<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Umat Berbagi &#8211; Gereja Trinitas</title>
	<atom:link href="https://www.trinitas.or.id/kategori/artikel/umat-berbagi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.trinitas.or.id</link>
	<description>Paroki Cengkareng</description>
	<lastBuildDate>Wed, 31 Jan 2024 05:15:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2024/01/cropped-logo@2x-32x32.png</url>
	<title>Umat Berbagi &#8211; Gereja Trinitas</title>
	<link>https://www.trinitas.or.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menjadi Pelayan Yang Bahagia</title>
		<link>https://www.trinitas.or.id/menjadi-pelayan-yang-bahagia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Seksi Komsos]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Jan 2016 02:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Umat Berbagi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.trinitas.or.id/menjadi-pelayan-yang-bahagia/</guid>

					<description><![CDATA[Rekoleksi Dewan Paroki Pleno Trinitas, 9-10 Januari 2016 diikuti oleh 165 peserta yang terdiri dari para ketua lingkungan, wilayah, seksi dan kategorial. Rekoleksi yang dilaksanakan di MDC, Gadog, Bogor dibimbing oleh Rm. FX. Rudi Rahkito Jati, OMI dan Rm. Basir Karimanto, OMI. Rekoleksi ini dibagi menjadi tiga sesi besar: Sesi Pertama : Tiga Pertanyaan Dasar  ... <a title="Menjadi Pelayan Yang Bahagia" class="read-more" href="https://www.trinitas.or.id/menjadi-pelayan-yang-bahagia/" aria-label="Baca selengkapnya tentang Menjadi Pelayan Yang Bahagia">Read more</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Rekoleksi Dewan Paroki Pleno Trinitas, 9-10 Januari 2016 diikuti oleh 165 peserta yang terdiri dari para ketua lingkungan, wilayah, seksi dan kategorial. Rekoleksi yang dilaksanakan di MDC, Gadog, Bogor dibimbing oleh Rm. FX. Rudi Rahkito Jati, OMI dan Rm. Basir Karimanto, OMI.</p>
<p>Rekoleksi ini dibagi menjadi tiga sesi besar:</p>
<ol>
<li>Sesi Pertama : Tiga Pertanyaan Dasar  disampaikan Romo FX. Rudi Rahkito Jati, OMI</li>
<li>Sesi Kedua : Panggilan Menjadi Pelayan disampaikan Romo Basir Karimanto, OMI</li>
<li>Sesi Ketiga : Sharing Kelompok</li>
</ol>
<p><span id="more-1232"></span></p>
<p><strong>I. Romo FX. Rudi Rahkito Jati, OMI</strong></p>
<p>Tiga Pertanyaan Dasar<br />Romo Rudi mengawali sesi rekoleksi ini dengan merefleksikan tiga pertanyaan dasar, yakni “Siapakah Aku? Apa tujuan hidupku? Dan Apa itu kebahagiaan?” Dari tiga pertanyaan itu, pertanyaan pertama dan utama yang paling pokok dan menentukan hidup manusia adalah “Siapakah aku?” pertanyaan ini akan menentukan Anda dalam merumuskan tujuan hidup Anda dan bagaimana Anda merumuskan kebahagiaan.</p>
<p>Siapakah Aku?<br />Jawaban atas pertanyaan “siapakah aku?” dikatakan menjadi penemuan terbesar dalam abad Anda hidup. Tidak ada pengetahuan yang lebih penting daripada jawaban yang tepat atas pertanyaan itu. Pengetahuan mengenai diri sendiri sangat penting hingga seorang bijak mengatakan itulah kebijaksanaan tertinggi dalam hidup ini.</p>
<p>Jawaban atas pertanyaan “siapakah aku?” akan mengarahkan Anda dalam merumuskan tujuan hidup. Pertanyaan “apakah tujuan hidup Anda?” akan dengan mudah Anda rumuskan ketika Anda mampu merumuskan siapakah diri Anda. Pertanyaan “siapakah aku?”  adalah pertanyaan yang langsung menyentuh jati diri Anda. Jati diri ini menjadi proses sepanjang hidup Anda, dan karenanya amat penting memiliki jawaban yang benar atas pertanyaan ini. Ketika Anda menjawab diri Anda adalah orang yang paling berharga, maka jati diri Anda sebagai pribadi berharga akan berupaya menghayati hidup sebagai kesempatan yang amat berharga. “aku adalah pribadi yang sangat berharga” Anda tentu tidak akan menyia-nyiakan waktu yang Anda miliki, dan tentu Anda akan berupaya melakukan yang baik dan berharga.</p>
<p>Paus Fransiskus menjawab pertanyaan ini dengan mengatakan “I am sinner, but God’s love save me” Karena itulah kita melihat pribadi Paus Fransiskus begitu rendah hati, cinta kepada semua orang termasuk para pendosa; pada Hari Raya Kamis Putih beliau membasuh kaki para tawanan, dan ketika diminta opininya mengenai perkawinan sejenis beliau mengatakan “siapakah aku ini sehingga aku harus menghakimi mereka”.  Jelas sekali bahwa pertanyaan “siapakah aku?” merupakan pertanyaan yang harus Anda refleksikan tiada henti. Jawabanya akan menentukan kualitas dan arah hidup Anda. Ketika Anda merasa hidup selalu mengecewakan Anda dan tiada pernah berhenti masalah menerpa diri Anda, hal pertama yang harus Anda tanyakan adalah “siapakah diri Anda menurut Anda sendiri?”</p>
<p>Tiga manfaat pengenalan diri, dirumuskan Romo Rudi sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Secara fisik Anda akan mengetahui apa yang baik dan apa yang buruk untuk kesehatan diri Anda, dan lain-lain</li>
<li>Secara social Anda akan tahu menempatkan diri sehingga Anda akan memiliki self-confidence yang baik</li>
<li>Secara Spiritual-Rasional Anda akan makin rendah hati, dan mengejar kesucian</li>
</ol>
<p>Pengetahuan dan pengenalan diri adalah syarat untuk bisa menghayati hidup sebagai orang yang terberkati karena penebusan Yesus. Jika Anda belum mampu mengenal diri Anda tentu akan sangat sulit Anda bisa menemukan tujuan hidup Anda. Temukan jawaban atas pertanyaan ini didalam cara pandang Allah, yakni didalam Kitab Suci. Anda akan menemukan betapa mulia dan berharganya kita dimata Allah, seperti yang dikatakan Yesaya “</p>
