:

Musa: Si Peragu di Antara Para Penggerutu

Apakah ada sosok pemimpin yang bisa memuaskan semua orang?  Tentu saja ada.  Tapi, sosok seperti itu mungkin hanya bisa dihitung dengan jari.

Selalu saja ada yang tidak puas dengan kepemimpinannya.  Menyatukan banyak “ide dalam kepala” ke dalam satu visi dan misi bersama bukanlah pekerjaan yang mudah bagi pemimpin.  Karena itulah, menjadi pemimpin seperti itu perlu bersiap-siap untuk menerima ketidap-puasan dalam bentuk kritikan maupun gerutuan.

Rupanya, problem yang dialami oleh sebagian pemimpin – tidak harus provinsial atau pimpinan komunitas, tetapi bisa juga ketua forum atau panitia – juga dialami oleh salah satu tokoh besar dalam Alkitab, yaitu Musa.  Musa adalah nabi besar (bdk. Ul 34:10-11), sekaligus bapa pendiri dan pemimpin besar bangsa Israel.  Ia dikenal sebagai seorang yang sangat lembut hatinya (bdk. Bil 12:3).  Ia sangat terkenal akan kedekatannya dengan Tuhan: “Dan Tuhan berbicara kepada Musa dengan berhadapan muka seperti seorang berbicara kepada temannya.” (Kel 33:11)

Read more

P 3 T tentang Dana Renovasi Trinitas

Salam Kasih Kristus, Kepada seluruh umat Paroki Trinitas, Cengkareng, diberitahukan bahwa terhitung mulai Januari 2015, Kolekte Kedua bukan lagi sebagai sarana pengumpulan dana untuk renovasi Gereja Trinitas, pembangunan Pastoran Gereja Trinitas dan Pastoran Gereja Stasi Sta. Maria Imakulata dikarenakan dana yang diperlukan untuk semua pekerjaan tersebut sudah tercukupi. Terima kasih kepada seluruh umat yang tanpa … Read more

Rabu, 13 Juni 2012

“Makan dan minumlah apa yang diberikan orang kepadamu” (Yes 61:1-3a; Luk 10:1-9) “ Kemudian dari pada itu Tuhan menunjuk tujuh puluh murid yang lain, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya. Kata-Nya kepada mereka: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya … Read more

Minggu H.R. Tubuh dan Darah Kristus

HR TUBUH DAN DARAH KRISTUS: Kel 24:3-8; Ibr 9:11-15; Mrk 14:12-16.22-26 “Ambillah, inilah tubuh-Ku.” “Sakramen yang terluhur ialah Ekaristi mahakudus, di dalamnya Kristus Tuhan sendiri dihadirkan, dikurbankan dan disantap dan melaluinya Gereja selalu hidup dan berkembang. Kurban Ekaristi, kenangan akan wafat dan kebangkitan Tuhan, dimana Kurban salib diabadikan sepanjang masa, adalah puncak seluruh ibadat dan … Read more

Film Soegija: Napak Tilas Bangsa

“Kemanusiaan itu satu. Kendati berbeda bangsa, asal-usul dan ragamnya, berlainan bahasa dan adat istiadatnya, kemajuan dan cara hidupnya, semua merupakan keluarga besar.  Satu keluarga besar, dimana anak-anak masa depan tidak lagi mendengar nyanyian berbau kekerasan, tidak menuliskan kata-kata bermandi darah, jangan lagi ada curiga, kebencian, dan permusuhan.” (Mgr. Albertus Soegijapranata, SJ)

Apa yang dapat saya katakan usai menonton film kolosal garapan Garin Nugroho tgl 29 Mei 2012? Saya speechless.

Read more

Jumat, 08 Juni 2012

“Bagaimana ahli Taurat dapat mengatakan bahwa Mesias adalah anak Daud?” (2Tim 3:10-17; Mrk 12:35-37) “Pada suatu kali ketika Yesus mengajar di Bait Allah, Ia berkata: “Bagaimana ahli-ahli Taurat dapat mengatakan, bahwa Mesias adalah anak Daud? Daud sendiri oleh pimpinan Roh Kudus berkata: Tuhan telah berfirman kepada Tuanku: duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di … Read more

Membungkuk di Bagian Syahadat Iman – Gerak Baru?

Ajakan membungkuk ketika mengucapkan ”yang dikandung dari Roh Kudus, dilahirkan oleh Perawan Maria” dalam Syahadat Para Rasul sempat menimbulkan pertanyaan. Apakah ini tata gerak baru dalam liturgi Gereja? Apa pula maksudnya?

Sikap tubuh membungkuk itu sudah lama ada dalam tradisi liturgis. Ketika melakukan gerakan itu, kita sedang menghormati misteri inkarnasi: Allah menjelma menjadi manusia dalam diri Yesus, melalui Maria yang telah mengandung dari Roh Kudus. Untuk Misa Hari Raya Kabar Gembira dan Natal, cara membungkuk itu diganti dengan berlutut, sebagai bentuk penghormatan yang lebih dalam karena bertepatan dengan waktu perayaan yang berkaitan dengan misteri itu. Ini hanyalah salah satu unsur pada bagian Syahadat.

Read more

Adorasi Ekaristi

“Di tengah dunia yang penuh kebisingan dan kegalauan, dibutuhkan keheningan Adorasi kepada Yesus dalam Sakramen Mahakudus.  Bertekunlah dalam doa Adorasi dan ajarkanlah pada umat beriman.  Adorasi adalah sumber kelegaan dan terang, terutama bagi mereka yang menderita.” (Paus Benediktus XVI dalam pertemuannya dengan para Imam dalam kunjungan pastoral ke Polandia, 25 Mei 2006)

Dalam Tahun Ekaristi ini, Bapa Uskup Agung Jakarta mengajak seluruh umatnya untuk semakin bertumbuh memperdalam iman dan cintanya kepada Yesus Kristus khususnya melalui Ekaristi.

Read more

Minggu, 03 Juni 2012

HR TRITUNGGAL MAHAKUDUS: Ul 4:32-34.39-40; Rm 8:14-17; Mat 28:16-20 “Jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus” “Kebenaran wahyu mengenai Tritunggal Mahakudus, sejak awal mula adalah dasar pokok iman Gereja yang hidup, terutama karena Pembaptisan. Ia terungkap dalam syahadat Pembaptisan yang dirumuskan dalam kotbah, katekese dan doa Gereja. … Read more