan, Allah kami, kami terus menggunakan dan bergantung pada bahan energi tak terbarukan. Banyak dari kami yang lebih suka menggunakan kendaraan sendiri dari pada angkutan umum. Kami malah terus  menambah dan bukannya mengurangi sisa-sisa karbon.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Refren:</strong> <em>Tuhan Kasihanilah kami yg telah melukai bumi ini.</em></p>
<p style="text-align: justify;">Kami terus memanfaatkan air sebagai komoditi sementara dua  per tiga dari penduduk bumi hidup menderita kekurangan air.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong> Refren:</strong> <em>Tuhan Kasihanilah kami yg telah melukai bumi ini.</em></p>
<p style="text-align: justify;">Kami merusak hutan dan secara semberono  memanfaatkan sumber-sumber alam lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong> Refren:</strong> <em>Tuhan Kasihanilah kami yg telah melukai bumi ini. </em></p>
<p style="text-align: justify;">Hutan tropis dan terumbu karang sekarang terancam punah akibat perbuatan manusia, padahal keduanya adalah sumber hidup, makanan dan kesehatan bagi kami.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong> Refren:</strong> <em>Tuhan Kasihanilah kami yg telah melukai bumi ini. </em></p>
<p style="text-align: justify;">Kami menyebabkan terjadinya pemanasan global sehingga es kutub berkurang dan mencair, lantas menyebabkan terancamnya banyak kehidupan. Banjir dan kekeringan menyebabkan persediaan makanan bagi jutaan orang terancam.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong> Refren:</strong> <em>Tuhan Kasihanilah kami yg telah melukai bumi ini. </em></p>
<p style="text-align: justify;">Kami menyebabkan meningkatknya pemanasan global, sehingga permukaan dan suhu laut meningkat, yang mengakibatkan banyak pulau dan penduduknya terancam.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong> Refren: </strong><em>Tuhan Kasihanilah kami yg telah melukai bumi ini.</em></p>
<p style="text-align: justify;">Kami tidak mengubah cara hidup kami dan tidak cukup memperhatikan atau menerima para migran dan pengungsi akibat kekeringan, banjir atau kelaparan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong> Refren: </strong><em>Tuhan Kasihanilah kami yg telah melukai bumi ini.</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Yesus yang setia dan sabar dan bersedia menderita bagi kami dan bumi ini, dengarkanlah doa-doa kami ketika kami menghaturkan ke hadapan-Mu derita dan harapan kami, ketakutan dan kesalahan;  sembuhkanlah luka-luka kami dan teguhkanlah harapan kami,  enyahkanlah ketakutan agar kami berani untuk berjuang untuk melindungi lingkungan hidup kami semua.</p>
<p style="text-align: justify;">Bunda Maria doakanlah kami.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Peristiwa </em></strong><strong><em>sedih yang </em></strong><strong><em>ketiga</em></strong><em> </em><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Yesus dimahkotai duri </em></strong><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>“Biarlah kemuliaan TUHAN tetap untuk selama-lamanya, biarlah TUHAN bersukacita karena perbuatan-perbuatan-Nya!” (Mazmur 104:31).</strong><strong> </strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Tuhan telah menciptakan alam semesta beserta isinya dengan teramat sangat indah. Keindahan alam semesta beserta isinya merupakan anugerah yang amat besar yang Tuhan sediakan sebelum menciptakan manusia. Tuhan menghendaki agar manusia bahagia ketika hadir di dunia karena bisa menikmati keindahan alam semesta beserta isinya itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Alam semesta beserta isinya yang Tuhan ciptakan bukan hanya indah, tetapi juga baik. Tanaman, pohon-pohon berbuah, tunas-tunas muda, matahari, bulan, bintang, cakrawala serta segala jenis hewan, baik burung-burung di udara, ikan-ikan di laut dan hewan-hewan darat, diciptakanNya dengan baik :</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>“Allah melihat segala yang dijadikan-Nya<sup> </sup>itu, sungguh amat baik” (Kejadian 1:31).</strong> Karena Alam semesta yang indah dan baik itu diciptakan Tuhan, semuanya itu adalah milik-Nya :</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>“Tuhanlah yang empunya bumi serta segala isinya, dan dunia serta yang diam di dalamnya” (Mazmur 24:1). </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Tuhan menitipkan kepunyaan-Nya itu kepada kita dengan  istilah berkuasa atasnya. Kata<strong> “berkuasa atasnya” bukan </strong>berarti kita boleh bertindak semena-mena dengan melakukan apapun seenaknya. Sebaliknya,  kita diminta untuk <strong>menjaga </strong><strong>dan melestarikan alam dan lingkungan hidup sebagai ungkapan syukur dan sukacita kepada-Nya atas anugerah alam yang indah itu. </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Tuhan meneteskan airmata duka melihat sikap manusia yang tidak menyukuri  keindahan alam semesta itu dengan merusaknya demi keuntungan sesaat dan kepentingan pribadi. Semakin lama kita semakin sulit menemukan alam yang masih segar. Manusia terus saja merusak kelestarian lingkungan. Membuang sampah sembarangan, sungai-sungai tercemar limbah industri dan buangan dari rumah-rumah pemukiman penduduk, asap kotor yang keluar dari cerobong pabrik-pabrik dan knalpot kendaraan telah merusak segala keindahan yang Tuhan sediakan bagi kita. Perusakan alam semesta itu telah merusak wajah Yesus  dengan tusukan mahkota duri ke dalam kepala-Nya sehingga meneteskan darah.</p>