<p>Tujuan Hidup Orang Kristen<br />Tujuan hidup Anda tentu saja melakukan segala yang berharga. Anda melakukan yang berharga karena Anda adalah pribadi yang pantas untuk dicintai. Dicintai menjadi tujuan hidup manusia. Tindakan mencintai dan dicintai adalah panggilan manusia. Karena Allah adalah Kasih ( Yoh 4:8). Tujuan itu hidup kita dapat diketahui secara eksplisit dari Yohanes 15:12 “ Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu”. Inilah tujuan hidup orang Kristen, dan inilah tujuan hidup seorang pelayan. Dan itu menjadi tujuan hidup yang paling dasariah, seperti yang dikatakan Ovidius Naso “jadilah orang yang pantas dicintai”. Tidak ada tujuan yang lebih besar dalam hidup ini selain hidup untuk dicintai dan mencintai.</p>
<p>Apa itu Kebahagiaan?<br />Inilah pertanyaan ketiga yang direfleksikan. Dalam hidup sehari-hari sering dijumpai paham  kebahagiaan sebagai berikut.</p>
<ol>
<li>Saya bahagia jikalau saya PUNYA……. Bahagia diwujdukan dengan kepemilikan. Tidak heran jikalau manusia cenderung berlomba mengejar kepemilikan. Semakin besar dan semakin banyak yang dipunyai, akan semakin besar kebahagiaan itu. Pahami ini mensyaratkan bahagia dengan memiliki. Tidak memiliki berarti tidak bahagia. </li>
<li>Saya bahagia ketika saya MELAKUKAN…. Bahagia diwajuhkan dengan pekerjaan atau dengan kemampuan melakukan sesuatu… dengan ukuran ini orang yang bahagia adalah orang yang mampu melakukan banyak hal.</li>
<li>Saya bahagia karena saya TAHU TUJUAN HIDUP saya. Kebahagian dikaitkan dengan tujuan hidup. Orang yang bahagia adalah orang yang mengetahui tujuan hidup yang sesungguhnya. Dalai Lama mengatakan “I am happy one cause I knowing my purpose of my life. I am loved by and I loved of other”. </li>
</ol>
<p>Manakah paham kebahagiaan yang Anda hidupi? Jangan harapkan Anda mengalami kebahagiaan yang sesungguhnya jikalau Anda tidak mengetahui tujuan hidup Anda yang sesungguhnya; dan jangan berharap Anda mengetahui tujuan hidup yang sesungguhnya jikalau Anda tidak mengetahui siapa diri Anda. <br /><strong> </strong></p>
<p> </p>
<p><strong>II. Romo Basir Karimanto, OMI </strong></p>
<p>Terdapat lima panggilan Allah kepada manusia</p>
<ol>
<li>Called to be loved (panggilan untuk dicintai)</li>
<li>Called to belong (panggilan menjadi keluarga Allah)</li>
<li>Called to become (panggilan menjadi diri sendiri)</li>
<li>Called to bless (panggilan menjadi berkat)</li>
<li>Called to be sent (panggilan untuk diutus)</li>
</ol>
<p>Pada kesempatan ini, refleksi akan difokuskan pada panggilan untuk melayani sesama. Dasar panggilan ini dapat dilihat pada Yohanes 15: 2 “Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah”. Dan Ef 2:10 “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau supaya kita hidup didalamnya”</p>
<p>Empat Keuntungan Melayani Orang Lain<br />1. Melayani itu memberikan suka cita dalam hidup<br />Suka cita karena melayani ini mengungkapkan dua rahasia besar dari kebahagiaan yang muncul karena melayani, yakni: pertama, dengan melayani seseorang itu keluar dari dirinya sendiri (Fil 2:17; 2:4-5; 1:4). Orang yang melayani orang lain adalah orang yang telah bisa mengalahkan dirinya sendiri dan keegoisan diri. Kedua, adalah dengan melayani seseorang telah menggunakan karunia dari Tuhan untuk membantu orang lain. Menggunakan karunia dari Tuhan untuk membantu orang lain memunculkan kebahagiaan dalam diri kita. Inilah dua rahasia besar dari kebahagiaan. Anda ingi bahagia? Tidak ada jalan lain kecuali Anda melayani orang lain.<br />2. Melayani itu meningkatkan relasi dengan orang lain<br />Tidak ada orang terkenal dan menjadi besar tanpa memberi layanan kepada orang lain. Semakin banyak Anda melayani orang lain, semakin luas relasi Anda. Yesus datang untuk melayani bukan untuk dilayani (Mat20:28), dan ia akan dihormati manusia (Roma 14: 18); sang bijak juga menasihati “Siapa banyak memberi berkat, diberi kelimpahan; dan siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum” (Ams 11:25; 1:17; 22:12)<br />3. Melayani itu membuat hidup Anda bermakna<br />Pencarian makna hidup akan ditemukan dalam pelayanan. Ketika orang enggan melayani orang lain, ia akan kehilangan makna dalam hidupnya. Mengapa orang melakukan bunuh diri? Karena ia kehilangan makna hidupnya, ia merasakan hidupnya kosong. “Karena siapa yangmau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya” (Mrk 8:35). Sungguh pelayanan dalam Tuhan itu membuat hidupmu bermakna, tidak sia-sia (bdk 1 Kor 15:58)<br />4. Melayani itu meninggalkan warisan di dunia dan di surga.<br />Ketika Anda melayani orang lain, Anda akan meninggalkan warisan di dunia ini. Kita ingat peribahasa “Gajah mati meninggalkan gading dan manusia mati meninggalkan jasa” Hidup manusia dikenang dari kebaikan-kebaikannya. Maka lakukan kebaikan kepada banyak orang. Amsal menegaskan ini dengan jelas, “kenangan kepada orang benar mendatangkan berkat, tetapi nama orang fasik menjadi busuk” (Ams 10:7)  dan Allah akan mengingat segala yang telah Anda lakukan ( Ibr6:10) Dengan demikianlahm nama Anda akan dikenang orang yang masih hidup dan Allah tidak akan melupakan Anda di surga.</p>
<p>Ada tujuh alasan mengapa kita harus bermurah hati.</p>
<ol>
<li>Allah telah berbelas kasih kepada kita ( Ef. 2:4-5; Mat 18:27)</li>
<li>Allah memerintahkan kita untuk berbelas kasih (Yoh 3:16; Hosea 6:6)</li>
<li>Pada masa datang kita membutuhkan belas kasih dari sesama kita (yak 2:13)</li>
<li>Belas kasih itu membawa suka cita dan kebahagiaan (Ams 14:21; 11:17)</li>
<li>Berbaik hati kepada orang yang menyerang kita (Mat 5: 44-45; 5:39; 1 Tim 1:3-17)</li>
<li>Membangun jembatankasih bagi orang-orang terpinggirkan (Mat 9:13; Yes 55:8-9; Ams 14:12)</li>
<li>Menghargai relasi diatas hukum dan aturan (Mrk 2:27; Rom 13:10; Titus 3:5; Ibr 4:10)</li>
</ol>
<p> </p>
