Novena Roh Kudus dilaksanakan selama 9 hari, mulai pada hari Jumat sesudah Hari Raya Kenaikan Tuhan Yesus ke Surga dan berakhir pada hari Sabtu menjelang Minggu Pentakosta. Dalam Novena ini umat memuji Tuhan yang menjanjikan kedatangan Roh Kudus dan memohon rahmatNya agar siap menyambut kedatangan Roh Kudus. Novena ini juga dapat dilaksanakan dalam kesempatan lain. Yang tersaji di sini lebih dimaksudkan untuk didoakan secara pribadi atau kelompok kecil tanpa Perayaan Ekaristi.
“Berdoalah Rosario setiap hari agar kalian memperoleh perdamaian untuk dunia dan berakhirnya peperangan,” demikian kata Bunda Perawan Maria kepada ketiga anak muda pada tanggal 13 Mei 1917. Dalam penampakannya, Bunda Allah juga selalu menegaskan permintaannya itu, “Aku ingin kalian berdoa Rosario setiap hari.” Memang, inilah salah satu inti pesan penting Bunda Maria pada penampakan di Lourdes dan Fatima, yakni supaya berdoa Rosario untuk pertobatan orang-orang berdosa.
Pertama, Maria adalah lambang Gereja. Sama seperti ia melahirkan Yesus, demikian juga Gereja melahirkan umat Kristiani dalam bejana Pembaptisan. Pada saat yang sama, Maria adalah ibu rohani kita. Yesus meminta untuk melakukan itu ketika Ia dari atas salib berkata kepadanya: “Ibu, inilah anakmu.”
Ada dua benda yang bersahabat karib yaitu besi dan air. Besi seringkali berbangga akan dirinya sendiri. Ia sering menyombong kepada sahabatnya : “Lihat ini aku, kuat dan keras. Aku tidak seperti kamu yang lemah dan lunak” Air hanya diam saja mendengar tingkah sahabatnya. 