:

Mencintai Secara Mendalam

Jangan ragu untuk mencintai dan untuk mencintai secara mendalam. Engkau mungkin takut pada rasa sakit yang dapat disebabkan oleh karena mencintai secara mendalam. Saat mereka yang engkau cintai secara mendalam menolakmu, meninggalkanmu, atau meninggal dunia, hatimu akan patah. Tetapi itu semua tidak perlu membuatmu untuk berhenti dari mencintai secara mendalam. Sakit yang disebabkan oleh cinta yang dalam membuat cintamu lebih lagi berbuah. Sama seperti alat bajak yang menembus tanah untuk membuat benih dapat mengeluarkan akarnya dan bertumbuh menjadi tanaman yang kokoh. Setiap kali engkau mengalami sakit karena ditolak, diabaikan, atau kematian, engkau menghadapi sebuah pilihan. Engkau dapat menjadi pahit dan memutuskan untuk tidak mencintai lagi, atau engkau dapat berdiri tegak dalam sakitmu dan membiarkan tanah tempat engkau berpijak membuatmu lebih kaya dan lebih dapat memberi hidup pada benih-benih yang baru.

Read more

Istri Saya TIDAK BEKERJA!

Inilah sebuah percakapan antara seorang suami (S) dengan seorang psikolog (P).

 

P:  Apa pekerjaan Bapak?

S:  Saya seorang Akuntan di sebuah bank ternama.

P:  Istri Bapak?

S:  Istri saya tidak bekerja.  Dia hanya seorang Ibu Rumah Tangga.

P:  Siapa yang menyiapkan makan pagi untuk keluarga, Pak?

S:  Istri saya, karena istri saya tidak bekerja.

Read more

Pelayanan St. Yusuf Paroki Trinitas

Mulai Minggu, 30 Maret 2014, pelayanan St. Yusuf Paroki Trinitas telah pindah ke Rumah Singgah.  Waktu pelayanan yang sekarang adalah: setiap Sabtu pkl. 14.00-18.00 dan setiap Minggu setelah selesai Misa pertama hingga pkl. 13.00.  Demikian agar umat yang berkepentingan menjadi maklum adanya.

Jadwal Misa & Pelayanan

Jam Kerja Sekretariat HARI WAKTU Senin, Rabu, Kamis, dan Jumat Pkl. 08.00 – 16.00 Sabtu Pkl. 08.00 – 19.00 Minggu pagi pkl. 08.00 – 12.00   Minggu sore Pkl. 16.00 – 19.00 Hari Besar/Libur/Hari Selasa Tutup Jadwal Misa Umum MISA WAKTU TEMPAT Misa Harian, Senin-Kamis Pkl. 05.45 Gereja Katolik Trinitas Misa Jumat Pkl. 19.00 Kapel … Read more

Misa Kudus St. Maria Imakulata

Minggu, 06 April 2014, dalam Misa Kudus pkl. 16.00 di Gereja Stasi Sta. Maria Imakulata dilaksanakan Upacara Penerimaan 6 Katekumen yang berasal dari Gereja Non-Katolik ke dalam Gereja Katolik.  Proficiat kepada Saudari/Saudara yang berbahagia. (/tis)

Read more

Selamat Paskah!

“Para Pastor dan Dewan Paroki mengucapkan Selamat Paskah. Semoga rahmat kebangkitan menguatkan kita semua untuk maju dari keadaan yang gelap ke arah penuh terang berkat kebangkitan Yesus. Dia sungguh hidup untuk kita. Haleluya!” -Romo Peter Subagyo, OMI-

Read more

Lomba Dekor Paskah Gereja Trinitas Stasi Santa Maria Imakulata

Ibu/bpk ytk, BIA/BIR stasi St.Maria Imakulata, Cengkareng sedang mengikuti lomba dekorasi Paskah se Keuskupan Agung Jakarta. Mohon waktu ibu/bapak sekalian untuk mengunjungi link dibawah ini dan setelah menonton meng-klik “like” (jempol keatas) pada video di halaman Youtube, sebelum tayangan berakhir. http://www.youtube.com/watch?v=Bu-3fhaBLi4 Terima kasih atas partisipasi dan dukungan ibu/bpk sekalian. Selamat Paskah

Misa Kamis Putih

Misa Kamis Putih yang dimulai pkl. 21.00 di Gereja Stasi Sta. Maria Imakulata, Paroki Trinitas, Cengkareng, berlangsung hikmat meski gereja, seluruh aula, dan selasar dipenuhi oleh begitu banyak umat.

Read more

Koronka Kerahiman Ilahi

“Koronka” adalah sebuah kata dari Bahasa Polandia yang tidak ada padanannya dalam Bahasa Indonesia. Artinya kurang lebih sama dengan “Mahkota Kecil” yang diletakkan di atas kepala orang yang dicintai secara istimewa ataupun untaian manic-manik indah yang dikalungkan pada leher sang kekasih.

Koronka Kerahiman Ilahi ialah untaian doa yang dipersembahkan kepada Tuhan yang diimani sebagai Pribadi Yang Maharahim dan Berbelas Kasih.

Doa ini didaraskan dengan memakai kalung Rosario biasa, tetapi isinya bukan “Bapa Kami” dan “Salam Maria” seperti dalam doa Rosario.

“Sejarah” Koronka dimulai pada tahun 1935 dan diceritakan oleh Suster Faustina sebagai berikut:

Malam hari, ketika aku di kamarku, aku melihat malaikat, pelaksana murka Allah. Ia berpakaian jubah terang dan wajahnya bersinar. Di bawah kakinya ada awan, dan dari awan itu keluarlah petir-petir, sedangkan dari tangannya keluarlah kilat-kilat… Ketika aku melihat tanda murka ilahi yang akan menimpa bumi itu… aku mulai memohon malaikat supaya ia berhenti sejenak, sebab dunia pasti akan bertobat. Namun permohonanku tidak berarti apa-apa terhadap murka ilahi.

Read more