<p>Pada sesi ini Romo Basir menutup dengan memberikan tips empat cara meningkatkan belas kasih,</p>
<ol>
<li>Bersabarlah terhadap orang-orang yang suka membuat jengkel dan jahat kepadamu (Ef 4:2; Yak 2:13)</li>
<li>Membantu orang-orang yang terluka disekitar kita (Ams 3:27; Rom 12:8)</li>
<li>Berilah kesempatan kedua kepada orang lain (Ef 29:31)</li>
<li>Lakukan kebaikan bagi orang-orang yang menyakiti engkau (Luk 6:28-31)</li>
</ol>
<p> </p>
<p><strong>III. Sharing Kelompok</strong></p>
<p>Pada sesi ketiga ini, peserta melakukan sharing dalam kelompok kecil. Sharing dibantu dengan dua pertanyaan:</p>
<ol>
<li>Diri Anda dengan segala keunikannya dapat Anda simbolkan dengan benda apa? Dan mengapa benda itu menyimbolkan diri Anda?</li>
<li>Sebutkan 2 sikap yang akan Anda lakukan pada tahun 2016 sebagai sikap utama Anda.</li>
</ol>
<p>Dengan 2 pertanyaan itu, peserta mensharingkan diri dan kehidupannya serta perjuangannya. Tidak mudah memang mengungkapkan symbol diri sesulit memahami diri sendiri.<br /><strong> </strong></p>
<p> </p>
<p><strong>PENUTUP</strong></p>
<p>Rekoleksi kali ini sangat berbeda karena dibimbing oleh para gembala sendiri, yakni para Pastor Trinitas. Hal ini dilakukan bukan sekadar mamaknai salah satu karakter Trinitas Way yakni “S” = Sederhana; melainkan gembala sungguh lebih mengenal para dombanya. Semoga dengan rekoleksi ini, anggota Dewan Paroki Pleno mengalami kebahagiaan sebagai pelayan. Melayani bukanlah sekadar pilihan tetapi panggilan. Tidak ada alasan untuk tidak melayani karena Allah memanggil kita untuk melayani. Dengan melayani kita akan menjadi bahagia, dan hidup kita bermakna. Itulah tujuan hidup kita dan untuk itulah kita dibaptis sebagai anggota Gereja-Nya. “Semua Demi Kemuliaan Allah yang Lebih Besar/ Ad Maiorem Dei Gloriam” Kata Romo Rudi Rahkito Jati. OMI. AMIN.</p>
<p> </p>
<p>Ditulis oleh : Agustinus Purwanto &#8211; Ketua Seksi Liturgi Trinitas</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Family Gathering 2015</title>
		<link>https://www.trinitas.or.id/family-gathering-2015/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Seksi Komsos]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Dec 2015 06:37:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Umat Berbagi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.trinitas.or.id/family-gathering-2015/</guid>

					<description><![CDATA[LINGKUNGAN ST. ROSA VIRGINIA (RV) &#8211; WILAYAH 8 Cuaca panas, teriknya matahari dan udara yang lembab tak mengurangi semangat para peserta family gathering lingkungan St. Rosa Virginia (RV) pada hari Sabtu-Minggu, 24 &#8211; 25 Oktober 2015 lalu. Dengan peserta lingkungan sekitar 90 orang memenuhi penginapan Sawangan Golf Hotel &#38; Resort , Depok. Acara tahun ini ... <a title="Family Gathering 2015" class="read-more" href="https://www.trinitas.or.id/family-gathering-2015/" aria-label="Baca selengkapnya tentang Family Gathering 2015">Read more</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LINGKUNGAN ST. ROSA VIRGINIA (RV) &#8211; WILAYAH 8<br /></strong></p>
<p>Cuaca panas, teriknya matahari dan udara yang lembab tak mengurangi semangat para peserta family gathering lingkungan St. Rosa Virginia (RV) pada hari Sabtu-Minggu, 24 &#8211; 25 Oktober 2015 lalu. Dengan peserta lingkungan sekitar 90 orang memenuhi penginapan Sawangan Golf Hotel &amp; Resort , Depok. Acara tahun ini mengambil tema “Bersyukur Dalam Kebersamaan” dan dibawakan oleh Pastor Heribertus Ferry Monatolas, CP. Dalam dua sesi acara mau menggali lebih dalam makna dan berbagai pembahasan akan arti bersyukur dan kebersamaan itu sendiri serta mengapa kita sebagai umat Katolik perlu mensyukuri setiap kebersamaan itu baik dalam keluarga, lingkungan maupun dalam hidup bermasyarakat.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class=" size-full wp-image-1223" src="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/12/family-gathering-01.jpg" border="0" style="width: 100%;" width="640" height="427" srcset="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/12/family-gathering-01.jpg 640w, https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/12/family-gathering-01-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p><span id="more-1229"></span></p>
<p>Sesi pertama, Romo membuka dengan subtema ‘Mengapa Bersyukur’, apa arti Syukur?, dengan ayat panduan dari 1 Tes 5 : 18, bersyukurlah ketika hidup tak seperti biasanya. Romo menggali kenyataan “Syukur” dalam hidup kita sehari-hari dengan pertanyaan refleksi : Seberapa sering kita bersyukur kepada Tuhan untuk kebaikan yang kita terima?. Romo membawakan dengan berbagai macam cerita dan juga mengulas kehidupan Nabi Ayub yang patut diteladani dalam kehidupan kita sehari-hari menyangkut rasa syukur. Dalam sesi pertama ini Romo menutupnya dengan mengajak umat untuk Tetap Bersyukur apapun yang terjadi karena salah satu tolok ukur pertumbuhan rohani adalah hidup yang bersyukur dalam segala situasi. Aksi nyata rasa syukur yang positif adalah dengan mau berbagi kepada sesama dan mau mengutamakan kepentingan bersama diatas kepentingan pribadi. Setelah sesi, hari pertama ini ditutup dengan malam kebersamaan api unggun untuk mengajak umat semakin merasakan kebersamaan sebagai satu kesatuan umat lingkungan. Diselingi dengan show kelompok peserta yang menampilkan ciri khas nama kelompoknya juga dapat menikmati jagung bakar dan sate BBQ seafood yang disediakan ibu-ibu panitia RV.</p>
