Penampilan baru menghasilkan semangat baru, dan tentunya kita berharap bisa mengawali tahun ini dengan iman yang baru yang lebih baik. Setelah lama bertahan dengan layout dominasi warna coklat tua, yang saya konsepkan demikian karena melihat ciri khas warna coklat dari atap gereja trinitas dan beberapa strukturnya, kini saya mencoba membawa layout website Gereja Trinitas sesuai dengan warna dasar logo, yaitu biru tua. Logo nya sendiri pure hasil tracing vector saya dengan coreldraw, tentunya dengan beberapa pertimbangan, saya berusaha membuat logo Trinitas bisa terlihat lebih modern, tanpa mengubah bentuk dasar dan warna dasar dari logo itu sendiri. Pada redesign kali ini, saya mengedepankan user interface, yang mana penting sekali sebuah website memiliki navigasi yang mudah untuk di akses oleh para pengunjung situsnya, termasuk website Gereja Trinitas ini.
Top menu yang dulunya begitu banyak disertai dengan sub-sub menu yang mengikutinya, membuat saya berusaha untuk membuat navigasi menu yang lebih baik lagi pada redesign kali ini. Dengan sedikit sentuhan mootools dropdown menu membuat website lebih terlihat profesional dan elegant. Dan tentunya tujuan utamanya adalah memudahkan para pengunjung situs untuk bisa melihat struktur menu dari website ini dengan mudah. Karena setiap sub menu sudah dikelompokkan dengan rapi.
Seringkali kita menjadi sombong akan apa yang telah kita perbuat bagi Kerajaan Allah. Sepertinya, tidak ada orang lain yang bisa melakukan sebanyak yang telah kita lakukan. Kita merasa paling hebat dan paling banyak jasanya bagi Gereja.
Orangtua selalu ingin memberi yang terbaik bagi anak-anaknya. Kalau bisa, malahan para orangtua ingin memberi yang paling terbaik yang bisa mereka dapatkan demi anak-anaknya. Hal demikian biasanya dapat kita lihat saat orangtua mengantar anak-anaknya untuk ikut ujian penyaringan masuk sekolah. Sering terlihat para ibu yang begitu sibuknya mencari kelas di mana si anak ditempatkan, hingga memilihkan meja dan kursi yang dianggap baik untuk anaknya, dan menyiapkan alat-alat tulis yang diperlukan anaknya. Tak jarang para petugas piket terpaksa harus mengusir para ibu ini demi ketertiban jalannya tes masuk sekolah itu.