| Apa itu dosa? |
| Pendalaman Iman - Iman |
| Thursday, 05 February 2009 17:38 |
|
Pemahaman tentang dosa dapat dikatakan sebagai berikut: 1. Dosa = kembali mengamini dosa asal. Dengan dibaptis, kita diangkat menjadi putra Allah, dosa asal dan dosa-dosa kita dihapuskan. Tetapi dengan kebebasan hati, kita kerap mengamini, mendukung berlangsungnya dosa asal - karena kita kerap tenggelam dalam kehidupan dunia yang telah dicemari oleh kuasa dosa asal. 2. Dosa = penyalahgunaan kemerdekaan. Manusia sebagai "citra Allah" dianugerahi kemerdekaan. Sejak dibaptis orang seharusnya menggunakan rahmat kemerdekaannya sesuai dengan bimbingan Roh Kudus. Tetapi manusia lebih sering suka mengikuti tawaran kuasa duniawi atau kecenderungan cinta-dirinya. 3. Dosa = pelanggaran akan perjanjian. Perjanjian Allah antara lain dinyatakan dalam hukum-hukum (Sepuluh Perintah Allah, ketetapan-ketetapan Gereja, dll). Manusia dengan sadar - tahu - mau- melanggar hukum itu. 4. Soda hanya bisa dipahami dan dimengerti dalam relasinya antara manusia dengan Allah. Semakin manusia itu jauh dari Allah, semakin ia kurang memahami dan menyadari kedosaannya. Semakin dekat dengan Allah, manusia semakin merasa kecil dan berdosa. Lihat pengalaman para orang kudus. "Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kia sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam diri kita." (1 Yoh 1:8) 5. Dosa tidak dapat dipulihkan, diperbaiki hanya oleh kekuatan dan usaha manusia sendiri. Manusia tidaklah mampu. Inisiatif datang dari Allah; dan rahmatNyalah yang membuat manusia dipulihkan. "...sebab di luar Aku, kamu tidak dapat berbuat apa-apa." (Yoh 15:5) 6. Dosa tidak bisa dimengerti sebagai penyebab yang pasti atas suatu kejadian yang tidak mengenakkan/kemalangan. Kemalangan sebagai hukuman Allah atas kedosaan kita, hanya merupakan kemungkinan saja. Meskipun ktia dapat belajar dari peristiwa yang tidak mengenakkan. Lihat pengalaman yang sangat menarik dari nabi Ayub.
Sumber: Buku Seri Bina Iman - Sakramen: Sakramen Rekonsiliasi, F.X. Wibowo Ardhi, Penerbit Kanisius, 1993 |
Trinitas Facebook Fan Page
Join us so and get updates from our official fan page.
Gereja Trinitas on Twitter
Follow us on twitter so you will get updates from us!
Wapita
Download selebaran wapita dalam format PDF.