<p>Esok hari, hari kedua, setelah doa pagi dan relaksasi, sesi kedua dibawakan Romo dengan menggali lebih dalam arti kebersamaan itu sendiri. Kebersamaan dalam keluarga, komunitas, lingkungan, wilayah, paroki, dst. Bersatu hati menyatakan syukur. Kebersamaan adalah sesuatu yang perlu dibina dan tidak bisa dipaksakan. Kebahagiaan dalam kebersamaan adalah kebersamaan itu sendiri. Artinya hubungan yang terjalin adalah hubungan baik / kebaikan. Kebersamaan itu selalu indah apabila ada kasih Yesus didalamnya. Dengan mengambil ayat dari Kis. 4 : 32 Romo mau menekankan pentingnya sebuah kebersamaan terutama dalam kehidupan bergereja, karena Roh Kuduslah yang memampukan jemaat dapat hidup dalam persekutuan dengan Allah. Bila Roh Allah berkarya dalam kehidupan jemaat, maka buah karya Roh Allah akan nampak seperti halnya dalam Gal. 5 : 22 – 23. Kebersamaan + Syukur = Rupa kehadiran Gereja di tengah dunia. Dengan dimulai dari keluarga, kita dapat belajar membangun hubungan yang harmonis seperti teladan kehidupan Keluarga Kudus Nazaret. Akhir sesi Romo memberikan suatu gambar dimana ada ketiga anak yang sedang berlari mengejar layangan dengan pesan “Layangannya memang murah.., kebersamaan ngejar layangannya bareng teman itu yang mahal..”</p>
<p>Dalam gathering ini panitia juga mengadakan berbagai permainan serta ice breaking untuk menggali lebih dalam tema kali ini agar dapat diterapkan sebagai umat lingkungan, salah satunya adalah pada hari pertama umat diajak permainan berhitung dalam berbagai bahasa daerah yang dikuasai beberapa umat sehingga umat dapat mengenal dan membaur dengan berbagai asal suku dan daerah satu sama lain. Dan juga yang lebih seru ada lomba permainan air yang diadakan pada hari kedua antar kelompok. Tiap kelompok diajak untuk semakin mempererat rasa persatuan dan kebersamaan satu sama lain. Umat diajak bersyukur bahwa masih diberi kesempatan mengalami kebersamaan dan berkumpul satu sama lain sesama umat lingkungan yang tentunya karena ada rasa kasih yang mempersatukan (Yesus Sang Kasih. Dialah yang mempersatukan). Sepulang dari kegiatan gathering ini diharapkan antar umat dapat terpicu semangat untuk mau kembali ke komunitas basis dengan proaktif mengambil bagian dalam kegiatan-kegiatan dalam lingkungan, gereja, maupun untuk kembali menyadari peran serta diri mau membina kebersamaan dan melayani di dalam keluarga dan masyarakat. <br />Sebelum pulang acara ditutup dengan pembagian hadiah pemenang kelompok dan foto bersama. (Xtine)</p>
<p><img decoding="async" class=" size-full wp-image-1224" src="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/12/family-gathering-02.jpg" border="0" style="width: 100%;" width="640" height="427" srcset="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/12/family-gathering-02.jpg 640w, https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/12/family-gathering-02-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p><img decoding="async" class=" size-full wp-image-1225" src="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/12/family-gathering-03.jpg" border="0" style="width: 100%;" width="640" height="427" srcset="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/12/family-gathering-03.jpg 640w, https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/12/family-gathering-03-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" size-full wp-image-1226" src="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/12/family-gathering-04.jpg" border="0" style="width: 100%;" width="640" height="427" srcset="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/12/family-gathering-04.jpg 640w, https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/12/family-gathering-04-300x200.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" size-full wp-image-1227" src="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/12/family-gathering-05.jpg" border="0" style="width: 100%;" width="640" height="427" srcset="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/12/family-gathering-05.jpg 640w, https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/12/family-gathering-05-300x200.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" size-full wp-image-1228" src="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/12/family-gathering-06.jpg" border="0" style="width: 100%;" width="640" height="427" srcset="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/12/family-gathering-06.jpg 640w, https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/12/family-gathering-06-300x200.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indahnya Kebersamaan</title>
		<link>https://www.trinitas.or.id/indahnya-kebersamaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Seksi Komsos]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2015 19:26:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Umat Berbagi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.trinitas.or.id/indahnya-kebersamaan/</guid>

					<description><![CDATA[Pesta 25 tahun usia gedung Gereja Trinitas, peresmian Gereja Santa Maria Imakulata menjadi Paroki Ke-65 di Keuskupan Agung Jakarta, dan perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-70 menjadi inspirasi kita untuk ikut bergembira bersama dan ikut ambil bagian dalam kegiatan besar &#8220;Grand Bazaar Gebyar Merdeka&#8221; yang bekerjasama dengan Citra Garden City. Semakin menambah semarak adalah acara-acara yang ... <a title="Indahnya Kebersamaan" class="read-more" href="https://www.trinitas.or.id/indahnya-kebersamaan/" aria-label="Baca selengkapnya tentang Indahnya Kebersamaan">Read more</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pesta 25 tahun usia gedung Gereja Trinitas, peresmian Gereja Santa  Maria Imakulata menjadi Paroki Ke-65 di Keuskupan Agung Jakarta, dan  perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-70 menjadi inspirasi kita untuk ikut  bergembira bersama dan ikut ambil bagian dalam kegiatan besar &#8220;Grand  Bazaar Gebyar Merdeka&#8221; yang bekerjasama dengan Citra Garden City.</p>
