:

Sembuh Itu Benar-Benar Ada

Senja, 7 Oktober 2011, di dasar sebuah dam sedalam 5 meter, saya menelungkup di atas sebuah batu besar dalam kondisi basah kuyup.  Kedua kaki saya tidak dapat digerakkan.  Kekuatannya hilang hanya dalam hitungan detik sesaat setelah kedua kaki saya membentur lantai bendungan itu.  Bahkan, saya hampir tidak merasakan sensasi apa pun pada kedua kaki ketika seorang teman melepaskan sepatu saya.

Ada pembengkakan di kedua pergelangan kaki, dan selain itu saya perkirakan kedua tulang tumit saya pecah setelah terjun bebas setinggi 5 meter tadi.  Tetapi entah mengapa, saya tidak merasakan sakit sebagaimana seharusnya.  Saya masih sempat mengisap sebatang rokok hingga habis sambil memikirkan apa yang harus saya lakukan.  Saat itu yang saya pikirkan justru bagaimana caranya keluar dari dasar bendungan itu.

Proses evakuasi saya awali dengan merangkak menuju tangga bendungan sambil mengabaikan rasa perih di lutut.  Kedua teman saya yang berada di sana sempat bingung harus berbuat apa, begitu pula kakak saya yang berada di atas, menjaga kamera yang berhasil mengabadikan adegan nekat itu.  Istri saya yang berada di lereng menangkap firasat buruk.  Ia merasa telah terjadi sesuatu pada pengambilan adegan tadi.  Sementara di langit rembulan mulai muncul meneduhkan suasana.  Itulah adegan nyata yang akan tampil dalam film The Lost Territory yang sedang saya garap bersama teman-teman komunitas.  Berkat bantuan tenaga dari anak-anak asuh Suster-Suster PPYK yang tidak jauh dari lokasi, saya berhasil meninggalkan kawasan itu dan dilarikan ke rumah sakit.

Read more

Surat Cinta Untuk Anakku

Romoku Terkasih – Anakku,

Hari ini dengan segala sukacitaku sebagai ibumu, aku menghantarmu menuju Altar Tuhan untuk menerima tahbisanmu menjadi Imam Kristus. Rasa haru dan bangga sekaligus takut terus bermain silih berganti dalam hatiku. Haru, karena engkau dengan segala tekadmu dapat mewujudkan impianmu untuk menjadi seorang Pastor.  Bangga, karena engkau berani mengambil keputusan penting yang tidak main-main yang akan engkau jalani sampai akhir hidupmu mulai dari sekarang.  Takut, karena aku sangat amat tahu bahwa engkau akan masuk ke dalam dunia serba modern yang penuh dengan godaan dan tantangan berimamat.

Anakku, aku mengenalmu sejak engkau masih kukandung. Aku masih ingat gerakan-gerakan nakalmu di dalam rahimku.  Aku masih ingat segala pola tingkahmu yang lucu saat engkau merangkak, mulai berjalan, dan akhirnya pandai berlari. Aku masih ingat tawa ceriamu saat engkau mulai masuk sekolah.  Aku masih ingat juga saat engkau malam-malam meminta Ayahmu dan aku supaya duduk tenang guna mendengarkan suaramu memohon izin dari kami – orangtuamu- untuk masuk ke Seminari.

Read more

Tuhan Memperpanjang Hidupku

Kehidupan di dunia ini tidak dapat kita duga, hari ini bergembira, besok belum tahu apa yang akan terjadi. Apabila semua kita serahkan kepada Bapa Yang Maha Murah dan Maha Rahim kita dapat menjalaninya dengan penuh kedamaian.

Saya selalu di juluki orang yang berbadan besar dan kuat, tidak pernah mengenal lelah dan capek. Tapi saya hanya takluk dengan yang namanya sakit. Sakit membuat saya tak berdaya dan harus bertekuk lutut.

Kisah awalnya terjadi pada 20 Agustus 2011. Waktu itu saya merasakan badan agak lemas. Hari itu masih pagi, keringat dingin terus mengucur di sekujur tubuh saya.  Pada hari yang sama saya berjanji akan menjemput Pastor Tony. Beliau dari Tarakan akan datang ke Jakarta untuk berobat karena serangan jantung. Sekali pun badan tidak enak, saya tetap menjemputnya dengan mengajak salah seorang teman yaitu Bu John (salah satu tokoh di paroki Trinitas) untuk menemani saya. Pastor Tony tiba di Bandara Soekarno-Hatta pukul 9.30 WIB. Dari bandara kami langsung menuju ke rumah sakit St Carolus sampai sore. Saya membantu Romo Agus Sattu mengurus administrasi dan koordinasi dengan dr. Onny yang menangani Pastor Tony. Kesibukkan selama sehari membuat saya tidak merasa lagi, tapi setelah urusan selesai kurang lebih jam 4 sore saya merasakan sekujur tubuh saya lemas sekali. Saya minta ijin kepada Romo Agus untuk pulang, begitu juga Romo Agus mengatakan saya juga sudah mau KO bu. Memang saya melihat wajah Romo Agus sangat letih sekali.

