Oleh: Romo Peter K. Subagyo, OMI
Minggu ini adalah minggu terakhir dalam penanggalan liturgi Gereja. Kita merayakannya sebagai Hari Raya Tuhan kita Yesus Kristus Raja Semesta Alam. Bersama kita mensyukuri Yesus Kristus yang menjadi Raja semesta alam, Yang datang ke dunia untuk memberikan kesaksian akan kebenaran dan menjadi Raja bagi kita.
Raja seringkali digambarkan secara mewah, megah, dengan mahkota dan baju kebesaran. Biasanya, seorang raja punya patung atau lukisan atau foto diri dalam jubah kebesarannya. Tetapi lihatlah Raja kita, Yesus Kristus yang tergantung di kayu salib. Ia rela mati di kayu salib sebagai lambang penyerahan diriNya demi menebus manusia. Ia senantiasa mengatakan kebenaran yang berasal dari Allah Bapa, bahwa Allah Bapa mencintai seluruh dunia. Meski Ia punya kuasa untuk dapat menghancurkan segala yang menentangNya, tetapi Ia tidak melakukan hal itu. KerajaanNya bukan berdasarkan kekuasaan dan paksaan, karena pada dasarnya, Ia ingin menjadi Raja di dalam hati kita, umat manusia. Sudahkah kita membuka hati untuk menyambut Raja kita?