<p><span id="more-1212"></span></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" size-full wp-image-1207" src="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/09/funwalk-01.jpg" border="0" style="width: 100%;" width="760" height="484" srcset="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/09/funwalk-01.jpg 760w, https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/09/funwalk-01-300x191.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 760px) 100vw, 760px" /></p>
<p>Semakin  menambah semarak adalah acara-acara yang dikemas dalam berbagai lomba  kegiatan, salah satunya adalah &#8220;Fun Walk&#8221; &#8211; Jalan Sehat yang diikuti  oleh umat dari kedua Paroki yang berbahagia: Trinitas dan Sta. Maria  Imakulata pada 15-16 Agustus 2015.</p>
<p>Pada setiap Pos Fun Walk ada  games dan penilaian yang dilakukan oleh Tim Panitia Fun Walk dari  Kelompok Kategorial Legio Mariae.  Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan  adalah seputar wawasan kebangsaan seperti nama-nama pahlawan nasional,  serta kekompakan yel-yel kelompok peserta yang menambah semarak acara  tersebut sehingga menjadi sungguh menarik.</p>
<p>&#8220;Senam Jantung Sehat&#8221;  yang di pimpin oleh Ibu Lin Yabukoh Junus dengan membawa sekitar 35  pesertanya yang nota bene beragama Kristen, Islam dan Katolik membaur  jadi satu dengan yel-yel khas Senam Jantung Sehat Wilayah 12: &#8220;Panca  Usaha, Panca Usaha, Panca Usaha, KJS Yes, Wilayah 12 Yes&#8221;.  Kelompok ini  dikomandoi oleh Koordinator Wilayah 12, Bapak Michael A. Maturbongs.</p>
<p>Kebersamaan  &#8211; inilah yang membuat semarak acara Fun Walk dan kegembiraan bersama  dalam acara Grand Bazar yang sekaligus seperti juga menjadi semacam  tanda perpisahan Paroki Cengkareng dan Paroki Kalideres dalam satu even  kegiatan besar.</p>
<p>Kebersamaan ini tentu ingin selalu kita pupuk  agar &#8220;kemesraan inii janganlah cepat berlalu&#8221;.  Mengambil sebait lagu  &#8220;Kemesraan&#8221;,  ingin kita ungkapkan juga iman kita yang tetap satu dan  sama kepada Bapa di surga dalam diri Putra-Nya Yesus Kristus.     Kebersamaan juga menandakan kehadiran Bapa, Putera dan Roh Kudus yang  kita kenal dengan nama TRINITAS.</p>
<p>Semoga kegiatan ini akan terus  dilaksanakan oleh masing-masing Paroki untuk lebih mengakrabkan dan  mengisi kekompakan dalam umat dan kelompok-kelompok kategorial yang ada  di Paroki kita masing-masing.  Semoga semangat kebersamaan yang kita  bangun ini menjadi tanda bahwa kita peduli pada lingkungan hidup kita  dan peduli &#8220;Go Green&#8221; biar sungguh menjadi nyata.</p>
<p>Ucapan terima  kasih untuk semua yang terlibat dalam Kepanitiaan &#8220;Grand Bazaar Gebyar  Merdeka&#8221; teristimewa kepada para donatur, Dewan Paroki Cengkareng dan  Kalideres yang sudah mendukung kegiatan dari persiapan, sampai pada  terselenggaranya acaradengan lancar, aman dan tertib,   Semoga Tuhan  memberkati kita semua. Amin.</p>
<p><em>Kontribusi: Michael A. Maturbongs, Koordinator Wilayah 12, Paroki Trinitas, Cengkareng<br />Dokumentasi: Bpk. Michael A. Maturbongs</em></p>
<p style="text-align: center;"><em><img loading="lazy" decoding="async" class=" size-full wp-image-1208" src="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/09/funwalk-02.jpg" border="0" style="width: 80%;" width="720" height="960" srcset="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/09/funwalk-02.jpg 720w, https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/09/funwalk-02-225x300.jpg 225w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /></em></p>
<p style="text-align: center;"><em><em><img loading="lazy" decoding="async" class=" size-full wp-image-1209" src="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/09/funwalk-03.jpg" border="0" width="720" height="960" style="width: 80%; border: 0px none;" srcset="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/09/funwalk-03.jpg 720w, https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/09/funwalk-03-225x300.jpg 225w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /></em></em></p>
<p style="text-align: center;"><em><em><em><img loading="lazy" decoding="async" class=" size-full wp-image-1210" src="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/09/funwalk-04.jpg" border="0" width="720" height="960" style="width: 80%; border: 0px none;" srcset="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/09/funwalk-04.jpg 720w, https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/09/funwalk-04-225x300.jpg 225w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /></em></em></em></p>
<p style="text-align: center;"><em><em><em><em><img loading="lazy" decoding="async" class=" size-full wp-image-1211" src="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/09/funwalk-05.jpg" border="0" width="720" height="960" style="width: 80%; border: 0px none;" srcset="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/09/funwalk-05.jpg 720w, https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/09/funwalk-05-225x300.jpg 225w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /></em></em></em></em></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ziarek Lingkungan St. Hieronimus</title>
		<link>https://www.trinitas.or.id/ziarek-lingkungan-st-hieronimus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Seksi Komsos]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Aug 2015 03:11:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Umat Berbagi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.trinitas.or.id/ziarek-lingkungan-st-hieronimus/</guid>

