PENGUMUMAN
Intisari Homili
Intisari Homili Minggu Biasa III, 24 Januari 2010
Wednesday, 27 January 2010 00:02

Siapa Yang Terhebat?
Oleh: Romo Antonius Widiatmoko, OMI

Seringkali kita menjadi sombong akan apa yang telah kita perbuat bagi Kerajaan Allah.  Sepertinya, tidak ada orang lain yang bisa melakukan sebanyak yang telah kita lakukan.  Kita merasa paling hebat dan paling banyak jasanya bagi Gereja. 

Kita sering lupa bahwa kita semua adalah satu tubuh, satu keluarga.  Kita adalah anggota-anggota Tubuh Kristus yang saling menunjang.

 
Intisari Homili Minggu Biasa II, 17 Januari 2010
Monday, 18 January 2010 20:49

Yang Biasa Jadi Luar Biasa
Oleh: Romo Johanes N. Hariyanto, SJ

Orangtua selalu ingin memberi yang terbaik bagi anak-anaknya.  Kalau bisa, malahan para orangtua ingin memberi yang paling terbaik yang bisa mereka dapatkan demi anak-anaknya. Hal demikian biasanya dapat kita lihat saat orangtua mengantar anak-anaknya untuk ikut ujian penyaringan masuk sekolah.  Sering terlihat para ibu yang begitu sibuknya mencari kelas di mana si anak ditempatkan, hingga memilihkan meja dan kursi yang dianggap baik untuk anaknya, dan menyiapkan alat-alat tulis yang diperlukan anaknya.  Tak jarang para petugas piket terpaksa harus mengusir para ibu ini demi ketertiban jalannya tes masuk sekolah itu.

 
Penampakan Tuhan
Sunday, 03 January 2010 00:00

Masa Natal dan masa Paskah punya persamaan dalam tema, yaitu Yesus Kristus – Sang Putra Allah – sebagai Terang Dunia yang menguasai kegelapan. Kita semua dipanggil untuk hidup dalam terang.  Hidup dalam terang berarti kita perlu selalu membersihkan diri dan mengubah diri -hidup dalam pertobatan sehingga kita dapat selalu melihat dengan mata yang lebih terang.  Pertobatan membawa kita kepada hidup yang lebih lagi.  Kita dimampukan untuk membawa Kabar Baik kepada orang lain dan melihat terang yang datang dari Allah.

 
Intisari Homili Minggu Adven II, 06 Desember 2009
Sunday, 06 December 2009 14:38
KEKUATAN IMAN
Oleh: Romo Vincentius Watun, OMI

Ada kabar gembira untuk minggu ini!  Allah akan hadir di tengah-tengah kita lewat Tuhan Yesus Kristus yang dapat kita dengar, lihat, dan rasakan.

Kita merasakan gejolak tekanan jiwa dan kebingungan kalau melihat situasi yang terjadi di negara kita.  Jaksa, hakim, polisi, lembaga-lembaga negara, semua berjalan tak tentu arah.  Bahkan korupsi terus merajalela.  Sepertinya, negara ini tidak mempunyai harapan untuk mengarah kepada perbaikan.  Belum lagi masalah sulitnya ekonomi dan pengangguran yang meningkat akibat putusnya hubungan kerja maupun lowongan kerja yang tidak tersedia.  Kita semua sedang berada dalam padang gurun kehidupan.  Segala pencobaan yang kita hadapi, hendaklah kita lawan dengan rasa takut akan Tuhan dan menjalankan segala perintahNya dengan hidup dalam kebenaran.
 
Intisari Homili Minggu Adven I, 29 November 2009
Monday, 30 November 2009 23:13
Kiamat... Siapkah Kita?
Oleh: Romo Henricus Asodo, OMI


Bacaan Injil Minggu ini berkisah tentang keadaan akhir zaman.  Di Jakarta pun sedang marak diputar film 2012 yang menghebohkan.  Kiamat, benarkah ada?  Siapkah kita? 
 
Ada 3 tipe orang dalam menyikapi akhir zaman atau kiamat:  (1) Tipe Orang Tidak Beriman – selalu cemas, kuatir, takut, hingga menyiapkan bunker atau pesawat canggih untuk menghadapi petaka akhir zaman; (2) Tipe Orang Bodoh – tidak mempunyai pendirian, mudah diombang-ambingkan pendapat dan berita yang beredar.  Selalu ikut-ikutan saja; (3) Tipe Orang Beriman – yang percaya bahwa Allah lebih besar daripada dunia dan dirinya.  Yang sungguh percaya Allah berkuasa atas dirinya sehingga Allah saja yang menentukan hidup matinya.  Yang percaya akan hidup kekal, bahwa kematian itu bukan berarti selesainya hidup, tetapi ada kehidupan lain yang menanti.
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 Next > End >>

Page 1 of 6