| Dia Yang Menemani Aku |
| Artikel - BOM = Buat Orang Muda |
| Thursday, 21 April 2011 11:55 |
|
Di suatu tempat, ada satu keluarga atheis. Mereka mempunyai seorang anak perempuan berusia 7 tahun. Suatu malam, pasangan suami istri itu bertengkar. Pertengkaran itu menghebat, sampai akhirnya mereka pun saling mencaci satu sama lain. Akhirnya, dalam kekalapan akibat cacian istrinya, si suami pun meraih sebilah pisau dapur dan menikam istrinya berulang-ulang sampai sang istri meninggal dengan tubuh rusak penuh berlumurah darah. Selang beberapa waktu, si suami menyadari apa yang terjadi. Tanpa pikir panjang, ia pun menikamkan pisau ke jantungnya sendiri. Ia roboh, dan meninggal tepat di samping jenazah istrinya. Semua kejadian itu disaksikan anak perempuan mereka dari balik pintu.
Sesudah Ekaristi, si Ibu membawa anak angkatnya ke Sekolah Minggu. Kepada Guru, sang Ibu berkata, "Anak angkat saya ini belum pernah mengenal Kristus sebelumnya, harap bersabar dalam mendidiknya." Beberapa murid dengan antusias berseru, "Itu Yesus! Itu Yesus!" Sang Guru mendekati si anak perempuan dan bertanya lembut, "Nak, apakah engkau tahu siapakah yang dilukis ini?" Si anak perempuan mengangguk, matanya tidak berkedip memandang lukisan itu. "Aku tidak tahu namanya," jawab si anak perempuan, "Tetapi aku tahu, dialah yang setiap malam menemani aku sejak orang tuaku meninggal..................." Kita yang mengaku mengenal Dia........... apakah kita ini golongan Petrus, mengenal namun menyangkal? Ataukah kita ini golongan Yudas Iskariot, mengenal namun mengkhianati? (Kontribusi: OMK Wilayah 4 & 5 Paroki Trinitas, Cengkareng) |
Trinitas Facebook Fan Page
Join us so and get updates from our official fan page.
Gereja Trinitas on Twitter
Follow us on twitter so you will get updates from us!
Wapita
Download selebaran wapita dalam format PDF.






