| Marah Sepanjang Hari |
| Artikel - Keluarga |
| Wednesday, 19 November 2008 19:23 |
|
Bangun tidur marah, karena air panasnya belum dimasak Mau pakai baju marah, karena pembantu tidak gosok dengan rapih Mau sarapan marah, karena rotinya belum dibeli Mau pergi kerja marah, karena mobilnya belum dicuci sopir Di dalam perjalanan marah, karena mobil diserempet gerobak Sampai di kantor marah, karena kerjaan menumpuk dari boss Makan siang marah, karena pelayanannya lama Balik kantor marah, karena janji ketemu klien besar batal Mau pulang marah, karena disuruh lembur sama boss Di dalam perjalanan pulang marah, karena macetnya luar biasa Sampai di rumah marah, karena anak mengajak jalan-jalan Mau makan malam marah, karena sayurnya tidak enak Mau tidur marah, karena tetangga sebelah berisik Di dalam tidur, lagi mimpi marah-marah Untungnya... Tuhan tidak pemarah Untungnya... Tuhan itu baik Untungnya... Tuhan itu penuh kasih Kalau Tuhan marah, Kita tidak pernah bangun dari tidur Kita tidak akan berpakaian Kita akan selalu kelaparan Kita selalu dibenci orang Setiap detik kita disuruh bekerja tiada henti Kita dibiarkan sendirian Kita akan tertidur di trotoar Jadi.. berpikirlah, perlukah kita marah? Atau kita tersenyum saja? Bangun tidur senyum, karena masih ada sedikit air untuk mandi Mau pakai baju senyum, karena bajunya masih bagus meski sudah dicuci berkali-kali Mau sarapan senyum, karena dibuatkan kopi oleh istri Mau pergi kerja senyum, karena tidak kehujanan di dalam mobil Di dalam perjalanan senyum, karena mendengarkan musik rohani yang indah Sampai di kantor senyum, karena ada kerjaan daripada bengong Makan siang senyum, karena bertemu dengan teman lama di warung makan Balik kantor senyum, karena klien besar janji akan me-reschedule ulang meetingnya Mau pulang senyum, karena dikasih lembur berarti dapat bonus lebih banyak tahun ini Di dalam perjalanan pulang senyum, karena masih bisa mampir beli sate ayam kesukaan istri Sampai di rumah senyum, karena kelakuan anak yang lucu dan menggemaskan Mau makan malam senyum, karena makan malam bersama-sama Mau tidur senyum, karena teriakan tetangga menjadi musik merdu di telinga Di dalam tidur, lagi mimpi senyum... |
Trinitas Facebook Fan Page
Join us so and get updates from our official fan page.
Gereja Trinitas on Twitter
Follow us on twitter so you will get updates from us!
Wapita
Download selebaran wapita dalam format PDF.