<p style="text-align: justify;">Masa Prapaskah merupakan kesempatan yang baik bagi kita untuk mengadakan sebuah pertobatan. Pertobatan  adalah usaha kita untuk  mengembalikan senyuman Tuhan yang telah lama hilang akibat hancurnya apa yang telah diciptakan-Nya. Kita berusaha memulihkan keindahan alam semesta dengan melakukan tindakan nyata.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Alangkah baiknya jika p</strong><strong>ada Minggu Suci, setiap anggota keluarga kita, anak dan orang tua, mulai menanam  tiga pohon di halaman rumah kita.</strong> Ketika halaman keluarga-keluarga Katolik tumbuh beberapa pohon, seluruh kampung atau perumahan dengan sendirinya semakin rindang  dan sejuk. Ingatlah bahwa setiap pohon yang kita tanam memulihkan wajah Tuhan Yesus yang telah hancur akibat perusakan alam semesta.</p>
<p style="text-align: justify;">Tuhan akhirnya bisa kembali bersukacita melihat usaha kita untuk memperbaiki tahta-Nya, yaitu alam semesta beserta isinya : <strong>“Biarlah kemuliaan TUHAN tetap untuk selama-lamanya, biarlah TUHAN bersukacita karena perbuatan-perbuatan-Nya!”</strong> <strong>(Mazmur 104:31). </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Tuhan pasti mencurahkan berkat-Nya kepada kita yang senantiasa berusaha membangun kembali kediaman-Nya.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Marilah kita berdoa:</em></p>
<p style="text-align: justify;">Allah Bapa Kami,  mahkota duri di kepala Sang Putra mengingatkan kami bahwa dosa kami sungguh melukaiMu. Duri itu juga mengusik hati kami yang selama ini tidak banyak peduli pada bumi. Ampunilah dosa kami, dan bimbinglah kami agar kami bisa bertobat mengikuti kehendakMu memelihara bumi seisinya sebaik mungkin.</p>
<p style="text-align: justify;">Bukalah mata dan nurani kami, bahwa setiap ketidakpe-dulian kami bukan hanya melukai bumi dan sesama, tetapi juga melukai hatiMu.</p>
<p style="text-align: justify;">Bunda Maria, Bunda kami, ajarilah kami anak-anakmu ini, agar lebih setia mengikuti Puteramu dalam hidup sehari-hari, bersikap peduli dalam setiap perilaku kami.  Doakan-lah kami agar niat dan upaya kami juga menjadi inspirasi dan harapan sesama di sekitar kami.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Peristiwa sedih yang keempat </em></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Yesus Memanggul Salibnya ke Gunung Golgata.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Salib adalah penderita begitu banyak orang di Indonesia yang menderita karena kerusakan alam yang begitu tak terkendali. Marilah hening, membayangkan dan mendoakan begitu banyak manusia menderita memanggul salib Karena dosa-dosa kita juga.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>(Hening) </em></p>
<p style="text-align: justify;">Di Sumatra – ada kerusakan hutan, kehilangan lingkungan hidup untuk manusia dan juga jenis-jenis margasatwa dan tanaman. Kerusakan alam karena kegiatan pertambangan yang tak bertanggungjawab dan merugikan alam dan juga penduduk asli di situ.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>(Hening)</em></p>
<p style="text-align: justify;">Di Jawa – ada kerusakan hutan, gunung, sungai, serta punahnya berjenis-jenis margasatwa dan tanaman. Rusaknya sumber-sumber air  dan kesuburan tanah membawa penderitaan manusia dan makhluk lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>(Hening)</em></p>
<p style="text-align: justify;">Di Kalimantan, Sulawesi, Papua, ada begitu banyak pembabatan hutan dan pertambangan, yang bukan hanya merusak alam, mematikan banyak jenis hewan, melainkan juga membuat penduduk asli tersingkir menderita.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>(Hening)</em></p>
<p style="text-align: justify;">Di  Maluku dan NTT, tidak sedikit pertambangan yang sungguh merusak, dan menampakkan kerakusan dan keserakahan manusia.  Tidak sedikit pula laut, karang-karangnya dan ikan-ikannya dirusak semena-mena.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Setelah merenungkan itu, marilah kita berdoa:</em></strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Yesus yang begitu kuat, bantulah kami semua untuk tidak menyerah tetapi siap untuk berjuang dan menemukan  kekuatan yang lebih besar untuk secara bersmasama memperbaiki situasi bumi ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Tuhan, bantulah kami untuk menjadi sederhana, dengan tidak mencari gebyar, dan dengan gaya hidup sederhana. Tuhan, bantulah kami untuk berbelaskasih, dengan secara aktif berbelaskasih kepada orang-orang yang menjadi korban kekerasan dan peperangan, para pengungsi, dan orang-orang yang tergusur.</p>
<p style="text-align: justify;">Tuhan, bantulah kami untuk menjadi pembawa damai, dengan menjadi jembatan dan alat perdamaian, antara rang-orang, ras, agama, dan kebudayaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Tuhan, bantulah kami untuk bersikap adil, dengan berusaha sekuat tenaga untuk meningkatkan hubungan-hubungan yang benar dengan Allah, dengan semua orang, dan dengan segenap ciptaan lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Tuhan, bantulah kami untuk bersikap baik hati, lemah lembut, dan menjauhkan kekerasan dalam gaya hidup kami, dan dengan mengembangkan sikap aktif tanpa kekerasan.</p>