Read more

Cincin Cekal Selingkuh – Sebuah Permenungan untuk Pasutri

Pembaca, cobalah taruh sebentar Sabitah yang sedang Anda pegang ini, perhatikanlah jari jemari kedua tangan Anda dengan seksama, masih adakah melingkar di salah satu jari manis Anda cincin pernikahan yang telah diberkati Imam dalam Upacara Perkawinan Anda di Gereja?

Masih ada? Syukurlah.  Tapi, seberapa jauh dampak pemakaian cincin itu bagi Anda?  Apakah Anda masih bisa merasakan keberadaan cincin itu di jari tangan Anda?  Atau cincin itu hanya menjadi asesori pelengkap saja?  Atau yang lebih parah lagi, hanya menjadi hiasan belaka?

Mari kita kilas balik ke hari saat Anda dan pasangan Anda melangkah ke depan Altar Tuhan, hendak memohon berkat dan penyertaan Tuhan dalam hidup pernikahan Anda.  Bagaimana Anda memandang pemberkatan itu?  Hanya sebagai syarat pelengkap pembuatan surat pernikahan sipil  Anda?  Atau ada arti lebih yang Anda rasakan dari upacara sakral itu?

Read more

Selamat Datang Kepada Romo Superior Jenderal OMI

Romo Louis Lougen, OMI, Superior Jenderal OMI, akan mengadakan kunjungan ke OMI Provinsi Indonesia pada 13-26 Februari 2012.  Dalam kunjungannya ini, Romo Lougen akan melihat dari dekat misi dan karya para Oblat di Indonesia.

Romo Lougen lahir di Buffalo, New York, Amerika Serikat di tahun 1952.  Beliau bertemu OMI saat menjadi siswa di SMU Bishop Neumann di Buffalo, lalu masuk Seminary Menengah di Newburgh, New York, di tahun 1970.  Kaul Pertamanya diucapkan Beliau pada tahun 1973 di Novisiat di Godfrey, Illinois.  Beliau lalu melanjutkan masa formasinya di Oblate College, Washington, D.C. Beliau memiliki gejar Sarjana Filsafat dan Master dibidang Teologi. Kaul Kekal diucapkan Romo Lougen di Newburgh di tahun 1976.

Read more

Paroki Santo Laurensius (Alam Sutera)

Paroki Baru ke-62 di KAJ: Gereja Santo Laurensius Alam Sutera HARI Minggu tanggal 15 Januari 2012 lalu, resmi sudah Gereja Stasi Santo Laurensius di Alam Sutera, Serpong Utara, menjadi paroki baru independen. Hadirnya Paroki Santo Laurensius  ini melengkapi jumlah paroki di Keuskupan Agung Jakarta (KAJ). Paroki Santo Laurensius Alam Sutera masuk hitungan ke 62 sebagai … Read more

Kopdit Usaha Sejahtera

KOPERASI KREDIT USAHA SEJAHTERA (KKUS), Jln. Bambu Kuning IX No. 3B, Cengkareng, Jakarta 11730.  Membutuhkan Pengurus: (1) Bendahara minimal S1 bidang Akuntansi; (2) Sekretaris minimal D3 atau sederajat.  Diutamakan yang sudah berpengalaman di bidangnya.  Bagi yang berminat, dapat segera menghubungi KKUS.

Bakti Sosial Mudika Wilayah 4 dan 5


Setelah beberapa bulan giat melakukan pencarian dana untuk di sumbangkan ke panti asuhan St. Yusuf, akhirnya pada hari Minggu, 18 Desember 2011, Mudika wilayah 4 dan 5 didampingi beberapa  pengurus di lingkungan beserta pendamping mudika, berangkat ke panti asuhan St. Yusuf di daerah Sindanglaya, Cipanas.

Read more

Ucapan Terima Kasih

EVANGELIZARE PAUPERIBUS MISIT ME

Kepada orang miskin aku diutus untuk mewartakan Kabar Gembira.

Terima kasih saya sampaikan kepada seluruh umat Paroki Trinitas, Cengkareng, yang telah bersama dalam perjalanan iman dan panggilan, dalam kegembiraan dan keprihatinan, dalam tantangan dan harapan, menuju Gereja yang hidup, setia dan bersatu sebagaimana Allah Tritunggal Maha Kudus.

Pada kesempatan ini, saya kutip sebuah lirik lagu yang terinspirasi dari Efesus 5:1-21, yang kiranya berguna bagi kita semua: “Jadilah penurut Allah, dan hiduplah dalam kasih, seperti Yesus telah mengasihi. Dia t’lah serahkan diri-Nya, sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah. Jauhkan dirimu dari yang jahat dan serakah, perkataan kotor dan kosong. Ucap syukurlah senantiasa dan rendahkan dirimu dan takutlah akan Tuhan. Ubah hati kami seperti hati hati-Mu Tuhan.  Buatlah kami mengerti semua rencana-MU. Ubah hidup kami seperti yang Kau-inginkan. Agar saat malaikat-Mu menjemput, kami layak. Hari-hari semakin jahat, jangan sia-siakan waktu, hiduplah sebagai anak terang. Kau pasti akan berbuah kebaikan dan kebenaran, jadilah terang Tuhan.”

 

Read more