					<description><![CDATA[Pada tanggal 19 &#8211; 22 Juni 2015 umat Lingkungan St. Hieronimus, WIlayah 27,  mengadakan Ziarah ke Gua Maria di daerah Yogyakarta dan sekitarnya. Ketua Lingkungan, Bpk. Simon Petrus Liong Fang Tjiang, bersama 16 orang umat Lingkungan mengunjungi Gua Maria Tritis, Gereja Hati Kudus Yesus Ganjuran, Jatiningsih, Lawangsih, Sendangsono dan Gua Maria Kerep, Ambarawa. Ziarah dan ... <a title="Ziarek Lingkungan St. Hieronimus" class="read-more" href="https://www.trinitas.or.id/ziarek-lingkungan-st-hieronimus/" aria-label="Baca selengkapnya tentang Ziarek Lingkungan St. Hieronimus">Read more</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" size-full wp-image-1205" src="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/08/ziarek-hieronimus-01.jpg" border="0" style="width: 100%;" width="320" height="180" srcset="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/08/ziarek-hieronimus-01.jpg 320w, https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/08/ziarek-hieronimus-01-300x169.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 320px) 100vw, 320px" /></p>
<p>Pada tanggal 19 &#8211; 22 Juni 2015 umat Lingkungan St. Hieronimus, WIlayah  27,  mengadakan Ziarah ke Gua Maria di daerah Yogyakarta dan sekitarnya.  Ketua Lingkungan, Bpk. Simon Petrus Liong Fang Tjiang, bersama 16 orang  umat Lingkungan mengunjungi Gua Maria Tritis, Gereja Hati Kudus Yesus  Ganjuran, Jatiningsih, Lawangsih, Sendangsono dan Gua Maria Kerep,  Ambarawa. Ziarah dan rekreasi ini berjalan cukup baik dan lancar berkat  kerjasama peserta dan <em>leadership </em>dari Ketua Lingkungan.</p>
<p><em>(Anto Budhi Hamiprojo)</p>
<p><span id="more-1206"></span></p>
<p></em></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peneguhan Katekis Trinitas &#038; Imakulata</title>
		<link>https://www.trinitas.or.id/peneguhan-katekis-trinitas-a-imakulata/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Seksi Komsos]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Aug 2015 03:09:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Umat Berbagi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.trinitas.or.id/peneguhan-katekis-trinitas-a-imakulata/</guid>

					<description><![CDATA[Sabtu, 27 Juni 2015,  dalam Misa Kudus pkl 17.00 di Gereja Trinitas yang dipersembahkan oleh Romo Peter &#38; Romo Basir, dilaksanakan Upacara Peneguhan Katekis Trinitas &#38; Imakulata.  Sebanyak 75 orang Katekis yang terdiri dari 35 Katekis dari Trinitas dan 40 Katekis dari Imakulata mengikuti Upacara ini. Dalam Homilinya Romo Basir mengharapkan supaya Katekis mempunyai badan ... <a title="Peneguhan Katekis Trinitas &#038; Imakulata" class="read-more" href="https://www.trinitas.or.id/peneguhan-katekis-trinitas-a-imakulata/" aria-label="Baca selengkapnya tentang Peneguhan Katekis Trinitas &#038; Imakulata">Read more</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" size-full wp-image-1203" src="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/08/katekis-01.jpg" border="0" style="width: 100%;" width="640" height="480" srcset="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/08/katekis-01.jpg 640w, https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/08/katekis-01-300x225.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Sabtu, 27 Juni 2015,  dalam Misa Kudus pkl 17.00 di  Gereja Trinitas yang dipersembahkan oleh Romo Peter &amp; Romo Basir,  dilaksanakan Upacara Peneguhan Katekis Trinitas &amp; Imakulata.   Sebanyak 75 orang Katekis yang terdiri dari 35 Katekis dari Trinitas  dan 40 Katekis dari Imakulata mengikuti Upacara ini.</p>
<p>Dalam  Homilinya Romo Basir mengharapkan supaya Katekis mempunyai badan yang  sehat sehingga bisa melayani dengan baik para Katekumen lewat mewartakan  dan mengajarkan iman Katolik dengan ikhlas hati, menyumbangkan waktu  dan tenaga demi kesejahteraan dan perkembangan umat Allah di Paroki  Trinitas dan Sta. Maria Imakulata yang kita cintai bersama selama ini.</p>
<p>Setelah  Upacara Peneguhan di Gereja Trinitas dilanjutkan dengan ramah tamah di  Aula St. Eugenius de Mazenod.  Romo Peter dalam sambutannya mengucapkan  terima kasih atas kesediaan para Katekis menjalankan tugas pewartaan  yang dipercayakan Gereja dengan penuh tanggung jawab seperti yang dulu  dilaksanakan oleh Rasul Petrus &amp; Paulus yang pestanya dirayakan  Gereja pada 29 juni.</p>
<p>Proficiat kepada 75 Katekis Trinitas &amp; Imakulata</p>
<p><em>(Kontribusi: Yosef Saputra &#8211; Katekis Imakulata)</p>
<p><span id="more-1204"></span></p>
<p></em></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Di Balik Kekhusyukan dan Ketenangan Ibadat Tri Hari Paskah di Gereja SMI</title>
		<link>https://www.trinitas.or.id/di-balik-kekhusyukan-dan-ketenangan-ibadat-tri-hari-paskah-di-gereja-smi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Seksi Komsos]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2015 10:23:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Umat Berbagi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.trinitas.or.id/di-balik-kekhusyukan-dan-ketenangan-ibadat-tri-hari-paskah-di-gereja-smi/</guid>