<p style="text-align: justify;">Tuhan, biarkanlah kami berdukacita melihat kejahatan di atas bumi, dan berusaha melenyapkan kejahatan itu dengan memperhatikan setulus hati orang-orang yang menderita dan tertindas di negeri kami.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Peristiwa sedih yang kelima </em></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Yesus wafat di Salib</strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Air merupakan unsur yang sangat penting dalam kehidupan. Tiada air berarti tiada kehidupan. Betapa pentingnya air dalam kehidupan sehingga Tuhan menciptakannya bersama-sama dengan langit dan bumi : “<strong>Pada mulanya Allah menciptakan Langit dan Bumi, Bumi belum berbentuk dan kosong, gelap gulita menutupi samudera raya dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air” (Kejadian 1:1-2). </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Air tidak hanya memberikan kehidupan jasmani, tetapi juga memurnikan jiwa agar manusia memperoleh keselamatan. </strong>Yohanes pembabtis membaptis orang-orang sebagai tanda pertobatan untuk menyongsong datangnya Mesias : <strong>“Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan,<sup> </sup> tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus<sup> </sup> dan dengan api” (Matius 3:11). </strong>Lambung Tuhan Yesus mengeluarkan air dan darah ketika Ia wafat disalib. Cassius, wakil kepala pasukan Romawi, yang menusukkan tombak ke dalam lambung Tuhan Yesus adalah orang pertama yang menerima air kehidupan. Air dari lambung Tuhan Yesus itu  membersihkan jiwa Cassius, yang kemudian dibaptis dengan nama Longinus,  sehingga bisa melihat Yesus sungguh-sungguh Anak Allah. Selain menerima kesembuhan rohani,  ia juga mendapatkan anugerah kesembuhan jasmani, yaitu  matanya yang juling dipulihkan oleh Tuhan Yesus.</p>
<p style="text-align: justify;">Berlimpahnya air  sering membuat kita lupa untuk menghargainya. Kita mencemari air dengan limbah-limbah sehingga tercemar bakteri-bakteri yang mematikan. Air yang semula layak dikonsumsi menjadi tak layak dinikmati. Air yang semula tenang berubah menjadi ganas sehingga menghancurkan kehidupan. Ketersediaan air bersih semakin hari semakin menguatirkan karena kita menggunakannya secara membabi buta. Sikap-sikap kita yang tidak bertanggungjawab telah menyebabkan krisis air.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada Masa Prapaskah dan “Hari Air” ini, kita hendaknya mulai menyadari kembali makna air sebagai “pemberi kehidupan” dan lambang “kesucian”.  Kita selayaknya menjaga dan melestarikannya. Kita harus ingat bahwa   “bila mata air terakhir berhenti menetes, maka kita baru sadar bahwa uang tidak berarti apa-apa”. Tanpa air bersih, kebinasaan menerkam kita.  Lagu ciptaan “Slank” sangat baik untuk menjadi permenungan dalam  memulihkan keberadaan air.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Ketika sungai sungai kotor</em><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Mata air terkontaminasi</em><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Ketika air tanah berlimbah</em><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Jangan cuma diam dan menunggu</em><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Berbuatlah untuk air</em><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Ketika sumur sumur mengering</em><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Ketika bumi makin memanas</em><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Sumber kehidupan gak ada lagi</em><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Jangan cuma diam dan menunggu</em><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"> </p>
<p style="text-align: justify;"><em>Hey berhematlah berhematlah</em><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Berhematlah untuk air</em><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Krisis krisis air air krisis</em><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Krisis krisis air air krisis</em><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"> </p>
<p style="text-align: justify;"><em>Ketika kesegaran hilang</em><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Ketika kehausan datang</em><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Ketika kematian menjelang</em><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Jangan cuma diam jangan menunggu</em><em></em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Berlarilah berlarilah berlarilah</em><em></em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Berlarilah untuk</em><em></em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>air air air air&#8221;</em><em></em></p>
<p style="text-align: justify;">Mulai membiasakan diri menghemat air dalam kehidupan sehari –hari merupakan tindakan konkret untuk memulihkan keagungan air. <strong>Kita mulai menghilangkan kebiasaan </strong><strong>membuka keran air wastafel saat masih menggosok gigi dan keran air saat masih mencuci piring. Kita menggunakan air sebijak mungkin  pada saat mandi. Kita mulai mengurangi penggunaan air dengan mencuci kendaraan seminggu sekali.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pulihkan air, berkat Tuhan pun senantiasa mengalir. Air melambangkan berkat Tuhan itu dinyatakan oleh Yehezkiel : <strong>“Kemudian ia membawa aku kembali ke pintu Bait Suci, dan sungguh, ada air keluar dari bawah ambang pintu Bait Suci itu dan mengalir menuju ke timur; sebab Bait Suci juga menghadap ke timur; dan air itu mengalir dari bawah bagian samping kanan dari Bait Suci itu, sebelah selatan mezbah” (Yehezkiel 47:1).</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Marilah kita berdoa:</em></p>
<p style="text-align: justify;">Allah Bapa Pencipta Semesta, Engkau telah menciptakan bumi seisinya, termasuk manusia, dengan air sebagai sumber kehidupan selanjutnya. Engkau juga menyegarkan pejiarahan hidup kami dengan air, dan menyucikan kami dengan air baptis.</p>
<p style="text-align: justify;">Kami mohon, nyalakanlah selalu niat yang kami ungkapkan dengan penerimaan air baptis itu supaya kami dapat selalu ingat  untuk juga mewartakan cinta pada sesama dan dunia ini, termasuk memelihara air yang menjadi sumber kehidupan dunia.</p>
<p style="text-align: justify;">Bunda Maria, Bunda kehidupan, doakanlah anak-anakmu Yang juga sedang membangun niat bersama untuk memelihara bumi ini, termasuk air yang kami butuhkan bagi kehidupan, supaya dengan demikian kami pun mampu menjaga kehidupan yang telah dipercayakan Bapa kepada kami.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em> </em></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em> </em></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Doa Penutup </em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ya Tuhan Yesus Kristus, kedatanganMu di dalam hati kami memberikan kekuatan untuk  mewujudkan impian bumi yang indah, kami mesti memutuskan untuk hidup dengan suatu kepekaan akan tanggungjawab universal, menemukan diri kami dalam keseluruhan komunitas bumi seperti juga dalam komunitas kami  ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Kami sekaligus warga dari satu bumi di mana kami semua terikat, yang lokal dan global menyatu.  Setiap orang berbagi tanggungjawab untuk kebaikan umat manusia kini dan di masa depan dan juga masa depan dunia kehidupan kami. Semangat solidaritas dan kelembutan terhadap seluruh makhluk hidup dikuatkan ketika kami hidup sambil menyadari misteri keberadaan, bersyukur atas anugerah hidup, dan rendah hati menyadari tempat manusia di bumi. Segala pujian bagi-Mu Allah atas kebaikan-Mu terhadap kami. Berikanlah kami hati yang tahu bersyukur atas anugerah-Mu, memohon ampun ketika bersalah dan menjalani hidup dengan benar.</p>
<p style="text-align: justify;">Kami sampaikan doa kami ini dalam nama Yesus Putera-Mu, yang hidup dan di tengah kami. Amin.</p>
<p style="text-align: justify;">(Sumber: email yang dikirim oleh Rm. Al. Andang L. Binawan, SJ ke berbagai Paroki/Kelompok Lingkungan Hidup)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Matikan Listrik? Bagaimana?</title>
		<link>https://www.trinitas.or.id/matikan-listrik-bagaimana/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Seksi Komsos]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Mar 2013 06:09:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lingkungan Hidup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.trinitas.or.id/matikan-listrik-bagaimana/</guid>

					<description><![CDATA[Pada Sabtu, 23 Maret 2013, pkl. 20.30-21.30, kita diharapkan untuk ikut ambil bagian dalam JAM BUMI, yaitu dengan mematikan lampu dan perangkat elektronik berbasis listrik yang tidak sedang digunakan.  Tentu, kegiatan ini bisa terus kita lakukan dan jadikan kebiasaan dalam hidup kita sehari-hari, sehingga selain kita menghemat biaya pemakaian listrik yang harus kita bayar, kita ... <a title="Matikan Listrik? Bagaimana?" class="read-more" href="https://www.trinitas.or.id/matikan-listrik-bagaimana/" aria-label="Baca selengkapnya tentang Matikan Listrik? Bagaimana?">Read more</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pada Sabtu, 23 Maret 2013, pkl. 20.30-21.30, kita diharapkan untuk ikut ambil bagian dalam JAM BUMI, yaitu dengan mematikan lampu dan perangkat elektronik berbasis listrik yang tidak sedang digunakan.  Tentu, kegiatan ini bisa terus kita lakukan dan jadikan kebiasaan dalam hidup kita sehari-hari, sehingga selain kita menghemat biaya pemakaian listrik yang harus kita bayar, kita juga memberikan sumbangsih keprihatinan kita akan pemanasan global.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana cara menghemat listrik sehari-harinya?</p>
<p style="text-align: justify;">1.  Matikan lampu yang tidak diperlukan.  Biasanya, di malam hari kita cukup banyak menyalakan lampu untuk menjadi penerang baik di dalam maupun di luar rumah.  Cobalah untuk kembali mengevaluasi kegunaan nyala lampu-lampu di malam hari.  Matikan yang tidak diperlukan.</p>
<p style="text-align: justify;">2.  Matikan pendingin ruangan jika kita tidak ada di dalam ruangan.  Dapat juga ditempuh cara menyalakan pendingin ruangan beberapa saat sebelum ruangan kita gunakan.</p>
<p style="text-align: justify;">3.  Bagi yang bekerja di kantor, kita dapat mematikan lampu dan pendingin ruangan sebelum kita meninggalkan ruang kerja.  Jangan biarkan lampu dan pendingin ruangan menyala terus untuk akhirnya baru dimatikan oleh petugas kebersihan atau petugas jaga kantor.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p><span id="more-941"></span></p>
<p>4.  Matikan alat-alat elektronik lainnya yang tidak sedang dipakai.  Yang sering terjadi adalah kita membiarkan perangkat komputer untuk terus menyala sepanjang hari &#8211; atau sekian jam sehari.</p>