					<description><![CDATA[Team parkir dibantu OMK bekerja keras mengatur kendaraan bagi umat yang datang dan pulang selesai beribadat.   Polri dan satpam gereja SMI siap dan waspada menjaga keamanan dan ketertiban disekitar area gereja.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" class=" size-full wp-image-1166" src="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/04/polisi-parkir-smi-01.jpg" border="0" width="100%" style="border: 0px none;" srcset="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/04/polisi-parkir-smi-01.jpg 620w, https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/04/polisi-parkir-smi-01-300x198.jpg 300w" sizes="(max-width: 620px) 100vw, 620px" /></p>
<p><img decoding="async" class=" size-full wp-image-1167" src="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/04/polisi-parkir-smi-02.jpg" border="0" width="100%" srcset="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/04/polisi-parkir-smi-02.jpg 620w, https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/04/polisi-parkir-smi-02-300x198.jpg 300w" sizes="(max-width: 620px) 100vw, 620px" /></p>
<p>Team parkir dibantu OMK bekerja keras mengatur kendaraan bagi umat yang datang dan pulang selesai beribadat.</p>
<p> </p>
<p><img decoding="async" class=" size-full wp-image-1168" src="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/04/polisi-parkir-smi-03.jpg" border="0" width="100%" srcset="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/04/polisi-parkir-smi-03.jpg 620w, https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/04/polisi-parkir-smi-03-300x198.jpg 300w" sizes="(max-width: 620px) 100vw, 620px" /></p>
<p><img decoding="async" class=" size-full wp-image-1169" src="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/04/polisi-parkir-smi-04.jpg" border="0" width="100%" srcset="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/04/polisi-parkir-smi-04.jpg 620w, https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/04/polisi-parkir-smi-04-300x198.jpg 300w" sizes="(max-width: 620px) 100vw, 620px" /></p>
<p>Polri dan satpam gereja SMI siap dan waspada menjaga keamanan dan ketertiban disekitar area gereja.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Misa Bersama Wilayah 31</title>
		<link>https://www.trinitas.or.id/misa-bersama-wilayah-31/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Seksi Komsos]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2015 07:46:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Umat Berbagi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.trinitas.or.id/misa-bersama-wilayah-31/</guid>

					<description><![CDATA[Di bulan Mei tahun lalu, diadakan Misa Wilayah 31 yang terdiri dari 7 Lingkungan (Deodatus, Eugenius, Felicitas, Gregorius, Hereswita, Irineus dan Simon Petrus). Sekitar 150 orang umat datang menghadiri Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Romo F.X. Rudi Rahkito Jati, OMI di Kapel Maria Bunda Penolong Abadi, Gereja Stasi Sta. Maria Imakulata. Selesai Misa diadakan ramah ... <a title="Misa Bersama Wilayah 31" class="read-more" href="https://www.trinitas.or.id/misa-bersama-wilayah-31/" aria-label="Baca selengkapnya tentang Misa Bersama Wilayah 31">Read more</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" class=" size-full wp-image-1136" src="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/03/misa-bersama-wilayah-31.jpg" border="0" width="100%" srcset="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/03/misa-bersama-wilayah-31.jpg 620w, https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/03/misa-bersama-wilayah-31-300x300.jpg 300w, https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/03/misa-bersama-wilayah-31-150x150.jpg 150w" sizes="(max-width: 620px) 100vw, 620px" /></p>
<p>Di bulan Mei tahun lalu, diadakan Misa Wilayah 31 yang terdiri dari 7  Lingkungan (Deodatus, Eugenius, Felicitas, Gregorius, Hereswita,  Irineus dan Simon Petrus). Sekitar 150 orang umat datang menghadiri  Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Romo F.X. Rudi Rahkito Jati, OMI di  Kapel Maria Bunda Penolong Abadi, Gereja Stasi Sta. Maria Imakulata.  Selesai Misa diadakan ramah tamah dan makan bersama. Semoga dengan acara  ini semakin terjalin keakraban dan kasih antara umat dan Pengurus  Wilayah/Lingkungan, serta juga menambah ikatan persaudaraan seiman.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hadiah Paskah Kejutan</title>
		<link>https://www.trinitas.or.id/hadiah-paskah-kejutan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Seksi Komsos]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2015 09:14:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Umat Berbagi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.trinitas.or.id/hadiah-paskah-kejutan/</guid>

					<description><![CDATA[Para Pembina Bina Iman Anak (BIA) Gereja Stasi Sta. Maria Imakulata berkumpul di Aula Harapan untuk mempersiapkan hadiah Paskah kejutan bagi anak-anak Bina Iman.  Apa bentuk hadiah Paskah tersebut?  Yang pasti, sebuah hadiah yang merupakan hasil daur ulang botol-botol plastik.  Seperti apa bentuknya?  Kita nantikan di Paskah yang segera akan datang. Mari bersama kita selamatkan ... <a title="Hadiah Paskah Kejutan" class="read-more" href="https://www.trinitas.or.id/hadiah-paskah-kejutan/" aria-label="Baca selengkapnya tentang Hadiah Paskah Kejutan">Read more</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" class=" size-full wp-image-1133" src="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/03/hadiah-paskah-kejutan-01.jpg" border="0" width="100%" srcset="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/03/hadiah-paskah-kejutan-01.jpg 620w, https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/03/hadiah-paskah-kejutan-01-300x182.jpg 300w" sizes="(max-width: 620px) 100vw, 620px" /></p>