<p style="text-align: justify;">5.  Memanfaatkan sinar matahari untuk menjadi pembangkit listrik.  Daripada menggunakan alat pembuat air panas yang menggunakan listrik, kita dapat memilih untuk menggunakan alat pembuat air panas yang memanfaatkan energi matahari.</p>
<p>6.  Membuka tirai dan jendela di pagi dan siang hari sehingga sinar matahari masuk ke dalam rumah untuk menjadi pengganti lampu.</p>
<p>7. Dan lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain menghemat listrik, kita juga dapat mengurangi pemanasan global dengan cara hemat bahan bakar.  Maka, penggunaan kendaraan roda dua maupun roda empat berbasis bahan bakar dapat coba kita kurangi dengan cara: (1) Memilih untuk berjalan kaki atau bersepeda untuk jarak tempuh dekat; (2) Mengajak teman atau tetangga untuk bersama-sama pergi ke tempat kerja dalam satu mobil dengan maksimal penumpang; (3) Memilih untuk menggunakan kendaraan umum; (4) Mematikan mesin mobil dan pendingin mobil saat harus menunggu &#8211; adalah lebih baik untuk menunggu di luar mobil daripada duduk di dalam mobil dengan mesin dan pendingin mobil yang terus dinyalakan, dan lain sebagainya. (disusun dengan bantuan berbagai sumber/ts)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>JAM BUMI: INI AKSIKU! MANA AKSIMU?</title>
		<link>https://www.trinitas.or.id/jam-bumi-ini-aksiku-mana-aksimu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Seksi Komsos]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Mar 2013 05:53:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lingkungan Hidup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.trinitas.or.id/jam-bumi-ini-aksiku-mana-aksimu/</guid>

					<description><![CDATA[MALAM INI, SABTU, 23 MARET 2013 &#8211; PKL. 20.30 &#8211; 21.30 (WAKTU SETEMPAT) &#8211; BERSAMA KITA BERBELARASA PADA BUMI YANG SEMAKIN MENDERITA. Perubahan iklim merupakan salah satu ancaman kehidupan di Bumi yang paling signifikan. Salah satu cara untuk menghambat percepatan sumbernya adalah dengan mengajak setiap individu melakukan perubahan gaya hidup ke arah yang lebih sederhana ... <a title="JAM BUMI: INI AKSIKU! MANA AKSIMU?" class="read-more" href="https://www.trinitas.or.id/jam-bumi-ini-aksiku-mana-aksimu/" aria-label="Baca selengkapnya tentang JAM BUMI: INI AKSIKU! MANA AKSIMU?">Read more</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MALAM INI, SABTU, 23 MARET 2013 &#8211; PKL. 20.30 &#8211; 21.30 (WAKTU SETEMPAT) &#8211; BERSAMA KITA BERBELARASA PADA BUMI YANG SEMAKIN MENDERITA.</strong></p>
<p>Perubahan iklim merupakan salah satu ancaman kehidupan di Bumi yang paling signifikan. Salah satu cara untuk menghambat percepatan sumbernya adalah dengan mengajak setiap individu melakukan perubahan gaya hidup ke arah yang lebih sederhana dan murah, yaitu hemat energi.</p>
<p>Ketergantungan manusia kepada listrik dari masa ke masa semakin meningkat. Sementara pembangkit listrik mayoritas berbahan bakar fosil (minyak bumi, batu bara, dan gas alam) yang mengeluarkan gas rumah kaca (GRK) berupa karbon dioksida (CO2), dan TERBUKTI berakibat langsung terhadap kenaikan dramatis suhu rata-rata Bumi.</p>
<p style="text-align: justify;">Pemanasan global ini menyebabkan naiknya permukaan air laut, kebakaran hutan, pemutihan karang, perubahan iklim, dan potensi kepunahan yang besar terhadap keaneka-ragaman hayati, terutama yang hidup di suhu tropis, baik di pesisir maupun yang tinggal di dekat hutan. Dampak pemanasan global ini sudah dipastikan akan mempengaruhi lingkungan hidup yang menjadi tempat hidup kita.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p><span id="more-940"></span></p>
<p>Sebagai negara berkembang yang banyak bergantung pada potensi sumber daya alam dan membutuhkan listrik untuk mendukung pembangunan, Indonesia harus menjaga kebutuhan ekstraksi alamnya agar tidak berkontribusi besar menjadi salah satu pengemisi terbesar di dunia, dan tetap dapat melanjutkan upaya memenuhi kebutuhan penduduk yang makin besar setiap tahun, termasuk dari sisi energi.</p>
<p style="text-align: justify;">Masyarakat Indonesia memerlukan suatu kegiatan yang bertujuan untuk melakukan aksi kecil yang dapat membawa perubahan besar.    Untuk itulah WWF &#8211; sebuah organisasi konservasi terbesar di dunia &#8211; berinisiatif global untuk mengajak individu, komunitas, praktisi bisnis, dan pemerintahan di seluruh dunia untuk turut serta mematikan lampu dan peralatan elektronik yang sedang  tidak dipakai selama 1 jam, pada setiap hari Sabtu di minggu ke-3 di bulan Maret setiap tahunnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Tahun ini adalah tahun ke-5 keikutsertaan Indonesia dalam Jam Bumi.    Berdasarkan kondisi konsumsi listrik di Indonesia yang masih memperlihatkan pola penggunaan yang boros, maka WWF-Indonesia berkomitmen untuk tetap mengusung kampanye untuk membangun kesadar-tahuan masyarakat Indonesia, terutama di kota-kota besar di Pulau Jawa-Bali, untuk terus meredukasi dan terus diingatkan untuk berpartisipasi dan menindaklanjuti JAM BUMI dengan perubahan gaya hidup lebih ramah lingkungan dalam jangka panjang.   Bergaya hidup hemat energi tidak cukup hanya dengan berpartisipasi dalam JAM BUMI saja, tetapi harus terus dibuktikan setiap hari, dan diikuti dengan mengubah gaya hidup ramah lingkungan lainnya, seperti: menggunakan kendaraan umum atau bersepeda untuk bepergian, hemat air, menanam pohon, dan lain-lain.</p>
<p style="text-align: justify;">INI AKSIKU! MANA AKSIMU? Mari, kita matikan lampu dan peralatan elektronik yang tidak sedang dipakai pada Sabtu, 23 Maret 20123 pkl. 20.30-21.30.</p>
<p> (Disarikan dari situs earthhour.wwf.or.id/smartis)</p>
<p style="text-align: justify;"> </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>HARI AIR SEDUNIA</title>
		<link>https://www.trinitas.or.id/hari-air-sedunia-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Seksi Komsos]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Mar 2013 05:47:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lingkungan Hidup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.trinitas.or.id/hari-air-sedunia-2/</guid>

					<description><![CDATA[Hari Air Sedunia atau dalam Bahasa Inggris:  “World Day for Water” adalah hari peringatan sedunia yang ditujukan sebagai usaha-usaha menarik perhatian penduduk bumi akan pentingnya air bersih dan usaha penyadaran untuk pengelolaan sumber-sumber air bersih yang berkelanjutan.  Hari Air Sedunia diperingati setiap tanggal 22 Maret.  Inisiatif peringatan ini di umumkan pada Sidang Umum PBB ke-47 ... <a title="HARI AIR SEDUNIA" class="read-more" href="https://www.trinitas.or.id/hari-air-sedunia-2/" aria-label="Baca selengkapnya tentang HARI AIR SEDUNIA">Read more</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Hari Air Sedunia atau dalam Bahasa Inggris:  “World Day for Water” adalah hari peringatan sedunia yang ditujukan sebagai usaha-usaha menarik perhatian penduduk bumi akan pentingnya air bersih dan usaha penyadaran untuk pengelolaan sumber-sumber air bersih yang berkelanjutan.  Hari Air Sedunia diperingati setiap tanggal 22 Maret.  Inisiatif peringatan ini di umumkan pada Sidang Umum PBB ke-47 tanggal 22 Desember 1992 di Rio de Janeiro, Brasil.</p>
<p style="text-align: justify;">Setiap hari kita membutuhkan air untuk kelangsungan hidup kita (minum) maupun untuk penunjang kegiatan kita (misalnya: mandi, mencuci piring, menyiram tanaman, dll).  Setiap hari juga, pertambahan jumlah penduduk dunia meningkat terus.  Kebutuhan akan air menjadi meningkat, sedangkan persediaan air semakin hari semakin menyurut karena ulah sementara manusia yang punya kepentingannya sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p><span id="more-939"></span></p>
<p>Penebangan hutan, reklamasi pantai, penggunaan lahan hijau untuk dibuat perumahan, sampah yang dibuang sembarangan, selokan yang tak terpelihara,  dan faktor-faktor lainnya menjadi pemicu bencana banjir.  Kita memang butuh air, tetapi air dalam jumlah besar – yaitu banjir – malah menjadi kesusahan besar bagi kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Apa yang dapat kita lakukan untuk menyelamatkan air?  Sesuai dengan seruan Bapa Suci Paus Benediktus XVI tentang Pertobatan Ekologis, selaras juga dengan tema Aksi Puasa Pembangunan 2013: Makin Beriman, Makin Bersaudara,  Makin Berbelarrasa, maka di Masa Prapaskah ini – dan juga bertepatan dengan Peringatan Hari Air Sedunia – bolehlah kita mulai menyadari akan arti dan peran penting air bagi hidup kita, menjadi berbelarasa pada begitu banyaknya manusia lain yang tidak dapat menikmati air secara wajar, mulai menyayangi air dan menyelamatkan keberadaannya.  Mari kita mulai hemat air dan mengupayakan air!</p>
<p style="text-align: justify;">MARI KITA HEMAT AIR&#8230;.!!</p>
<p style="text-align: justify;">Siapa bilang kita tidak bisa ikut ambil bagian dalam menghemat dan melestarikan keberadaan air di muka bumi ini?  Beberapa tips untuk hemat air dicontohkan di bawah ini:</p>
<p style="text-align: justify;">1.  Matikan kran saat sedang menggosok gigi.  Gosoklah gigi kita dahulu, lalu kembali membuka kran air saat kita ingin membilas mulut kita dari sisa-sisa odol gigi.  Jauh lebih baik jika kita menggunakan gelas sehingga air tidak mengucur terus menerus.</p>
<p style="text-align: justify;">2.  Mandi dengan menggunakan kran kucur/shower karena ternyata 3 kali lebih hemat air daripada mandi dengan gayung.  Saat bersabun, matikan kran kucur, dan baru dibuka kembali saat kita ingin membersihkan badan dari sisa-sisa sabun mandi.</p>
<p style="text-align: justify;">3.  Perbaiki atau ganti kran air yang bocor.  Jika kita menampung tetesan air dari kran yang bocor ternyata ada hingga 13 liter air per harinya dari 1 kran bocor!</p>
<p style="text-align: justify;">4.  Gunakan kloset yang mengunakan dua sistim pembilasan air, yaitu untuk buang air kecil dan buang air besar.  Juga putar kran pembilasan ke arah volume kecil yang tentunya lebih hemat konsumsi air.</p>
<p style="text-align: justify;">5.  Memilih mesin cuci yang membutuhkan sedikit air.</p>
<p style="text-align: justify;">6.   Isi gelas minum dengan air secukupnya untuk diminum, sehingga tidak bersisa dan dibuang.</p>
<p style="text-align: justify;">7.  Gunakan air bekas mencuci sayuran dan buah-buahan untuk menyiram tanaman. Selain hemat, air bekas cucian sayur, buah dan daging ternyata bisa menyuburkan tanaman.</p>
<p style="text-align: justify;">8.  Hindari penggunaan selang untuk menyiram tanaman dan mencuci mobil.  Gunakan gayung atau kaleng untuk menyiram.</p>
<p style="text-align: justify;">9.  Siramlah tanaman di sore atau pagi hari agar air mudah meresap ke dalam akar. Penyiraman pada siang hari hanya membuat air menguap percuma.</p>