<p><img decoding="async" class=" size-full wp-image-1134" src="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/03/hadiah-paskah-kejutan-02.jpg" border="0" width="100%" srcset="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/03/hadiah-paskah-kejutan-02.jpg 620w, https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/03/hadiah-paskah-kejutan-02-300x197.jpg 300w" sizes="(max-width: 620px) 100vw, 620px" /></p>
<p>Para Pembina Bina Iman Anak (BIA) Gereja Stasi Sta. Maria Imakulata  berkumpul di Aula Harapan untuk mempersiapkan hadiah Paskah kejutan bagi  anak-anak Bina Iman.  Apa bentuk hadiah Paskah tersebut?  Yang pasti,  sebuah hadiah yang merupakan hasil daur ulang botol-botol plastik.   Seperti apa bentuknya?  Kita nantikan di Paskah yang segera akan datang.  Mari bersama kita selamatkan bumi dengan ide-ide daur ulang kreatif.  (Foto: Purwaningsih/ts)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aksi Nyata Kunjungan Sosial Lingkungan St. Louis (Wil. IV) dan Lingkungan Sta. Helena (WIl. IX)</title>
		<link>https://www.trinitas.or.id/aksi-nyata-kunjungan-sosial-lingkungan-st-louis-wil-iv-dan-lingkungan-sta-helena-wil-ix/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Seksi Komsos]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2015 01:50:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Umat Berbagi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.trinitas.or.id/aksi-nyata-kunjungan-sosial-lingkungan-st-louis-wil-iv-dan-lingkungan-sta-helena-wil-ix/</guid>

					<description><![CDATA[Dalam rangka mengisi bulan Maria serta mewujudkan aksi nyata Mei 2014, 33 umat Lingkungan St. Louis bersama dengan 29 umat Lingkungan Sta. Helena mengadakan kunjungan sosial ke Panti  Werdha  Taman Gracelil di Sentul, Bogor.  Acara diawali dengan Jalan Salib dan Rosario bersama di Gua Maria Taman Gracelil,   kemudian dilanjutkan dengan kegiatan bersama menghibur  Oma dan ... <a title="Aksi Nyata Kunjungan Sosial Lingkungan St. Louis (Wil. IV) dan Lingkungan Sta. Helena (WIl. IX)" class="read-more" href="https://www.trinitas.or.id/aksi-nyata-kunjungan-sosial-lingkungan-st-louis-wil-iv-dan-lingkungan-sta-helena-wil-ix/" aria-label="Baca selengkapnya tentang Aksi Nyata Kunjungan Sosial Lingkungan St. Louis (Wil. IV) dan Lingkungan Sta. Helena (WIl. IX)">Read more</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[</p>
<p><img decoding="async" class=" size-full wp-image-1131" src="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/03/aksi-nyata.jpg" border="0" width="100%" srcset="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/03/aksi-nyata.jpg 620w, https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/03/aksi-nyata-300x146.jpg 300w" sizes="(max-width: 620px) 100vw, 620px" /></p>
<p>Dalam rangka mengisi bulan Maria serta mewujudkan aksi nyata Mei 2014, 33 umat Lingkungan St. Louis bersama dengan 29 umat Lingkungan Sta. Helena mengadakan kunjungan sosial ke Panti  Werdha  Taman Gracelil di Sentul, Bogor.  Acara diawali dengan Jalan Salib dan Rosario bersama di Gua Maria Taman Gracelil,   kemudian dilanjutkan dengan kegiatan bersama menghibur  Oma dan Opa  lewat bernyanyi, berjoget, games, berbagi  bingkisan tanda kasih untuk Oma dan Opa, dan memberikan bantuan nyata natura untuk kebutuhan Panti. Semoga aksi nyata kunjungan sosial ini dapat memperkaya persekutuan umat beriman dengan karunia dan pelayanan serta sungguh  mempersatukan umat St. Louis dan Sta. Helena dalam menampakkan Kasih Allah lewat mewartakannya melalui pelayanan serta perilaku hidup kami.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ziarah WK Ranting Catharina</title>
		<link>https://www.trinitas.or.id/ziarah-wk-ranting-catharina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Seksi Komsos]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2015 01:44:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Umat Berbagi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.trinitas.or.id/ziarah-wk-ranting-catharina/</guid>

					<description><![CDATA[Mei 2014, WK Ranting Catharina mengadakan Ziarah ke 9  Gua Maria yang ada di Jakarta, yaitu: Gua Maria di (1) Gereja Stasi Santa Maria Imakulata (Paroki Trinitas); (2)  Gereja Paroki Regina Caeli, Pantai Indah Kapuk; (3) Gereja Paroki Stella Maris, Pluit; (4) Gereja Paroki St. Yohanes Bosco, Taman Sunter Indah; (5) Gereja Stasi St. Andreas ... <a title="Ziarah WK Ranting Catharina" class="read-more" href="https://www.trinitas.or.id/ziarah-wk-ranting-catharina/" aria-label="Baca selengkapnya tentang Ziarah WK Ranting Catharina">Read more</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" size-full wp-image-1129" src="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/03/ziarah-wk.jpg" border="0" width="620" height="827" srcset="https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/03/ziarah-wk.jpg 620w, https://www.trinitas.or.id/wp-content/uploads/2015/03/ziarah-wk-225x300.jpg 225w" sizes="auto, (max-width: 620px) 100vw, 620px" /></p>
<p>Mei 2014, WK Ranting Catharina mengadakan Ziarah ke 9  Gua Maria yang  ada di Jakarta, yaitu: Gua Maria di (1) Gereja Stasi Santa Maria  Imakulata (Paroki Trinitas); (2)  Gereja Paroki Regina Caeli, Pantai  Indah Kapuk; (3) Gereja Paroki Stella Maris, Pluit; (4) Gereja Paroki  St. Yohanes Bosco, Taman Sunter Indah; (5) Gereja Stasi St. Andreas Kim  Tae Gon (Kelapa Gading); (6) Gereja Paroki St. Yakobus, Kelapa Gading;  (7) Gereja Paroki St. Paskalis, Cempaka Putih; (8) Gereha Paroki Hati  Kudus Yesus, Kramat; (9) Gereja Paroki Sta. Maria Pelindung Diangkat ke  Surga (Katedral). Rangkaian ziarah ditutup dengan Doa Rosario bersama di  Katedral.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