<p style="text-align: justify;">10.  Membuat lubang biopori di taman atau di sekitar rumah untuk membantu mempercepat proses penyerapan air ke dalam tanah sehingga dapat mengurangi jumlah air yang menguap bebas ke alam.</p>
<p style="text-align: justify;">(artikel disusun dengan bantuan berbagai sumber/smartis)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bertobat dari Dosa Ekologis</title>
		<link>https://www.trinitas.or.id/bertobat-dari-dosa-ekologis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Seksi Komsos]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Mar 2012 09:19:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lingkungan Hidup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.trinitas.or.id/bertobat-dari-dosa-ekologis/</guid>

					<description><![CDATA[Menyediakan tempat sampah, memilah, dan memanfaatkan sampah adalah sebuah usaha bertobat dari dosa ekologis. Menjelang Masa Prapaskah, baik bagi umat Katolik untuk bertobat dari dosa-dosa ekologis. Gereja Katolik memaknai Masa Prapaskah sebagai masa pertobatan yang ditandai dengan pantang dan puasa. Biasanya pertobatan itu dipahami dan dilakukan dalam konteks hidup pribadi dan hidup sosial, serta hidup ... <a title="Bertobat dari Dosa Ekologis" class="read-more" href="https://www.trinitas.or.id/bertobat-dari-dosa-ekologis/" aria-label="Baca selengkapnya tentang Bertobat dari Dosa Ekologis">Read more</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Menyediakan tempat sampah, memilah, dan memanfaatkan sampah adalah sebuah usaha bertobat dari dosa ekologis. Menjelang Masa Prapaskah, baik bagi umat Katolik untuk bertobat dari dosa-dosa ekologis.</p>
<p> Gereja Katolik memaknai Masa Prapaskah sebagai masa pertobatan yang ditandai dengan pantang dan puasa. Biasanya pertobatan itu dipahami dan dilakukan dalam konteks hidup pribadi dan hidup sosial, serta hidup berdampingan dengan alam. Berikut ini pendapat Koordinator Gerakan Hidup Bersih dan Sehat Keuskupan Agung Jakarta yang juga pengajar di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Jakarta, Pastor Al. Andang L. Binawan SJ mengenai pertobatan ekologis dan sampah.</p>
<p> <b>Apa arti pertobatan ekologis?</b></p>
<p> Pertobatan ekologis adalah pertobatan manusia dalam kaitan dengan lingkungan hidupnya. Ketidakpedulian manusia pada alam menimbulkan dosa ekologis. Karena itu, bertobat dari dosa ekologis berarti berbalik menjadi peduli.<br /> <br />
<span id="more-797"></span><br />
<b>Bagaimana istilah itu muncul?</b></p>
<p> Kata ’pertobatan ekologis’ dalam khazanah Gereja Katolik memang baru populer sejak Paus Yohanes Paulus II. Ia menyatakan secara eksplisit dalam sambutannya pada 17 Januari 2001. Paus Yohanes Paulus II juga pernah menyatakan hal yang sama dalam sambutan dalam rangka Hari Perdamaian Dunia, 1 Januari 1990. Ia mengingat kerusakan bumi dan lingkungan hidup yang makin parah. Paus Yohanes Paulus II mengajak umat Katolik untuk lebih peduli pada alam, bukan hanya pada manusia saja.</p>
<p> Lalu, Paus Benediktus XVI melanjutkan semangat itu. Bahkan, banyak pihak menjulukinya sebagai ’Paus Hijau’. Memang Paus Benediktus XVI banyak membuat pernyataan tentang keprihatinan dan kepedulian pada lingkungan hidup. Dalam ensiklik <i>Caritas in Veritate</i> (2009), pada bab ke-4, Paus menyebut dengan sangat eksplisit masalah lingkungan hidup.</p>
<p> <b>Apakah Paus hanya berteori?</b></p>
<p> Tentu tidak. Secara nyata, Paus menunjukkan pertobatan ekologis itu. Atap perkantoran kepausan di Vatikan diubah dengan atap yang bisa mengubah panas matahari menjadi listrik. Paus juga secara khusus meminta Vatikan memelihara hutan seluas 6.000 hektar di Hongaria untuk mengimbangi karbon yang dihasilkan oleh Vatikan.</p>
<p> <b>Apa penyebab dari dosa ekologis?</b></p>
<p> Jika disimak lebih jauh, ketidakpedulian manusia pada alam terkait dengan kemalasan. Udara, air, dan tanah menjadi kotor, bahkan pada akhirnya rusak. Kerusakan yang dimaksud di sini adalah bahwa baik udara, air, maupun tanah tidak lagi bisa mendukung hidup manusia dengan baik. Sangat jelas, hal itu tidak akan terjadi jika manusia tidak malas untuk memperhatikannya.</p>
<p> Lebih jauh, keserakahan manusia juga menjadi sebab utama dari kerusakan lingkungan. Tak perlu banyak dijabarkan, orang gampang melihat bagaimana manusia, terutama manusia modern, yang dibekali dengan peralatan teknologi merusak alam. Hal ini paling tampak dalam usaha pertambangan dan perkebunan besar.</p>
<p> <b>Apakah umat Katolik juga serakah dan tidak peduli?</b></p>
<p> Keserakahan itulah yang kiranya membuat manusia, khususnya orang Kristen (termasuk Katolik tentunya), menafsirkan perintah Tuhan untuk ‘berkuasa atas alam’ (Kej. 1: 28) sebagai pemanfaatan sebesar-besarnya untuk kelangsungan dan kenikmatan hidup manusia saja. Padahal, jika dilihat konteksnya, yang dimaksudkan dengan ’berkuasa’ adalah ’menjaga’.</p>
<p> <b>Lalu, bagaimana agar pertobatan ekologis itu diwujudkan</b></p>
<p> Sebenarnya, dibanding makhluk lain, manusia adalah makhluk istimewa. Ia dibekali akal budi dan hati. Dalam hubungannya dengan yang lain, manusia perlu memanfaatkan kelebihannya itu untuk memelihara semua supaya bisa saling menghidupi.</p>
<p> Maka, ada dua pemahaman dasar tentang pertobatan ekologis. <i>Pertama</i>, manusia harus mengatasi kemalasan dan keserakahannya. Manusia harus berusaha untuk tidak lagi menempatkan dirinya sebagai pusat ciptaan. Bukan hanya manusia yang harus hidup. Benar, manusia istimewa, tetapi makhluk lain juga punya hak hidup. Pertobatan berarti menghargai makhluk lain, juga bumi, bukan sekadar sebagai alat bagi manusia.</p>
<p> <i>Kedua</i>, menjaga keseimbangan. Maksudnya, setiap ciptaan Tuhan, baik makhluk hidup maupun tidak hidup, telah disusun saling berkait dengan sempurna. Keserakahan manusia bisa menyebabkan keseimbangan kehidupan menjadi rusak. Karena itu, pertobatan manusia berarti juga mengembalikan keseimbangan ini.</p>
<p> <b>Bagaimana hal ini diwujudkan?</b></p>
<p> Pertobatan adalah aksi positif, bukan sekadar sesal. Pun, sebuah pertobatan radikal biasanya membutuhkan waktu yang tidak singkat. Dibutuhkan upaya terus-menerus untuk mewujudkannya. Untuk ini, pertobatan perlu diwujudkan dalam tiga bentuk yang akan saling mendukung. </p>
<p> <i>Pertama</i>, pertobatan personal. Pertobatan ini dilakukan secara pribadi berdasar niat pribadi. Lebih peduli pada sampah dengan tidak membuang sembarang, melainkan menaruh dan memilah sampah adalah salah satu contoh. Yang diharapkan bukan sekadar pertobatan yang sekali-sekali saja dilakukan, tetapi diharapkan membentuk habitus atau suatu kebiasaan yang mendarah daging.</p>
<p> <i>Kedua</i>, pertobatan struktural. Artinya, pertobatan yang dilakukan suatu komunitas, entah itu komunitas kecil atau besar, baik lingkungan maupun paroki, bahkan juga keuskupan. Contoh lain adalah suatu paroki yang menyediakan tempat sampah dan ‘kontrol’ yang lebih ketat tentang pengelolaan sampah di kompleks gereja. Kerjasama yang intensif tentang kepedulian ini dengan komunitas lain, asal berkelanjutan, bisa juga jadi contohnya.</p>
<p> Lalu, <i>ketiga</i>, bentuk pertobatan yang lebih bersifat simbolis. Membuat pohon atau kandang Natal dengan botol minuman bekas adalah contoh bentuk ini. Hal ini lebih bersifat mengingatkan dan menggugah kesadaran. Bahkan, menanam pohon di kompleks gereja pun bisa masuk kategori simbolis, karena yang diharapkan adalah dampak yang lebih luas, tidak dibatasi oleh waktu dan tempat.</p>
<p> Kemudian, hal yang perlu ditindaklanjuti adalah kontekstualisasi. Artinya, bagaimana menemukan bentuk pertobatan yang paling sesuai dengan konteks setempat. Usaha bertobat pada Masa Prapaskah untuk bisa menaruh sampah pada tempatnya mungkin tidak terlalu relevan di Kalimantan yang lebih membutuhkan kepedulian pada hutan. Diharapkan, pilihan nyata pertobatan itu bisa berdampak secara nyata.</p>
<p> Maka, untuk menemukan bentuk pertobatan yang kontekstual, dukungan studi yang bersifat komuniter, entah bersama, entah perwakilan akan sangat berguna. Suatu studi yang lebih luas dan mendalam akan mendasari suatu tindakan pertobatan lebih kokoh. Pun, dengan itu, semoga pertobatan ekologis menjadi lebih bermakna!</p>
<p> (Sumber: Maria Pertiwi &#8211; hidupkatolik.com, Senin, 12 Maret 2012)<b><br /></b></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Green Easter Movement</title>
		<link>https://www.trinitas.or.id/green-easter-movement/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Seksi Komsos]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Feb 2012 17:41:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lingkungan Hidup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.trinitas.or.id/green-easter-movement/</guid>

					<description><![CDATA[Masa pra-paskah adalah masa pertobatan, terutama diungkapkan dengan pantang, puasa dan aksi nyata kepedulian. Mengingat makin rusaknya kondisi lingkungan hidup, juga di Jakarta, Paus Benedictus XVI berkali-kali menyerukan pentingnya pertobatan ekologis, yaitu pertobatan dari ketidak-pedulian pada lingkungan hidup. Dalam konteks itu, panduan gerakan paskah hijau (green easter)ini dibuat dalam rangka memberi gagasan kepada umat Katolik ... <a title="Green Easter Movement" class="read-more" href="https://www.trinitas.or.id/green-easter-movement/" aria-label="Baca selengkapnya tentang Green Easter Movement">Read more</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Masa pra-paskah adalah masa pertobatan, terutama diungkapkan dengan pantang, puasa dan aksi nyata kepedulian. Mengingat makin rusaknya kondisi lingkungan hidup, juga di Jakarta,  Paus Benedictus XVI berkali-kali menyerukan pentingnya pertobatan  ekologis, yaitu pertobatan dari ketidak-pedulian pada lingkungan hidup.<br />
<span id="more-785"></span>
</p>
<p>Dalam konteks itu, panduan gerakan paskah hijau (green easter)ini dibuat  dalam rangka memberi gagasan kepada umat Katolik di Keuskupan Agung  Jakarta bagaimana mewujudkan pertobatan ekologis itu. Pertobatan itu  bisa dimulai dari kepedulian pada sampah, yang menjadi perhatian penting  dalam arah dasar pastoral Keuskupan Agung Jakarta. Yang menjadi target  atau tujuan bukanlah kegiatan-kegiatan itu sendiri, melainkan  terbentuknya sebuah habitus baru, dan dalam hal ini adalah habitus  menaruh (bukan membuang) dan memilah sampah. Itu berarti bahwa berbagai  kegiatan yang diusulkan diharapkan bisa memberi cakrawala yang lebih  luas akan arti penting kepedulian pada sampah. Dalam hal ini pun perlu  diingat bahwa habitus menaruh dan memilah sampah adalah salah satu  perwujudan iman dan cinta kasih kristiani yang sangat nyata.</p>
<p></p>
<p>PANDUAN GERAKAN PASKAH HIJAU<br />(GREEN EASTER MOVEMENT)<br />Keuskupan Agung Jakarta 2012</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
